Tampilkan postingan dengan label Engineer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Engineer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 April 2017

Soal Telekomunikasi: Fungsi Modem

Hulalalahula…

Banyak hal baru yang terjadi di dunia Hani akhir-akhir ini, makanya sulit untuk nge-blog. Padahal sudah di sindir oleh teman blogger, "Masa blogger jarang nulis" . Lah, Hani mah apa atuh, blogger ala-ala. Hehe.

Kali ini, Hani mau membahas soal Soal Telekomunikasi lagi. Berikut ini pertanyaannya:

Fungsi dari MODEM adalah...

A. Merubah sinyal listrik menjadi suara dan sebaliknya

B. Merubah sinyal mikro menjadi makro dan sebaliknya

C. Merubah sinyal bunyi menjadi listrik dan sebaliknya

D. Merubah sinyal radio menjadi suara dan sebaliknya

E. Merubah sinyal analog menjadi digital dan sebaliknya

(Sumber acuan memilih)

Hani mau nulis banyak, tapi ngantuk. Haha. Karena tidur siang itu baik untuk tubuh, Hani cau bobo siang dulu ya. :D

Salam,





Hani, yang menerapkan tidur siang. Haha

Selasa, 07 Februari 2017

Teori: Perbedaan TV Satelit dan TV Kabel

Hulalalahula…

Hani lagi belajar TV Satelit nih. Biar nggak gampang lupa. Share disini juga. Yuk, sama-sama belajar. ^^




TV Kabel dan TV Satelit, keduanya adalah TV berbayar, namun apa perbedaan kedua jenis layanan TV tersebut?

Paket TV Kabel berlangganan mulai menjadi tren dalam kehidupan masyarakat perkotaan sekarang. Mulai dari minimnya jumlah tayangan yang ditayangkan oleh siaran lokal, kualitas acara yang kurang menarik, hingga keinginan untuk mendapatkan hiburan kelas dunia dari berbagai channel luar negeri, adalah alasan masyarakat perkotaan saat menggunakan TV berbayar.

Dari jenisnya, TV berbayar terbagi menjadi dua, yaitu TV kabel dan TV satelit. Setiap jenis mempunyai mempunyai kelebihan dan kekurangan masing – masing sesuai dengan kebutuhan masing – masing. Jadi apa perbedaan TV kabel dan Tv Satelit?

Alat yang Digunakan

TV kabel hanya membutuhkan kabel coaxial dan receiver digital untuk menampilkan jaringan analog dan digital. Sedangkan TV satelit membutuhkan receiver digital dan antena parabola untuk menangkap jaringan digital dari satelit.

Jangkauan Area

Pada masalah jangkauan area, TV satelit unggul karena menggunakan antena parabola sehingga dapat menjangkau area yang lebih luas karena menggunakan satelit untuk memancarkan sinyal. TV kabel biasanya hanya tersedia di daerah tertentu berdekatan dengan pusat kantor TV kabel tersebut dan apabila daerah baru biasanya provider TV kabel akan melakukan survei terlebih dahulu sebelum memutuskan memberikan layanan di area tersebut.

Kualitas Sinyal

Dari segi kualitas sinyal TV satelit sedikit lebih unggul karena menggunakan sinyal digital sedangkan TV kabel menggunakan gabungan dari sinyal analog dan digital. Karena itulah, untuk urusan gambar, TV satelit akan sedikit memiliki gambar lebih jernih.

Jumlah Channel

TV kabel mampu memberikan tayangan 300 channel dengan kualitas yang tidak merata karena gabungan dari sinyal analog dan digital sedangkan TV satelit mampu menayangkan 250 channel dan bisa bertambah sesuai dengan transponder satelit.

Harga 

Dari segi harga biasanya tv satelit sedikit lebih mahal apabila dibandingkan dengan TV kabel tetapi dengan ketatnya persaingan tv satelit dengan tv kabel maka tv satelit mulai memberikan paket – paket penawaran yang cukup kompetitif dari segi harga.

