nisaahani: blogger yang suka sharing review

Senin, 05 Oktober 2026

Centella Asiatica Tidak Hanya untuk Skincare, Tapi Bisa Jadi Lalapan dan Menjaga Kadar Air


Tumbuhan Double Job
Tumbuhan Double Job

Beberapa tahun terakhir, saya tidak asing dengan kata Centella Asiatica, yang ternyata sebuah tanaman yang bisa tumbuh di Indonesia dan wilayah tropis lainnya di Asia. Karena saya pikir itu adalah sebuah ingredients yang hanya bisa didapatkan di Korea. Mengingat brand skincare Korea yang mempopulerkannya. Tapi ternyata di Indonesia juga ada! Biasanya tumbuh liar di tempat yang lembab dan teduh, seperti pematang sawah, tepi sungai, dll. Tapi saya pernah lihat langsungnya di Seniman Pangan Bekasi.

Centella asiatica bermanfaat untuk menahan laju erosi dan menjaga struktur permukaan tanah dari hempasan air hujan, serta menjaga kadar air dan mikroklimat tanah di sekitarnya. Terus untuk pemanfaatannya, ternyata tidak hanya untuk kandungan skincare atau bahan kecantikan dan kesehatan, tapi centella asiatica juga bisa dimakan. Karena saya pernah lihat konten yang menjadikan tanaman tersebut lalapan. Setelah saya searching, centella asiatica memang aman dikonsumsi, bisa jadi lalapan, ditumis, atau dijadikan bahan minuman.

Rabu, 02 September 2026

Fenghuang Ancient Town: Kota Kuno di Hunan yang Sering Disebut Kota Paling Cantik di China

paket tour china
 
Ada kota kuno di China yang julukannya cukup berani, "kota paling cantik di China" dan "kota dalam lukisan". Julukan itu memang cukup tinggi ekspektasinya, tapi Fenghuang Ancient Town di Provinsi Hunan sepertinya berhasil membuktikan kenapa predikat itu terus melekat sampai sekarang. Kalau kamu lagi menyusun itinerary China dan cari alternatif dari destinasi kota kuno biasa, atau mungkin sudah pernah lihat paket tour China yang selalu mencantumkan nama tempat ini, Fenghuang layak jadi salah satu pertimbangan utama.

Minggu, 16 Agustus 2026

Dialog Kebangsaan dan Pementasan Teater Meradjoet Sendja, Kolaborasi PARFI56 dan Dompet Dhuafa


Dalam rangka memaknai kembali kemerdekaan Indonesia di tahun ke-81 ini, perlu perenungan dan tukar pikiran untuk memaknai kembali kemerdekaan sebagai “jembatan emas" meraih cita-cita. Oleh karena itu, PARFI 56 dan Dompet Dhuafa mengajak masyarakat merenung melalui Dialog Kebangsaan: Sebuah Cita Bernama Indonesia dan Pancasila sebagai Nilai Dasarnya, dengan narasumber:

  • Yudi Latif, Ph.D. 
  • Olivia Zalianty
  • KGPH Ndaru Kusumo

Dan, moderatornya: Gaib Maruto Sigit

Rabu, 12 Agustus 2026

Local Food Local Pride Bersama Seniman Pangan


Tanggal 9 Agustus diperingati sebagai Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (International Day of the World's Indigenous Peoples), dan kali ini saya bersama teman-teman EBS (Eco Blogger Squad) memperingatinya dengan bersama-sama belajar gastronomi Indonesia di Seniman Pangan, Bekasi. Jadi, tidak hanya makan makanan nusantara dari Aceh sampai Papua, tapi juga mengenal lebih dalam sejarahnya.

Senin, 10 Agustus 2026

Insto Dry Eyes Jangan Jauh-Jauh dari Host Live Streaming


Melihat banyaknya orang yang share kesuksesan menjadi affliate dan host live steaming, tentu membuat saya tergoda. Apalagi ada beberapa pihak yang mengontak saya untuk bekerjasama. Saya semakin tertarik untuk mencoba.

Ditambah lagi, saya tim yang percaya, kalau saya berusaha sesuatu, tidak ada yang sia-sia. Jadi, selama tidak melanggar norma yang ada, coba dulu aja. 

Cerita Awal Mula Affliate dan Akhirnya Menjadi Host Live Steaming Berpenghasilan 1 Jam 1 Juta

Selasa, 28 Juli 2026

Keseruan Indonesia Dream Festival 2026 Dompet Dhuafa dalam Rangka Hari Anak Nasional


Dalam rangka Hari Anak Nasional, seneng deh banyak kegiatan menarik dan bermanfaat untuk anak, salah satunya Indonesia Dream Festival atau Festival Cita-Cita Anak Indonesia yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa di Pasaraya Blok M, Jakarta pada hari Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan yang dihadirkan tidak hanya menghibur, tapi juga membantu menggali potensi diri.

Minggu, 21 Juni 2026

Program BesTeam (Bestian Sama Yatim) Dompet Dhuafa, Muliakan Anak Yatim



Rahmad Gustaf Kurniawan L, alumni Awardee Beasiswa Youth Ekselensia Dompet Dhuafa bercerita bahwa dia sudah menjadi anak yatim sejak 6 bulan. Kemudian, ibunya meninggal ketika dia berusia 8 tahun, saat kelas 3 SD. Jadi, sejak masih belia, dia sudah menjadi yatim piatu.