Halaman

Minggu, 17 Oktober 2021

Membantu Mengoptimalkan Jualan Ibu Saya dengan Media Sosial

Pukul menunjukan waktu 05.00 pagi, tapi anggota keluarga saya sudah bersiap-siap mengirimkan makanan ke warung-warung ataupun pesanan.

Mungkin yang pernah nonton video 'A day in my life' versi PPKM di tiktok saya bakalan tau kesibukan pagi saya sebelum jam 8 selama pandemi.

Yap, alhamdulillah semenjak pandemi saya bisa lebih sering membantu ibu saya mempersiapkan jualan atau pesanan makanan.


Karena ibu saya memang berjualan jajanan pasar setiap pagi, seperti lontong, ketan, mata roda, donat, dan makanan lainnya. Bahkan, bisa pesan lauk beserta sambelnya.

Serta menerima pesanan untuk hantaran maupun isi snack/makanan berat suatu acara. Dan, semenjak pandemi alhamdulillah semakin menambah menu-menu lainnya.

Salah satunya adalah Kentang Krenyes Mustofa. Yang mana, menu ini alhamdulillah bisa dikirim atau dipaketkan. Sehingga, lebih banyak menjangkau pasar.

Karena selama ini, yang beli jualan ibu saya mayoritas masyarakat sekitar daerah saya. Bisa sih menjangkau lebih jauh, tapi itu biasanya karena dipasarkan oleh masyarakat sekitar daerah saya.

Misal, untuk dijual di kantornya. Saya pun dulu (sebelum pandemi) menjual makanan ibu saya di kantor. Alhamdulillah buat bantu-bantu dan nunjukin masakan enak ibu saya. Haha.

Atau pesanan isi snack buat di hotel di beda kota. Tapi itu pesanan dari beda blok rumah saya. Yang bawa tetangga beda blok itu.

Atau pesanan hantaran sampai ke beda kota, itu pun bukan ibu saya yang kirim. Biasanya tetangga yang pesan untuk dibawa ke beda kota.

Sebenarnya bisa dipaketkan dengan kurir khusus makanan, tapi yang pesan jauh-jauh untuk saat ini mayoritas untuk dijual lagi atau acara keluarga. Sehingga, sebisa mungkin menekan biaya.


Nah, kalau menu kentang krenyes mustofa ini alhamdulillah bisa dikirimkan/dipaketkan dengan aman. Ini sudah terjadi berkali-kali.

Sehingga, saya rasa bisa dipasarkan melalui media sosial. Saya pun membuat beberapa media sosial untuk jualan ibu saya.

Ketika ada pesanan, saya posting. Saat sedang proses pembuatan, saya posting. Kalau ada yang memberikan testimoni, saya posting juga. Demi exposure dan eksistensi. :p

Biar makin banyak yang tau serta merasakan enaknya masakan ibu saya. Alhamdulillah semakin banyak yang memesan. Meski masih mayoritas orang dikenal, seperti teman kuliah. Hehe.

Namun, saya senang. Sebab untuk permulaan, progres ini sudah baik. Harapannya, berawal orang melihat bahwa produk jualan ibu saya ini enak dan aman untuk dikirim, jadi tertarik mau beli.

Saya juga berusaha jualan ibu saya diliput, contohnya di www.indozone.id atau di sosmednya. Agar lebih banyak yang lihat dan tentunya banyak yang beli.

Dengan hastagnya #KAMUHARUSTAU, saya harap ada gitu minimal di postingan sosmednya bahas jualan ibu saya atau bahas sayanya juga boleh deh (in positive ways). Pengen aja dulu yekan. Hehe.

Btw, kalian sudah tau indozone kan ya? Sudah lah ya. Apalagi anak milineal atau gen z yang biasanya haus info terbaru.

Karena kan Indozone ini memang media yang menyajikan berita, informasi, dan hiburan di media online.

Infonya update! Meski saya harap, ada pembahasan lebih dalam terkait beberapa kebijakan. Misal, kebijakan bpom untuk jualan rumahan seperti ibu saya.

Karena kan pada awalnya, berjualan bukan sumber pendapatan utama keluarga saya. Tapi di masa pandemi, saya rasa ini bisa lebih diseriuskan.


Sebab, kalian tau sendiri lah efek pandemi untuk ekonomi. Lagipula, kemandirian mendapat pendapatan, apalagi di saat seperti ini memang harus.

Kreatifitas dan semangat mesti jalan terus. Biar tetap bisa menjalankan hidup dengan baik. Dan, harapannya bisa jadi lebih besar serta membantu orang lain.

Kalau kalian, ada cerita apa nih selama pandemi atau terkait media sosial? Kepo dong saya. Kali aja kan kita bisa collab atau saling bantu gitchu. Hehe. Semangattt yaaa!!!

Salam,


Hani, yang semoga bisa mendapat penghasilan triliunan per hari dan bisa membantu orang lain mendapat pekerjaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hehooo semuanya,

Terima kasih telah mampir di blog www.nisaahani.com. Semoga bermanfaat ya tulisannya. Di tunggu komentarnya. Dan sangat terima kasih kembali jika tidak meninggalkan link atau mengopi tulisan di blog ini tanpa izin. :)