Ada kota kuno di China yang julukannya cukup berani, "kota paling cantik di China" dan "kota dalam lukisan". Julukan itu memang cukup tinggi ekspektasinya, tapi Fenghuang Ancient Town di Provinsi Hunan sepertinya berhasil membuktikan kenapa predikat itu terus melekat sampai sekarang. Kalau kamu lagi menyusun itinerary China dan cari alternatif dari destinasi kota kuno biasa, atau mungkin sudah pernah lihat paket tour China yang selalu mencantumkan nama tempat ini, Fenghuang layak jadi salah satu pertimbangan utama.
Kota ini dibangun di tepi Sungai Tuojiang, dikelilingi perbukitan hijau yang membuat pemandangannya terasa lengkap dari berbagai sisi. Rumah-rumah panggung kayu berdiri menjorok ke arah sungai, jadi salah satu ciri khas paling ikonik yang selalu muncul di setiap foto Fenghuang. Suasananya terasa berbeda antara siang dan malam, dan justru perbedaan inilah yang bikin banyak wisatawan sengaja menginap semalam di sini, bukan sekadar mampir sebentar.
Sekilas Tentang Fenghuang Ancient Town
Fenghuang Ancient Town berlokasi di Kabupaten Fenghuang, Provinsi Hunan, tepatnya di kawasan barat daya yang dikenal sebagai daerah otonomi etnis Tujia dan Miao. Kota ini dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Kangxi era Dinasti Qing, meski beberapa sumber lain menyebut asal-usulnya bisa ditelusuri sampai lebih dari 1.300 tahun lalu. Nama Fenghuang sendiri berarti "phoenix" dalam bahasa Mandarin, diambil dari sebuah gunung di sebelah barat daya kota yang bentuknya menyerupai burung phoenix mengembangkan sayap.
Kota ini jadi rumah bagi berbagai etnis minoritas, terutama Miao dan Tujia, yang budayanya masih terasa kental di berbagai sudut kota, mulai dari arsitektur bangunan, pakaian tradisional yang kadang masih dikenakan warga lokal, sampai kerajinan tangan khas yang dijual di sepanjang jalan. Berkat nilai sejarah dan budayanya, Fenghuang sudah masuk daftar tentatif Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2008, dan berstatus sebagai kawasan wisata nasional di China.
Cara Menuju ke Sana
Rute paling umum menuju Fenghuang biasanya lewat Zhangjiajie terlebih dahulu, mengingat kota ini berjarak sekitar 230 km ke arah barat daya dari Zhangjiajie. Dari Bandara Zhangjiajie, kamu bisa naik bus langsung menuju Fenghuang dengan waktu tempuh sekitar 3,5-4 jam. Alternatif lain, kamu juga bisa naik kereta menuju Zhangjiajie terlebih dahulu, lalu melanjutkan perjalanan darat ke Fenghuang.
Selain lewat Zhangjiajie, ada juga rute lain lewat kota Tongren atau Huaihua sebagai stasiun kereta terdekat, kemudian dilanjutkan dengan bus atau taksi menuju kota kuno ini. Beberapa kota besar seperti Changsha dan Guilin juga menyediakan bus langsung menuju Fenghuang. Karena rutenya cukup panjang dengan beberapa opsi transportasi yang perlu disesuaikan dengan titik keberangkatanmu, banyak wisatawan yang memilih memakai jasa Joglo Wisata supaya perjalanan menuju kota kuno ini lebih terarah, apalagi kalau kamu menggabungkannya dengan kunjungan ke Zhangjiajie dalam satu rangkaian perjalanan. Joglo Wisata merupakan travel agent yang sudah dipercaya puluhan ribu wisatawan, jadi kamu nggak perlu khawatir.
Daya Tarik yang Bikin Fenghuang Begitu Istimewa
Rumah Panggung di Tepi Sungai Tuojiang
Salah satu pemandangan paling ikonik dari Fenghuang adalah deretan rumah kayu yang menjorok ke arah Sungai Tuojiang, dikenal dengan sebutan diaojiaolou. Rumah-rumah panggung ini jadi bukti nyata gaya arsitektur tradisional yang masih terjaga sampai sekarang, menciptakan pemandangan yang jarang ditemukan di kota-kota besar China yang sudah lebih modern.
Menikmati Malam yang Penuh Cahaya
Kalau siang hari Fenghuang menawarkan suasana tenang dan otentik, begitu matahari terbenam, kota ini berubah karakter sepenuhnya. Ribuan lampu menyala di sepanjang rumah panggung kayu, memantul di permukaan Sungai Tuojiang dan menciptakan pemandangan yang sering disamakan dengan suasana dunia fantasi ala film animasi Jepang. Berjalan menyusuri Nanhua Bridge atau Rainbow Bridge di malam hari jadi salah satu pengalaman yang paling direkomendasikan wisatawan yang pernah berkunjung ke sini.