Dengan berbagai keuntungan dan kerugian dari masing – masing jenis TV berbayar, keputusan akhir berada di tangan Anda sebagai para pengguna TV berbayar. Anda bisa menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda dengan paket yang ditawarkan TV kabel maupun TV satelit.

Sumber

Salam,



Hani, yang mempelajari lagi TV digital

Sabtu, 22 Oktober 2016

Soal Telekomunikasi: Transmisi Data

Hulalalahula…

Lanjut...

Manakah yang termasuk dibawah ini pengertian transmisi data.....
A. Kumpulan aturan yang mendefinisikan suatu bahasa
B. Transmisi data merupakan proses untuk melakukan pengiriman data dari salah satu sumber data ke penerima data menggunakan komputer/media elektronik. Untuk mengetahui lebih jauh tentang transmisi data beserta proses dan langkah kerjanya
C. Suatu fungsi yang mengakses data dalam suatu program dan mengembalikan suatu nilai
D. Transmisi data tidak memiliki arti atau isi dalam suatu program bahasa
E. Media yang bukan digunakan

Sebenarnya banyak bertebaran soal telekomunikasi di internet. Jadi nggak usah khawatir kalau mau tes tulis. Kalian pasti bisa. Karena kalian luar biasa... (nada band peterpan)

Salam,

Hani, telekomunikasi ekspert wannabe

Acuan jawaban: disini

Jumat, 21 Oktober 2016

Soal Telekomunikasi: Satuan Kecepatan Transfer Data

Hulalalahula…

Soal selanjutnya ya, gaes.

Satuan yang menyatakan kecepatan transfer data dalam sebuah jaringan komputer
adalah...
A. Bit per second (bps)
B. Mega pixel (Mpx)
C. Frame per second ( fps)
D. Mega Byte (MB)
E. Giga Hertz (Ghz)

Untuk penjelasannya nanti ya. Hani pengen selesaikan dulu ngejawabnya baru dijelaskan lebih lanjut.

Salam,

Hani, telekomunikasi ekspert wannabe.

Acuan jawaban: disini

Rabu, 19 Oktober 2016

Soal Telekomunikasi: FTTH

Hulalalahula…

Mari kita kembali bahas soal telekomunikasi.

Singkatan dari apa FTTH?
A. Fiber to the home
B. Fiber Technology to home
C. Fiber Transfer to home
D. Fiber to the house
E. Fiber Technical to home

FTTH merupakan suatu format penghantaran syarat optik dari pusat penyedia (provider) ke kawasan pengguna dengan menggunakan serat optik sebagai medium penghantaran.

Penjelasan lebih lanjutnya, ditunggu ya.

Salam,

Hani, telekomunikasi ekspert wannabe.

Acuan jawaban: disini

Kamis, 13 Oktober 2016

Kenapa sinyal analog berbentuk sinus?

Hulalalahula…

Masih ingat posting-an Hani yang ini?

Nah, ada yang bertanya, kenapa sinyal analog sinusiodal begitu? Dan Hani lupa alasannya apa. Haha. (mohon dimaklumi ya)

Tapi, lupa itu bukan berarti kita berdiam diri, kita mesti mencari ingatan kita. aseeekkk.

Setelah Hani searching mengapa.

Inilah jawabannya:


Karena gelombang pada sinyal analog umumnya memiliki tiga variable dasar yang mempengaruhi, yaitu amplitudo, frekuensi, dan phasa.

·         Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog

·         Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik

·         Phasa adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu

Dan data analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu” dan dalam proses pengiriman sinyal bersifat variable yang berurutan. Sehingga bentuknya seperti itu. Sedangkan sinyal digital hanya memiliki dua sinyal yaitu 0 dan 1 atau hidup dan mati.

Sudah ada pencerahan? Alhamdulillah.

Dudu... sampai jumpa di-posting-an lainnya.


Salam,




Hani, yang selalu ingin tahu
sumber: lupa. maafkan.

