Halaman

Jumat, 15 September 2023

Cara Naik Kendaraan Umum Demi Mencegah Karhutla dan Efeknya ke Makhluk Hidup

Saya lihat di sosmed ada yang nanya gimana cara kalau mau turun dari transjakarta. Lalu, banyak yang komen, meski kebanyakan jawabannya pada becanda.

Menurut saya, ini lucu sekaligus menyadarkan saya bahwa tidak semua orang tahu bagaimana naik kendaraan umum. Walaupun, sebenarnya tinggal memperhatikan informasi yang ada di sekitar bus dan halte, atau bisa juga nanya ke petugas yang ada.

So, kali ini saya mau ngasih tips naik kendaraan umum. Semoga aja yang membaca tulisan saya ini jadi semakin naik transportasi massal yang ada di sekitarnya.

Cara Naik Angkutan Umum


Persiapan sebelum berangkat


  • Tentukan tujuan.
  • Cari info naik kendaraan umum apa melalui google maps.
  • Saran saya pilih rute yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Bisa juga pilih rute yang paling cepat atau murah. Pilih halte atau stasiun yang paling menguntungkan untuk transit, jika ada beberapa pilihan.
  • Bisa pastikan lagi (kalau mau) melalui dm twitter @pt_transjakarta atau @CommuterLine jika ingin naik krl. Tanya aja gitu, kalau mau ke lokasi A, mesti turun mana dan kira-kira kendaraannya tersedia jam berapa, atau pertanyaan lainnya.
  • Disiapkan kartu kereta atau kartu busway yang ada saldo yang cukup. Karena satu orang satu kartu. Tapi, untuk kereta, bisa beli tiket di stasiun kok. Yang nanti setelah sampai, bisa dikembalikan. Atau bisa pakai aplikasi JakLingko. Nanti barcode-nya tinggal discan di gate masuk. Dengan aplikasi JakLingko juga bisa untuk naik MRT. Cuma memang di JakLingko apps, ada beberapa halte naik yang belum terdeteksi.
  • Sebelum berangkat, dicek lagi kira-kira waktu perjalannnya dan juga sekalian ngecek, apa ada perubahan rute. Karena mungkin aja ada yang berbeda.
  • Bawaan dan outfit bisa disesuaikan dengan transportasi massal friendly.

Video saya terkait JakLingko:


Saat di kendaraan umum


  • Antri dengan baik jika harus mengantri.
  • Tas, hp, dan barang-barang pribadi, bawa/pegang serta awasi dengan baik. Jika mau ditaruh di bawah kursi atau di rak atas krl, pastikan tidak lupa dibawa dan tetap diawasi. Namanya juga orang banyak yekan.
  • Cek papan petunjuk untuk menunggu/naik sesuai tujuan.
  • Untuk transjakarta, ada yang di halte, ada juga yang bisa nunggu di pinggir jalan. Kalau bisa pilih yang ada haltenya. Karena bisa transit tanpa bayar lagi.
  • Jika naik transjakarta yang di pinggir jalan, tap kartu di depan dekat pintu masuk.
  • Kalau naik tangga, kalau gak buru-buru ambil sisi kiri, kalau buru-buru sisi kanan. Biar gak dorong-dorong orang.
  • Naik lift atau eskalator boleh siapa aja, tapi utamakan orang tua, ibu hamil, bawa anak atau orang yang lebih membutuhkan.
  • Kalau mau rutin naik kendaraan umum, bisa minta pin ibu hamil, jika sedang hamil. Biar keciri dan dapat duduk.
  • Selalu kasih duduk ke ibu hamil, bawa anak, lansia atau yang membutuhkan, apalagi itu kursi prioritas.
  • Sebenernya gak ada larangan duduk di kursi prioritas, tapi lebih nyaman duduk di kursi biasa, kalau memang bukan kategori prioritas (ibu hamil, lansia, anak kecil dsb).
  • Ada zona wanita di area depan atau kalau di krl tersedia di gerbong paling depan dan paling belakang. Jadi kalau gak mau ketempel-tempel cowo, bisa di area tersebut. Kalau cowo jangan masuk situ ya.
  • Jangan makan atau minum di kendaraan umum.
  • Jangan buang sampah sembarangan.
  • Jangan berisik.
  • Jangan mengganggu orang lain.
  • Kalau batuk atau bersin dengan kesadaran ditutup. Supaya tidak kena/menularkan ke orang lain.
  • Untuk naik turun transportasi massal, ya naik turun aja di halte/stasiun gak gimana-mana (menjawab pertanyaan yang saya bahas di atas hehe). Asal jangan lupa, sebelum naik dan turun, tap kartu yang sama atau scan barcode kalau pakai aplikasi. Terus, gak bisa turun sembarangan kayak angkot/bis zaman dulu.

Sebenarnya cukup mudah dan gak ribet kok. Panduan atau tips ini juga beberapa bisa dinalar. 😄



Lalu, jika sudah tahu tips and triknya, kalau bisa gunakan produk-produk yang rendah karbon, misalnya memilih menggunakan bis listrik. Begitu pula di aspek kehidupan lainnya ya, seperti makanan, pakaian, hobi, dan sebagainya.

Yuk, ikutan challenge TUFI (Team Up For Impact)!


Nah, kalau sudah paham cara naik kendaraan umum, yuk ikutan challenge TUFI (Team Up For Impact). Karena di sana banyak banget challenge atau misi terkait lingkungan yang nantinya dapat poin. Dan, saat poinnya terkumpul 1.400 poin, akan ada 1 pohon yang ditanam atas nama kita sendiri. Seru abis dan tentunya bermanfaat!

Karena seperti sudah beberapa saya bahas di blog, hutan dan lahan gambut perannya penting banget bagi semua makhluk. Jadi mesti kita jaga dengan baik.

Dengan mengikuti challenge TUFI juga bisa dapat pengetahuan baru, yang harapannya bisa dibiasakan jadi habit dan lifestyle baru.

Yang butuh resolusi hidup tahun 2024 kayaknya mesti kepoin dan dipraktekan sih. Biar ada perubahan baru di tahun depan nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hehooo semuanya,

Terima kasih telah mampir di blog www.nisaahani.com. Semoga bermanfaat ya tulisannya. Di tunggu komentarnya. Dan sangat terima kasih kembali jika tidak meninggalkan link atau mengopi tulisan di blog ini tanpa izin. :)