nisaahani: Januari 2020

Rabu, 29 Januari 2020

Jakhumfest Mengajak Millenial untuk Peduli Lingkungan dan Sesama

Weekend kemarin, tepatnya Minggu, 26 Januari 2020, saya datang ke Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) 2020, acaranya Dompet Dhuafa di M Bloc Space (Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan). Di sana terdapat pameran foto, bazzar, talk show, workshop, dan konser musik. Acaranya dari jam 10 pagi sampai malam.

Tapi, saya hanya dari pagi sampai sore saja. Karena, baru inget ada agenda lain. Padahal, saya sudah siap ikutan acara seharian tuh, kan lumayan kalau ikutan workshop dan nonton konser. Hmmm... sayang sekali. Hehe.


Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) Dompet Dhuafa 2020

Btw, buat yang belum tau Jakhumfest, nih saya kasih tau ya. Jakarta Humanity Festival (Jakhumfest) adalah sebuah event tahunan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa yang telah ada sejak tahun 2019. Jadi, tahun ini sudah event yang kedua.

Di acara Jakhumfest ini, kita-kita, terutama millenial, diajak untuk lebih peduli pada isu-isu sosial, kemanusiaan, dan lingkungan. Melalui berbagai aktivitas bersama para public figure yang kompeten di bidangnya serta peduli pada tema tersebut, kita disadarkan untuk lebih melihat sekitar dan terlibat juga.

Karena rata-rata kan millenial sedang berada di masa produktif, jadi diharapkan lebih bisa berkontribusi baik berupa tenaga, dana atau sumbangan lainnya.

Overall, acaranya seru dan talk shownya bisa menambah pengetahuan saya yang lumayan go green enthusiast.

Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) 2020


Oke, saya cerita runut dari awal aja kali ya, biar asyique gitchu. Hehe.


Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) Dompet Dhuafa 2020

Pada awalnya, saya juga belum tau ada acara seperti ini. Tapi, saya sudah tau Dompet Dhuafa. Apalagi, sekarang ini stand Dompet Dhuafa sudah banyak di pusat perbelanjaan modern. Jadinya, ketika ada info tentang Jakhumfest yang ada kaitannya dengan Dompet Dhuafa, saya tertarik datang.

Acaranya gratis ya gaes. Cuma kalau mau datang ke sesi Sound of Humanity, wajib menggunakan tiket. Tiket Sound of Humanity bisa didapatkan di bit.ly/jakhumfest2020, seharga Rp 50.000,- saja.

Dan hasil penjualan tiket akan didonasikan dalam program kemanusiaan dan lingkungan yang dikelola oleh Dompet Dhuafa. Sedangkan, untuk sesi lainnya tidak harus memiliki tiket (HumaniTalk, Humanity Exposure (Pameran Foto), dan Workshop). 

------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------

Open gate udah dari jam 9 pagi, tapi saya datang sekitar jam 10-an. Dan alhamdulillah jadi 50 peserta pertama yang datang. Jadi, bisa dapat tambahan goodie bag dari Wardah.  Mayan beb. Hehe.


Eh tapi, kalaupun kalian tidak jadi 50 peserta yang datang pertama, kalian akan tetap dapat goodie bag yang berisi produk-produk karya masyarakat mandiri Dompet Dhuafa, seperti: bawang goreng Mak Krenyes produk mitra petani Brebes sebanyak 85 gram, gula semut kelapa alami seberat 225 gram, Berliansae kopi kemloko serta kalender.

Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) Dompet Dhuafa 2020

Setelah itu, saya liat-liat foto yang ada di sana. Ternyata, sudah banyak kegiatan kemanusiaan yang telah dilakukan pihak Dompet Dhuafa ya. Saya baru tau. Yang saya tau Dompet Dhuafa itu membantu orang untuk berzakat, mengelola wakaf, dan Institut Kemandirian saja.


(Video saya saat ke Institut Kemandirian Dompet Dhuafa)

Foto-foto di Humanity Exposure berisi aksi kerelawanan dan kemanusiaan Dompet Dhuafa yang memiliki banyak kisah dan cerita inspiratif. Melihat itu lumayan menggugah jiwa kemanusian saya.

Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) Dompet Dhuafa 2020

Saya kemudian lihat-lihat bazzarnya. Banyak item preloved artis, selebgram ataupun public figure yang dijual dengan harga murah, seperti: baju, celana, makeup dll. Harganya kalau tidak salah mulai dari 25.000 rupiah. Bikin jadi pengen belanja.

Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) Dompet Dhuafa 2020

Selajutnya, acara pun dimulai oleh mc. Dan ada sambutan dari pihak Dompet Dhuafa serta Ketua Jakhumfest 20 (Taufan Yusuf Nugroho).

Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) Dompet Dhuafa 2020

Dan berikutnya, secara berturut-turut, ada talk show dari Marsya Nurmaranti (Executive Director Indorelawan), Dhiti Sofia (Manager Indonesia Diet Kantong Plastik), Dila Hadju (Founder Tumbuh Hijau Urban), Swietenia Puspa (Founder and Executive Director Divers Clean Action) serta Syamsul Ardiansyah (Manajer Lingkungan Dompet Dhuafa).

Dari pemaparan Mba Marsya Nurmaranti (Executive Director Indorelawan), saya jadi tau, ternyata di Indonesia banyak juga relawan di bidang yang unik, salah satunya adalah Daur Bunga. Bagi saya itu unik.

Bunga bekas kondangan atau dekor acara diolah lagi jadi bucket bunga, dan bunganya diberikan ke lansia di panti jompo atau orang-orang yang perlu kita kasih perhatian juga, seperti kaum marjinal, tuna wisma, pasien rumah sakit, dsj. Wew. Bagus juga ya idenya.

Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) Dompet Dhuafa 2020

Selain itu, ada talk show dari Mba Dhiti Sofia (Manager Indonesia Diet Kantong Plastik), Dila Hadju (Founder Tumbuh Hijau Urban), Swietenia Puspa (Founder and Executive Director Divers Clean Action) serta Syamsul Ardiansyah (Manajer Lingkungan Dompet Dhuafa). Kali ini, bahasannya lebih kearah lingkungan, seperti: How can we save our ocean? Where does our waste go? dll.

Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) Dompet Dhuafa 2020

Kemudian, break ishoma. Dan acara dilanjutkan sekitar jam 2 siang. Acaranya bahas isu kemanusiaan featuring Tokopedia, dengan pemateri: Benny (Direktur Disaster Management Center Dompet Dhuafa), Adhe Indra Saputra (Relawan Kemanusiaan Dompet Dhuafa), Chiki Fawzi serta pihak Tokopedia Salam (Mas Iman).

Dan dari talk show ini, saya jadi tau, sekarang banyak cara mudah untuk membantu sesama. Karena bisa sekalian berbelanja di Tokopedia.

Jakhumfest (Jakarta Humanity Festival) Dompet Dhuafa 2020

Selanjutnya, break ishoma Ashar. Dan saya pun pulang setelah mengobrol bersama teman-teman yang datang. Padahal, semakin sore, semakin banyak yang datang. Sampai lumayan padat.

Apalagi M Bloc saat ini tempat hits kekinian. Tapi ya mau gimana lagi, saya ada agenda lain yang lebih urgent. Jadi, saya terpaksa tidak ikut sesi selanjutnya, yaitu workshopMelukis Payung" + Video Maping bersama Chiki Fawzi featuring Wardah serta Sound of Humanity.

Padahal, kayanya seru tuh melukis payung yang terinspirasi dari para pelukis payung di Yogya (Mereka adalah penerima manfat dari salah satu program binaan Dompet Dhuafa) atau denger lagu yang berkaitan issue social, kemanusiaan, dan lingkungan dari para musisi, sepert: Navicula, Chiki Fawzi, dan Vimast.

Sehari doang ya gengs ini acaranya. Tapi, sudah lumayan membuat saya lebih tergugah untuk membantu sesama. Dan semoga pengunjung lainnya merasakan hal yang sama. Minimal mereka jadi hemat energi atau jadi mengurangi sampah lah. Karena, memang udah seurgent itu masalah di bumi ini. Kalau bukan kita, siapa lagi yang peduli sama bumi kita dan sesama?

Salam,


Hani, yang semakin pengen jadi pembicara dan melakukan banyak tindakan baik nan menginspirasi.

Senin, 27 Januari 2020

Diundang Nikahan Mantan? Butuh Temen Kondangan Nggak Nih? Kali aja kan Move On di Kondangan


Pernah tidak kalian diundang ke nikahan mantan? Dateng nggak? Sendiri atau ada temen kondangannya? Kalau kalian kepikiran mau dateng, dateng aja sih, kali aja kan bisa move on di kondangan atau dapat jodoh. Hihi.