Rabu, 05 Oktober 2016

Soal Telekomunikasi: 4G LTE

Hulalalahula…

Melanjutkan pertanyaan soal-soal yang sudah pernah. Ini pertanyaan lain beserta jawabannya. Cekidot.

Apa yang dimaksud dengan 4G LTE?
A. Fourth-Generator Engineering, Long Technology Evolution
B. Fourth-Generator Technology, Long Technology Evolution
C. Fourth-Generation Technology, Long Term Evolution
D. Fourth-Generator Technology, Long Term Evolution
E. Fourth- Generation Technology, Long Technology Evolution

Jawaban: C. Fourth-Generation Technology, Long Term Evolution

Tunggu penjelasannya di posting-an selanjutnya ya. Arigato.

Salam,



Hani, yang lagi menyelesaikan soal-soal pertanyaan.

Selasa, 04 Oktober 2016

Teori: Sinyal dalam Telekomunikasi. Analog atau digital?

Hulalalahula…

Setelah mengetahui telekomunikasi dasar yang super dasar. hehe. Hani akan membahas sinyal yang dipakai di telekomunikasi.

Analog dan digital


sinyal-analog-dan-sinyal-digital

sumber

Dalam mengubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim, ada dua cara pengiriman yang dipakai.

Pertama adalah sinyal analog, mengubah bentuk informasi ke sinyal analog di mana sinyal berbentuk gelombang listrik yang kontinue (terus menerus) kemudian dikirim oleh media transmisi.

Kedua adalah sinyal digital, di mana setelah informasi diubah menjadi sinyal analog kemudian diubah lagi menjadi sinyal yang terputus-putus (discrete). Sinyal yang terputus-putus di kode-kan dalam sinyal digital yaitu sinyal "0" dan "1".

Dalam pengiriman sinyal melalui media transmisi, sinyal analog mudah terkena gangguan terutama gangguan induksi dan cuaca, sehingga di sisi penerima sinyal tersebut ter degradasi. Sementara untuk sinyal digital tahan terhadap gangguan induksi dan cuaca, selama gangguan tidak melebih batasan yang diterima, sinyal masih diterima dalam kualitas yang sama dengan pengiriman.

Salam,



Hani, master telekomunikasi wannabe. haha

Sumber tulisan google. Lupa darimana aja.

Selasa, 30 Agustus 2016

Teori: Telekomunikasi

Hulalalahula…

Karena FTR semacam petugas review, tentunya harus mengetahui apa yang di review, kalau bisa sih lebih tau. Nih, Hani kasih teori telekomunikasi dasar yang sangat dasar. hehe.

Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian informasi, dari suatu tempat ke tempat lain.

Bentuk komunikasi jarak jauh dapat dibedakan atas tiga macam:
  • Komunikasi satu arah (simplex). Dalam komunikasi satu arah (simplex) pengirim dan penerima informasi tidak dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh: pager, televisi, dan radio.

  • Komunikasi dua arah (duplex). Dalam komunikasi dua arah (duplex) pengirim dan penerima informasi dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh: telepon dan VOIP.

  • Komunikasi semi dua arah (half duplex). Dalam komunikasi semi dua arah (half duplex) pengirim dan penerima informasi berkomunikasi secara bergantian namun tetap berkesinambungan. Contoh: handy talkie, FAX, dan chat room.

Komponen dasar

Untuk bisa melakukan telekomunikasi, ada beberapa komponen untuk mendukungnya yaitu :
  • Informasi: merupakan data yang dikirim/diterima seperti suara, gambar, file, tulisan

  • Pengirim: mengubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim

  • Media transmisi: alat yang berfungsi mengirimkan dari pengirim kepada penerima. Karena dalam jarak jauh, maka sinyal pengirim diubah lagi (di modulasi) dengan gelombang radio, kemudian diubah menjadi gelombang elektromagnetik dan dipancarkan dengan alat bernama antena, agar dapat terkirim jarak jauh.