Menyusuri Jembatan-Jembatan Bersejarah
Ada beberapa jembatan ikonik yang menghubungkan kedua sisi kota, salah satunya Rainbow Bridge yang jadi spot foto favorit karena menawarkan pemandangan panorama sungai dan rumah-rumah panggung sekaligus. Sebuah jembatan kayu sempit dengan tiang batu juga membentang di dekat gerbang utara kota, menambah variasi arsitektur jembatan yang bisa kamu jelajahi selama berkeliling.
Berkeliling dengan Perahu Kecil
Buat kamu yang ingin menikmati Fenghuang dari sudut pandang berbeda, tersedia aktivitas naik perahu kecil menyusuri Sungai Tuojiang. Suara dayung yang beradu dengan air, dipadu angin sore yang sejuk, jadi pengalaman yang cukup menenangkan setelah seharian berjalan kaki menyusuri jalan-jalan berbatu kota kuno ini.
Menjelajahi Bangunan Bersejarah
Beberapa bangunan bersejarah yang layak kamu kunjungi antara lain East City Gate, Yang Family Ancestral Hall, bekas kediaman Shen Congwen, salah satu penulis modern China paling terkenal, sampai Wanshou Palace yang dulunya berfungsi sebagai balai pertemuan para pedagang dari Provinsi Jiangxi. Untuk mengunjungi beberapa bangunan ini, biasanya kamu perlu membeli tiket kombo terpisah dari tiket masuk umum ke kota.
Info Praktis: Jam Buka dan Harga Tiket
Sebelum berangkat, ada baiknya kamu catat dulu info berikut:
- Jam operasional: buka sepanjang hari, dengan area kota kuno bisa dimasuki tanpa batasan waktu khusus
- Tiket masuk area kota: gratis, tanpa biaya masuk untuk menjelajahi jalan-jalan utama kota kuno
- Tiket kombo bangunan bersejarah: sekitar 128-148 RMB per orang, sudah termasuk akses ke beberapa bangunan ikonik dan naik perahu di Sungai Tuojiang, berlaku selama 2 hari
- Durasi kunjungan yang disarankan: setengah hari hingga satu hari penuh, meski banyak wisatawan yang memilih menginap semalam untuk merasakan suasana pagi dan malam hari yang berbeda
Karena harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu, sebaiknya cek info terbaru sebelum berangkat, terutama kalau kunjunganmu bertepatan dengan musim liburan panjang di China.
Tips Berkunjung ke Fenghuang Ancient Town
- Pertimbangkan menginap semalam, karena suasana kota di pagi hari yang masih tenang dan malam hari yang penuh cahaya lampu adalah dua pengalaman berbeda yang sayang dilewatkan.
- Bawa dokumen identitas atau paspor, mengingat sistem administrasi di China cukup mengandalkan identifikasi resmi untuk berbagai keperluan, termasuk check-in penginapan.
- Susun rute gabungan dengan Zhangjiajie, karena kedua destinasi ini sering dikunjungi dalam satu rangkaian perjalanan mengingat jaraknya yang relatif dekat.
- Coba kuliner khas Hunan di sekitar kota, karena masakan daerah ini punya cita rasa pedas yang khas dan cukup berbeda dari masakan China pada umumnya.
- Jalan kaki menyusuri gang-gang kecil, karena banyak sudut menarik Fenghuang yang justru tersembunyi di jalan sempit yang tidak terlihat dari jalan utama.
Kalau kamu ingin menjadikan Fenghuang Ancient Town bagian dari perjalanan yang lebih panjang menjelajahi Provinsi Hunan, biasanya kombinasi dengan Zhangjiajie jadi pilihan paling umum karena keduanya bisa dikunjungi dalam satu rangkaian itinerary sekitar 3-5 hari, tanpa perlu kamu pusing mengatur transportasi dan transit satu per satu.
Fenghuang Ancient Town membuktikan kenapa julukan "kota paling cantik di China" terus melekat sampai sekarang. Dengan rumah panggung kayu yang berdiri di tepi Sungai Tuojiang, suasana malam yang penuh cahaya, dan kekayaan budaya etnis minoritas yang masih terjaga, kota kuno ini menawarkan pengalaman yang jauh berbeda dari destinasi kota besar China yang biasa masuk itinerary wisatawan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Hehooo semuanya,
Terima kasih telah mampir di blog www.nisaahani.com. Semoga bermanfaat ya tulisannya. Di tunggu komentarnya. Dan sangat terima kasih kembali jika tidak meninggalkan link atau mengopi tulisan di blog ini tanpa izin. :)