nisaahani: Haul Gusdur
Tampilkan postingan dengan label Haul Gusdur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haul Gusdur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Desember 2018

4 Program Kemendes yang Terinpirasi dari Presiden RI ke-4

Hulalalahula...

Pada nyadar gak kalau sekarang mulai adanya pemerataan fasilitas serta adanya kemajuan dari banyak daerah di seluruh pelosok Indonesia? Kini daerah selain Jakarta mulai menunjukan pesonanya. Kalau diliat langsung di daerah yang baru secuil Hani liat langsung ya lumayan lah ada tanda-tanda peningkatan menurut Hani.


Dan kalo menurut berita achievement Kemendes saat ini adalah sebagai berikut:


1. Indonesia mampu menurunkan 10.000 desa tertinggal berkat meningkatnya ekonomi rakyat. Angka tersebut melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang hanya 5.000 desa. Keberhasilan ini juga mendapat apresiasi dari World Bank.


2. Pemberian dana desa yang efektif untuk mendorong pebangunan di desa. Misalnya pada infrastruktur jalan dan jembatan, terdapat 52.000 kilometer jalan dan 412 kilometer jembatan terbangun dengan rapi. Kondisinya meningkat dari 39,21% menjadi 44,63%. 


3. Peningkatan akses ke bahan bakar lebih mudah (meningkat 14%), tempat buang air besar sebagian besar keluarga (meningkat 26%), dan akses ke pengiriman pos atau barang (meningkat 59%).


4. Kementrian desa berhasil memecahkan dua rekor MURI yaitu rekor pembangunan infrastruktur desa terbanyak dalam kurun waktu 3 tahun dan rekor penandatanganan perjanjian kerja sama antara kementerian dengan pemerintahan kabupaten dan pihak swasta terbanyak secara serempak.

5. Menerapkan smart office. Sehingga, semua data seperti absen dan file karyawan, semuanya terintegerasi langsung dalam database kepegawaian Kemendes.

No nyinyir-nyinyir club and give applause, please...


Ternyata oh ternyata, memang ada dana desa yang difokuskan untuk embung serta Prukades agar membantu masyarakat desa meningkatkan taraf hidupnya. Dua itu adalah beberapa bukti nyata bagaimana masyarakat desa mendapatkan perhatian pemerintah melalui Kementerian Desa PDTT. Begitu kata Presiden saat Acara Haul Gusdur Desember 2018 ini.


Opo sih embung dan prukades itu?

Kalau dari kbbi online sih artinya embung adalah penampungan air hujan yang digunakan pada saat musim kemarau untuk tujuan irigasi dan air bersih. Sedangkan Prukades singkatan dari Produk Unggulan Kawasan Pedesaan.


Yap, pada masa pemerintahan kali ini pembangunan infrastruktur embung di perdesaan menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Agar embung bisa dimanfaatkan secara baik sebagai sumber pendapatan baru bagi warga di sekitar embung.


Karena Indonesia adalah negara kepulauan maritim dengan basis ekenomi kerayatan yaitu pertaian dan kelautan. Sebagian besar warga menggantungkan hidup pada bercocok tanam dan pengairan lahan pertanian. Oleh karena itu, mereka juga tergantung pada air embung.


Lagipula, embung bisa juga untuk tempat wisata yang bisa meningkatkan perekonomian di desa. Dan di setiap embung, pemerintah akan memberikan bibit ikan gratis yang bisa dikonsumsi masyarakat kurang mampu.




Tentunya dengan partisipasi masyarakat dan fasilitas yang memadai, produktivitas pertanian warga, potensi pariwisata desa, dan pendapatan serta taraf ekonomi warga juga meningkat. Pembangunan embung di desa pastinya juga memperkuat ketahanan pangan.

Selain embung desa, prukades juga diharapkan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan produk unggulan di desanya masing-masing. Lalu, selain itu, terdapat dua program unggulan Kemendes PDTT lainnya yaitu BUMDes yang diharapkan tiap desa bisa mandiri dalam pendanaan dan Sarana Olahraga Desa yang dianggap akan membawa masyarakat ke kegiatan positif, terhindar dari gizi buruk serta diharapkan lahir bibit-bibit olahragawan yang berbakat.


4 program unggulan desa yang dibuat sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan membangun Indonesia dari pinggiran ini terinspirasi dari visi dan semangat Gus Dur dalam membangun ekonomi.


Yak, memang presiden ke-4 kita dianggap memperjuangkan masyarakat tertinggal dengan memfokuskan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan basis ekonomi di sektor pertanian, perkebunan, nelayan, dan UMKM yang berskala kecil. Sehingga, walaupun hanya menjabat kurang lebih 21 bulan, tetap menginspirasi Kementerian Desa dan PDTT saat ini.


Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, bahkan mengatakan, "Pemerintah akan berusaha keras untuk memfasilitasi tumbuhnya sektor pertanian sebagai unit usaha. Di antaranya dengan memberikan insentif, pendampingan, hingga kredit usaha rakyat agar pengelolaan sektor pertanian lebih profesional."


Mantap kan ya, gengs? Atulah kita mah sebagai masyarakat selain memantau kegiatan pemerintah, harusnya juga mendukung segala tindakan baik pemerintah, biar Indonesia semakin maju. Merdeka!


Salam,



Hani, calon presiden. Haha. Pis.