  • Penerima: menerima sinyal elektromagnetik kemudian diubah menjadi sinyal listrik, sinyal diubah kedalam informasi asli sesuai dari pengirim, selanjutnya diproses hingga bisa dipahami oleh manusia sesuai dengan yang dikirimkan.
Masih banyak sih materi tentang telekomunikasi. Sampai jumpa di penjelasan lainnya. hehe.

Salam,



Hani, yang kembali mempelajari telekomunikasi.

Senin, 29 Agustus 2016

Teori: FTR

Hulalalahula…

Hani lagi kepo nih sama FTR. Supaya hasil searching-an Hani tak sia-sia begitu saja, makanya Hani share. ^^

Apa sih FTR?


FTR (Formal Technical Reviews) adalah aktivitas jaminan kualitas perangkat lunak yang dilakukan oleh perekayasa perangkat lunak. Kajian teknik formal atau walktrough adalah pertemuan kajian yang disesuaikan dengan kebutuhan yang terbukti sangat efektif untuk menemukan kesalahan.

Tujuan FTR adalah :
  • Menemukan kesalahan dalam fungsi, logika, atau implementasi-nya dalam berbagai representasi perangkat lunak;

  • Membuktikan bahwa perangkat lunak di bawah kajian memenuhi syarat;

  • Memastikan bahwa perangkat lunak disajikan sesuai dengan standar yang sudah ditentukan sebelumnya;

  • Mencapai perangkat lunak yang dikembangkan dengan cara yang seragam;

  • Membuat proyek lebih dapat dikelola.

*http://masrahmatmukin.blogspot.co.id/2013/02/rpl.html

Bisa disederhanakan, kerjaan atau jobdesc FTR tuh me-review produk*


*Jika salah, mohon dimaafkan.

FTR difokuskan pada hal yang spesifik, seperti produk komponen dari software (spesifikasi kebutuhan, detail desain modul). Akhir dari sebuah review, FTR harus memutuskan :
1. Menerima produk tanpa modifikasi lanjutan
2. Menolak produk sampai dengan kesalahan yang ada teratasi (dan melakukan review kembali)
3. Menerima produk dengan syarat (kesalahan minor terdeteksi dan harus diperbaiki)

Rangkuman dari review menjawab 3 pertanyaan berikut :
1. Apa yang telah di-review?
2. Siapa yang me-review?
3. Apa yang ditemukan dan penanganannya?
Daftar hal-hal yang di-review memiliki 2 kegunaan:

(1) Untuk identifikasi area masalah dalam produk

(2) Untuk diberikan sebagai checklist aktifitas yang membimbing ketika perbaikan

Kalau jadi FTR, ini panduannya:
1. Me-review produk, bukan pembuatnya
2. Buatlah Agenda dan tetap mengaturnya
3. Batasi debat dan bantahan ketika me-review
4. Menjelaskan area permasalahan, tetapi jangan berusaha untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada
5. Buatlah catatan
6. Batasi jumlah partisipan dan mintalah persiapan yang matang
7. Buatlah checklist untuk setiap produk yang akan direview
8. Review terlebih dahulu hasil review sebelumnya
FTR dapat dilaksanakan pada setiap tahapan selama proses pengembangan software berlangsung. Berikut ini merupakan checklist yang dapat digunakan untuk menaksir produk yang merupakan bagian dari pengembangan software:
1. Software engineering

Berikut beberapa daftar pertanyaan:
a) Apakah fungsi-fungsi utama telah didefinisikan dalam batasan dan bentuk yang telah ditetapkan?
b) Apakah interface antar elemen sistem telah didefinisikan?
c) Apakah batasan performa telah ditentukan bagi keseluruhan sistem maupun setiap elemen sistem?
d) Apakah mekanisme untuk validasi dan verifikasi sistem telah ditetapkan?
2. Software project planning
Tahapan ini menilai resiko dan mengembangkan estimasi sumber daya, biaya dan jadwal berdasarkan alokasi software yang ada sebagai bagian dari aktivitas pengembangan sistem. Checklist yang dapat digunakan:
a) Apakah terminologi sistem telah jelas?
b) Apakah sumber daya yang terperlukan tersedia dan mudah didapat?
c) Apakah seluruh resiko telah didefinisikan?
d) Apakah seluruh pekerjaan telah didefinisikan dan diurutkan? Apakah dengan pekerjaan paralel dapat memberikan sumber daya lebih ?
3. Software requirements analysis
Menitikberatkan pada kemampuan menelusur ulang kebutuhan sistem dan konsistensi serta ketepatan dari model analisis.