Dulu, sebelum tau ada event atau ngerasa lebih butuh istirahat setelah sibuk kerja, hiburan saya di kala weekend tuh salah satunya adalah dateng kondangan. Karena, seru aja gitu bisa ketemu temen lama atau orang baru. Kali aja kan dapat jodoh. Ditambah lagi, denger cerita seorang temen yang bisa dapat pacar dari kalangan silver spoon setelah pulang kondangan. Kan mau juga akutuh. :p

Siapa aja dulu mah saya datengin asal diundang atau diminta temenin. Sampai tertarik buka jasa temen kondangan, biar dapat duit sekalian. Haha. Eh, tapi, saya ngusahain datengnya saat akad loh, bukan cuma saat makan-makannya. Biar bisa numpang doa saat ijab kabul. Karena katanya, saat ijab kabul tuh ada malaikat yang memindahkan tanggung jawab dari orang tua ke suami. Jadi, kali aja kan ikutan di aamiin-in kalau numpang doa. Haha. Kaga mau rugi emang anaknya.


------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Tapi, sekarang emang udah beda prioritas dan kesenangan sih. Jadi, dateng kondangannya kalau lagi senggang dan pengen dateng aja atau diajakin orang yang beneran sampai maksa-maksa.

Pas barisan para mantan (you sing, you lose. Haha) ngundang aja, saya tidak terlalu tertarik. Jadi, berasanya tuh, ya udah lah ya, kalau sempet dateng ya dateng, kalau kaga ya udah. Paling doain aja semoga jadi keluarga sakinah mawadah warrahmah. Semoga habit jeleknya hilang dan tidak mengulangi kesalahannya. Kasian kan keluarganya nanti. Dan semoga saya segera dapat jodoh yang triliunan lebih baik. Aamiin. Haha.

Film Temen Kondangan



Karena emang udah beda prioritas. Nggak ada hasrat mau dateng atau mau pamer gitu, apalagi rusuh. Haha. Agak beda kondisi sama Putri (diperankan Prisia Nasution), karakter utama di film Temen Kondangan yang malah jadi rempong nan galau pas diundang ke nikahan mantannya yang bernama Dheni (diperankan Samuel Rizal).

Buat ngebuktiin kalo udah move-on, Putri akhirnya menerima tantangan dari temen-temennya untuk datang ke pesta si mantan. Tapi, abis itu, dia bingung mau dateng sama siapa. Karena saat ini, dia sedang tidak ada pacar. Ya, masa datang sendirian sih? Padahal selama ini, dia sendiri yang bilang kaga boleh dateng tanpa temen ke kondangan mantan.



Akhirnya, dia secara tidak sengaja ajak 3 cowo buat ke nikahan mantannya itu. Nah, mulai dari situ dah tuh, makin konyol dan riweuh. Apalagi, Putri seorang selebgram yang apa-apa sering di share dan ternyata 3 cowo tersebut punya tujuan masing-masing di  acara kondangan itu.

Rusuh udah dah tuh pesta. Kasian, tapi bikin ketawa. Apalagi pas adegan joget ular berbisa. Haha. Ngakak totalitas akuh.



Ini salah satu film komedi yang beneran komedi, bukan lawakan yang jorok gitu. Paling ada dua kalau gak salah yang lawakannya menurut saya agak menjurus, padahal bisa kayanya diilangin. Karena, kagak ngaruh juga dah ke jalan cerita.

Jadi, bisa lah film ini ditonton sama abege (filmnya rate 13+). Walaupun, kayanya ini film lebih cocok ditonton orang dewasa yang masih jomblo atau yang mau move on. Karena, selain relate dan bikin ngakak tanpa mikir dalem-dalem, film ini tuh cocok ditonton buat hiburan di kala rempong kerja, terus ada pesannya juga.

Dari dialognya, banyak yang bikin kita komen lah bagus ini pesannya, seperti: “Kalau belum move on, mau dibawa ke mana rumah tangganya?" kata Pak Galih (bosnya Putri yang diperankan Gading Martin) atau dialognya Fitri (istrinya Dheni yang diperankan Olivia Jensen) yang di danau saat komplen ke bapaknya yang mau ngadain power wedding demi kepentingan bapaknya, dll.



