Halaman

Selasa, 16 Juni 2026

Ujian Terbuka Marcellia Tania: Disertasi yang Mengangkat Penelitian Dampak Produk Kecantikan Ilegal

 


Marcellia Tania, perempuan berusia 34 tahun di tahun 2026 ini, baru saja menyelesaikan Ujian Terbuka (Promosi Doktor) pada hari Sabtu, 13 Juni 2026 di Aula Pascasarjana UKI (Universitas Kristen Indonesia). Dengan judul disertasi, Reformasi Hukum dan Fungsi Pengawasan dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Produk Kulit Ilegal bagi Konsumen. Saat ini merupakan disertasi pertama dan satu-satunya yang mengangkat penelitian bagaimana kosmetik ilegal berdampak pada kelahiran anak autis.

Produk Kecantikan Ilegal


Buat beberapa orang, kebutuhan pokok sekarang tidak lagi hanya Sandang, Pangan, Papan, tapi juga skincare, kosmetik, dan produk kecantikan lainnya. Namun, sayangnya masih banyak yang belum paham produk kecantikan yang baik itu seperti apa. Jika lihat orang lain pakai dan hasilnya bagus, cepat putih, ikut-ikutan pakai juga. Padahal belum tentu sudah bpom atau aman dipakai.

Beberapa waktu lalu, sempat marak korban krim ilegal. Dari situ, alhamdulillah jadi semakin banyak yang paham bahayanya menggunakan produk kecantikan ilegal. Tidak hanya berbahaya untuk penampilan, tubuh, bahkan bisa berpotensi melahirkan anak autis.

Lalu, kenapa masih ada yang mau menggunakan produk kecantikan ilegal? Selain karena hasilnya yang instan, masih banyak yang belum tahu cara mengetahui produk yang aman, meski internet kini sudah lebih mudah diakses. Lalu, parahnya lagi, pelaku usaha juga masih banyak yang memproduksi dan mengedarkan. Ini pun yang menjadi salah satu rumusan masalah disertasi Tania, yaitu Mengapa regulasi dan pengawasan terhadap peredaran produk perawatan kulit ilegal di Indonesia masih belum efektif?

Sinergi Memberhentikan Peredaran Produk Kecantikan Ilegal


Meskipun Indonesia sudah memiliki regulasi (UU Kesehatan dan Peraturan BPOM), tapi dalam pelaksanaannya masih belum efektif. Oleh karena itu, butuh sinergi antar banyak pihak.

Dari akar rumput, bisa bantu masyarakat menengah ke bawah, seperti petugas posyandu dan bidan yang membantu mengedukasi terkait bahayanya produk kecantikan ilegal, apalagi saat hamil dan menyusui. Jika tidak ada yang beli, otomatis ketersedian produk pun menghilang dengan sendirinya.

Untuk pemerintah, menurut Tania, dibutuhkan reformasi hukum yang komprehensif, mencakup penguatan substansi, struktur kelembagaan (BPOM dan penindakan), dan yang paling krusial, transformasi budaya hukum melalui edukasi masif untuk secara fundamental meningkatkan kesadaran dan ketaatan hukum semua pihak. Perlu diterapkan sistem verifikasi keaslian (seperti QR Code terintergrasi) dan pengawasan terhadap iklan overclaim.

Cara Menghadapi Sosiopsikologis (Tekanan Standar Kecantikan)


Bagus sih sekarang semakin banyak yang aware untuk menjaga kesehatan tubuh dan kulit. Namun tidak dipungkiri, standar kecantikan atau ketampanan bisa menjadi salah satu pemicu masyarakat nekat pakai cara instan, yaitu menggunakan produk kecantikan yang tidak jelas.

Maka dari itu, selain dari faktor luar, faktor diri sendiri juga harus berani menghadapi keadaan fisik yang ada. Jangan taruh kepercayaan diri pada tampilan luar hingga mengabaikan kesehatan dan masa depan. Percayalah semua makhluk diciptakan yang terbaik oleh Tuhan. Kita hanya perlu merawatnya dengan baik dan menggunakan produk yang aman.

Jika sudah percaya diri, komentar orang lain terkait fisik itu tidak mempan. Selain itu, bisa juga membantu mengurangi peredaran produk kecantikan ilegal di Indonesia.

Sekarang sudah banyak produk kecantikan yang murah tapi sudah bpom. Pakai produk tersebut jika dirasa keterbatasan ekonomi. Pokoknya pilih yang sudah bpom. Bisa dicek di website https://cekbpom.pom.go.id/

Yuk, kita menjadi masyarakat serta konsumen yang lebih cerdas lagi dalam memilih produk kecantikan! Pilih yang sudah terdaftar bpom, original, sesuai kebutuhan. Jika perlu konsultasikan terlebih dahulu ke dokter.

Dokumentasi Ujian Terbuka (Promosi Doktor) Marcellia Tania












Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hehooo semuanya,

Terima kasih telah mampir di blog www.nisaahani.com. Semoga bermanfaat ya tulisannya. Di tunggu komentarnya. Dan sangat terima kasih kembali jika tidak meninggalkan link atau mengopi tulisan di blog ini tanpa izin. :)