FTR yang dapat digunakan:
a) Apakah batasan informasi analisis telah lengkap, konsisten, dan akurat ?
b) Apakah pembagian masalah telah lengkap?
c) Apakah interface internal dan eksternal telah didefinisikan dengan tepat?
d) Apakah model data merefleksikan objek data, atributnya, dan relasinya?
e) Apakah disediakan prototyping untuk para end user/customer?
4. Software design
Meninjau ulang rancangan software dengan fokus kepada rancangan data, rancangan arsitektural, dan rancangan prosedural. Menitik beratkan kepada ketepatan algoritma yang diimplementasikan dalam modul/program.

*https://irwanipan.wordpress.com/2012/04/24/software-quality-assurance-jaminan-kualitas-perangkat-lunak/

Masih belum mengerti? Semangat ya, Hani juga masih belajar.

Salam,



Hani, yang selalu belajar dan terus belajar.

Senin, 18 Juli 2016

Teori: EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code)

Hulalalahula…

EBCDIC adalah kode 8 - bit untuk huruf yang dipakai pada sistem operasi komputer merk IBM, seperti z/OS, OS/390, VM, VSE, OS/400, dan i5/OS. Kode EBCDIC ini juga dipakai untuk beberapa jenis komputer lain seperti Fujitsu-Siemens BS2000/OSD, HP MPE/iX, dan Unisys MCP. Kode ini merupakan pengembangan dari kode 6-bit yang dipakai untuk kartu berlubang (punched card) pada komputer IBM antara akhir tahun 1950an dan awal tahun 1960-an.

Variasi dari kode EBCDIC ini disebut CCSID 500 yang ditampilkan pada tabel di bawah ini dalam format bilangan komputer hexadesimal. Kode 00 sampai 3F dipakai untuk huruf kendali, kode 40 untuk spasi, dan lain-lain.

Sandi 8 bit untuk 256 karakter. Transmisi asinkron membutuhkan 11 bit, yaitu:

1 bit awal

8 bit data

1 bit parity

1 bit akhir

Nah, ini penjelasan terakhir dari opsi jawaban soal ini. Jadi, sudah mengerti kan, kenapa Hani pilih jawaban itu.

Salam,


Hani, yang semakin mempelajari, semakin mempertanyakan.

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/EBCDIC

http://www.angelfire.com/id/myhoney/chap-4.htm

Jumat, 15 Juli 2016

Teori: ASCII (American Standard Code for Information Interchange)

Hulalalahula…

Hani masih disini, masih membahas pilihan jawaban dari soal iniSo, cekidot!

Kode ASCII hampir sama dengan CCITT Alfabet/no.5 merupakan kode alphanumerik yang paling populer dalam teknik telekomunikasi. Dan kode ASCII ini adalah:

Paling banyak digunakan.
• Merupakan sandi 7 bit.
• Terdapat 128 macam simbol yang dapat diberi sandi ini.
• Untuk transmisi asinkron terdiri dari 10 atau 11 bit: 1 bit awal, 7 bit data, 1 bit pariti, 1 atau 2 bit akhir.

Keterangan Kode ASCII:

Karakter dalam kode ASCII dibagi dalam beberapa grup yaitucontrol character, angka, huruf besar, huruf kecil, dan tanda baca (pada tabel tidak begitu jelas). Control-character ini sering disebut sebagai non-printable-character, yaitu karakter yang dikirim sebagai tahap awal (pengenalan) dalam berbagai kegunaan komunikasi data, misalnya sebelum informasi dikirim dari PC ke printer.

Pada kode ASCII bila menggunakan deretan 7 bit maka bit ke delapan dapat ditambahkan untuk posisi pengecekan bit secara even-parity atau odd-parity bila menggunakan kode ASCII pada telekomunikasi.

Salam,



Hani, yang masih bingung mengatur tampilan yang baik di www.nisaahaniblog.wordpress.com

Sumber:

http://www.angelfire.com/id/myhoney/chap-4.htm

https://domainit.wordpress.com/2011/01/13/sistem-sandi-coding-dan-teknik-transmisi-data/

Kamis, 14 Juli 2016

Teori: BCD (Binary Coded Decimal)

Hulalalahula…

BCD adalah sistem pengkodean bilangan desimal yang metodenya mirip dengan bilangan biner biasa; hanya saja dalam proses konversi, setiap simbol dari bilangan desimal dikonversi satu per satu, bukan secara keseluruhan seperti konversi bilangan desimal ke biner biasa. Hal ini lebih bertujuan untuk “menyeimbangkan” antara kurang fasihnya manusia pada umumnya untuk melakukan proses konversi dari desimal ke biner -dan- keterbatasan komputer yang hanya bisa mengolah bilangan biner.

Sandi dengan 6 bit. Kombinasi yang dapat digunakan sebagai sandi banyaknya 64. Transmisi asinkron membutuhkan 9 bit, yaitu: 1 start bit awal, 6 bit data, 1 bit parity, 1 bit akhir.

Untuk lebih jelas, dapat dilihat pada contoh berikut:

Misalkan bilangan yang ingin dikonversi adalah 17010.
Dapat dilihat bahwa bilangan biner dari :
110—-> 00012
710—-> 01112
010—-> 00002

Tetapi, berhubung hasil yang diinginkan adalah bilangan BCD, maka basis bilangannya tinggal ditulis sebagai berikut :
110—-> 0001BCD
710—-> 0111BCD
010—-> 0000BCD

maka, nilai BCD dari 17010 adalah 0001 0111 0000BCD.
Harap diperhatikan bahwa setiap simbol dari bilangan desimal dikonversi menjadi 4 bit bilangan BCD.

Contoh lain, misalkan bilangan yang ingin dikonversi adalah 30910.
310—–> 0011BCD
010—–> 0000BCD
910 —–> 1001BCD
maka, nilai BCD dari 30910 adalah 0011 0000 1001BCD.

Salam,



Hani, yang mempelajari kembali konversi BCD.

Sumber:
https://medisonsimbolon.wordpress.com/2008/11/28/bcd-binary-coded-decimal/
http://www.angelfire.com/id/myhoney/chap-4.htm

Rabu, 13 Juli 2016

Teori: Sandi Baudot Code (CCITT alphabet No.2 / Telex Code)

Hulalalahula…

Lima hari berturut-turut ini mau membahas jawaban dari soal tes masuk kerja dunia telekomunikasi yang iniguys. Cekidot!

Yang mesti kita tahu dari Sandi Baudot Code (CCITT Alfabet No. 2/Telex Code) adalah:

• Terdiri dari 5 bit. 1 bit awal. 1,42 bit akhir.
• Terdapat 32 macam simbol.
• Digunakan 2 sandi khusus sehingga semua abjad dan angka dapat diberi sandi, Contoh:
LETTERS (11111 )
FIGURES ( 11011 )

Kode ini terdiri atas kode 5-bit yang dipergunakan pada terminal teletype dan teleprinter. Karena terdiri atas 5-bit maka hanya terdiri atas 25 atau 32 kombinasi yang merupakan kode huruf atau gambar yang berbeda. Masing-masing kode biner harus diterjemahkan kedalam dua karakter yang berbeda.

Salam,



Hani, yang suka membagi ilmu.

Sumber: https://domainit.wordpress.com/2011/01/13/sistem-sandi-coding-dan-teknik-transmisi-data/

Selasa, 12 Juli 2016

Teori: FDM (Frequency Division Multiplexing)

Hulalalahula…

Yuk, membahas pilihan jawaban dari pertanyaan ini. Berikut ini alasan kenapa FDM bukan termasuk sistem sandi komunikasi data.

Karena...

Frequency Division Multiplexing (FDM) adalah teknik menggabungkan banyak saluran input menjadi sebuah saluran output berdasarkan frekuensi. Jadi total bandwith dari keseluruhan saluran dibagi menjadi sub-sub saluran oleh frekuensi. Tiap sinyal modulasi memerlukan bandwidth center tertentu disekitar frekuensi carriernya, dinyatakan sebagai suatu saluran (channel). Sinyal input baik analog maupun digital akan ditransmisikan melalui medium dengan sinyal analog.
Proses Multiplexing FDM Proses Demultiplexing FDM

Pada sistem FDM, umumnya terdiri dari 2 peralatan terminal dan penguat ulang saluran transmisi (repeater transmission line):

1.Peralatan Terminal (Terminal Equipment) terdiri dari bagian yang mengirimkan sinyal frekuensi ke repeater dan bagian penerima yang menerima sinyal tersebut lalu mengubahnya kembali menjadi frekuensi semula.

2.Peralatan Penguat Ulang (Repeater Equipment) terdiri dari penguat (amplifier) dan equalizer yang fungsinya masing-masing untuk mengkompensir redaman dan kecacatan redaman (attenuation distortion), sewaktu transmisi melewati saluran melewati saluran antara kedua repeater masing-masing.
Contoh Penggunaan FDM

Pada penyiaran radio yang menggunakan gelombang FM, frekuensi mulai dari 88 MHz s/d 108 MHz digunakan untuk penyiaran radio FM komersil. Frekuensi 88-108 MHz dibagi ke sub-band 200 KHz. Bandwidth dengan frekuensi 200 KHz sudah mencukupi untuk penyiaran radio FM dengan kualitas yang tinggi. Stasiun radio dapat dikenali dengan frekuensi pusat dari saluran masing-masing (ex: 91.5 MHz, 103.7 MHz). Sistem ini dapat memungkinkan pendengar radio mendengar sekitar 100 stasiun radio yang berlainan. Contoh lain dari penggunaan FDM: pada jaringan telepon analog dan jaringan satelit analog. Selain itu ide dasar FDM digunakan dalam teknologi saluran pelanggan digital yang dikenal dengan modem ADSL (Asymetric Digital Subcriber Loop ).

Kelebihan & Kekurangan FDM

Kelebihan:
• FDM tidak sensitif terhadap perambatan/perkembangan keterlambatan. Teknik persamaan saluran (channel equalization) yang diperlukan untuk sistem FDM tidak sekompleks seperti yang digunakan pada sistem TDM.

Kekurangan:
• Adanya kebutuhan untuk memfilter bandpass, yang harganya relatif mahal dan rumit untuk dibangun (penggunaan filter tersebut biasanya digunakan dalam transmitter dan receiver).
• Penguat tenaga (power amplifier) di transmitter yang digunakan memiliki karakteristik nonlinear (penguat linear lebih komplek untuk dibuat), dan amplifikasi nonlinear mengarah kepada pembuatan komponen spektral out-of-band yang dapat mengganggu saluran FDM yang lain.

Salam,



Hani, yang berkecimpung dunia telekomunikasi beberapa tahun.
Sumber: http://gietheiceman.blogspot.co.id/2009/11/pengertian-frequency-division.html

Senin, 11 Juli 2016

Soal Telekomunikasi: Sistem Sandi untuk Komunikasi Data

Hulalalahula…

Masih mau bahas soal-soal tes nih, berikut ini soal selanjutnya. Selamat belajar!

Dalam proses telekomunikasi, data harus dimengerti baik dari sisi pengirim maupun dari sisi penerima. Untuk mencapai hal tersebut, data harus diubah dalam bentuk khusus yaitu sandi untuk komunikasi data. Berikut adalah sistem sandi yang biasa digunakan, kecuali...

A. FDM (Frequency Division Multiplexing)
B. Sandi Baudot Code (CCITT alphabet No.2 / Telex Code)
C. BCD (Binary Coded Decimal)
D. ASCII (American Standard Code for Information Interchange)
E. EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code)

Jawaban: A. FDM (Frequency Division Multiplexing)

Penjelasan dari tiap pilihan jawabannya menyusul. Oh iya, guys, karena semua pertanyaan Hani jawab sendiri, kalo ada salah-salah maap ya.

Salam,



Hani, pakar telekomunikasi wannabe. Aamiin.

Sumber dalam memilih jawaban:

https://domainit.wordpress.com/2011/01/13/sistem-sandi-coding-dan-teknik-transmisi-data/

http://www.angelfire.com/id/myhoney/chap-4.htm

Jumat, 01 Juli 2016

Soal Telekomunikasi: Twisted pair cable

Hulalalahula…

Berikut ini lanjutan soal dari sebelumnya.

Transmisi yang terdiri dari 2 buah konduktor yang digabungkan dengan tujuan mengurangi interferensi elektro magnetik dari luar, adalah pengertian dari...

A. Single mode
B. Satelit
C. Optical media
D. Twisted pair cable
E. Coaxial cable

Jawabannya: D. Twisted pair cable

Teori tambahan:

Ada dua macam Twisted Pair Cable, yaitu:

  1. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) yang merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer. Kabel ini berisi dua pasang kabel (empat kabel) yang setiap pasang di pilin. Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan yang disebabkan posisi kabel yang tertekuk. Pada kabel STP attenuasi akan meningkat pada frekuensi tinggi sehingga menimbulkan crosstalk dan sinyal noise.

  2. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yang banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer. Kabel ini berisi empat pasang kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded). Kabel UTP mudah dipasang, ukurannya kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP sangat rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di sekelilingnya.
Jika membahas Twisted pair cable, akan dikaitkan dengan Media Transmisi. Karena memang itu termasuk media transmisi. Penjelasan ada disini.

Salam,



Hani, ahli perkabelan. Haha.

sumber: www.wikipedia.com

Kamis, 30 Juni 2016

Teori: Media Transmisi

Hulalalahula…

Yuk bahas tentang Media Transmisi. Ini media penting dalam komunikasi, loh.

Cekidot!

Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan di manipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.

Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya

Karakteristik media transmisi ini bergantung pada:
  • Jenis alat elektronika

  • Data yang digunakan oleh alat elektronika tersebut

  • Tingkat keefektifan dalam pengiriman data

  • Ukuran data yang dikirimkan
Salam,



Hani, penerima cinta kamu melalui media transmisi apapun. Hoeks. Haha.

sumber: www.wikipedia.com

Soal Telekomunikasi: Cara mengetahui Faktor Reuse

Hulalalahula…

Kali ini mau membahas soal tes salah satu perusahaan. Jangan menganggap ini bocoran, ya. Hehe.

Begini soalnya:

Pada komunikasi seluler yang menggunakan standar GSM, diketahui ukuran cluster 8 dan jumlah kanal ratio 80 (80 x 200 KHz). Berapakah Faktor Reuse?
A. 1/6
B. 1/7
C. 1/8
D. 2/6
E. 2/7

Jawabannya:

Diketahui:

Cluster : N : 8

Rumus Faktor Reuse: 1/N

Faktor Reuse: 1/N : 1/8

Jadi jawabannya yang C

So, sudah ada pencerahan? Semoga nantinya kalau ada tes tentang faktor reuse sudah bisa jawablah. Hehe.

Tunggu ulasan soal lainnya, ya!

Salam,



Hani, yang mengambil pendalaman jurusan Telekomunikasi

sumber rumus: https://nurwidipriambodo.wordpress.com/2009/06/12/