Udah, nonton aja nanti tanggal 30 Januari 2020 di bioskop. Atau nonton trailernya dulu aja di YouTube (bit.ly/temenkondangan). Sebab, Prisia Nasution dengan celetukan sundanya yang bikin tambah lucu, Gading Marten yang rada-rada ajaib, Samuel Rizal, Kevin Julio, Reza Nangin, Olivia Jensen yang lama nggak muncul langsung mencuri perhatian di film ini, Diah Permatasari yang pernah main di Si Manis Jembatan Ancol, Murad Pipit duo preman pensiun, dll siap menghibur kalian di awal tahun ini.



Salam,


Hani, yang semoga bisa segera punya temen kondangan sekaligus partner rumah tangga yang asik nan kece. Bulan Februari 2020 bisa lah ya nikah. Haha. Aamiin.

Rabu, 22 Januari 2020

Kelihatan Cerdasnya Bersama Bright Gas Pertamina

Bright Gas Kaleng

Sudah tau kan Pertamina punya tabung gas (Bright Gas) berwarna pink yang unyu? Nah, kali ini saya mau bahas tabung gas itu nih. So, check this out!

Acara Bright Gas Pertamina

Sebenarnya, saya sudah tau Bright Gas ini sudah lumayan lama sebelum acara, tapi saya jadi lebih mengenal lebih dalam tentang Bright Gas dari Event Pertamina #KelihatanCerdasnya Bersama Bright Gas minggu lalu yang diselenggarakan hari Kamis, 19 Desember 2019 di Suasana Restaurant, Aston, Kuningan Suites, Jakarta Selatan.

Ya, namanya juga gas sudah kebutuhan sehari-hari, jadi dipakai saja walaupun masih minim informasi produknya, hanya tau info dari katanya. Padahal, idealnya, tau informasi produknya terlebih dahulu baru digunakan, ya? Tapi ya syudahlah, namanya juga hidup, kadang luput dari kesempurnaan. Oposehhh. Haha.

Keunggulan Bright Gas


Apa sih bedanya Bright Gas dengan tabung gas biasa? Kenapa yang udah ada gak di upgrade aja daripada ada yang baru? Kan sama-sama dari Pertamina. Itu gak sih yang kalian pikirkan? Saya juga pertamanya mikir gitu.

Tapi, coba deh kalian lihat langsung kondisi tabung gasnya di minimarket terdekat. Kelihatan kan, si pinky lebih kiyut dan bersih. Jadi bisa banget buat dipajang di dapur sebagai salah satu dekorasi.

Terus nih ya, Brigh Gas memiliki Seal Cap Hologram dengan fitur Optical Color Switch (OCS) yang tidak bisa dipalsukan untuk jaminan ketepatan isi dan bisa langsung terdeteksi jalur distribusinya, apabila terjadi kerusakan atau penyalahgunaan.

Pasang Gas bisa happy tanpa rasa takut
Pasang Gas bisa happy tanpa rasa takut

Selain itu, Bright Gas dilengkapi dengan Teknologi Double Spindle Valve System (DSVS) atau Katup Pengaman Ganda yang membuatnya 2x lebih aman dalam mencegah kebocoran. Karena bisa menjaga keseimbangan dan mengurangi tekanan gas berlebih.

Kemudian, berat tabung Bright Gas lebih ringan. Bahkan, lebih ringan dari galon air mineral. Tentunya ini lebih memudahkan dalam mobilisasi bagi konsumen, terutama kaum wanita.

Dan yang tak kalah penting, kehadiran Bright Gas ini alternatif bagi konsumen terutama bagi kalangan menengah ke atas yang selama ini masih menggunakan ELPIJI 3 kg. Sehingga, bisa mengurangi subsidi pemerintah.

Bright Gas

Untuk ukurannya, Bright Gas ada yang ukuran 12 kg, 5.5 kg, dan Bright Gas Can (kemasan kaleng) dengan berat isi 220 gram, yang bisa digunakan untuk kebutuhan khusus kompor portable, seperti: camping, apartemen atau restoran Jepang.

------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Event Bright Gas, Kelihatan Cerdasnya


Demo Masak

Di event Bright Gas minggu lalu, selain ada talk show penjelasan produk dan demo pemasangan tabung Bright Gas oleh agen Bright Gas langsung, ada juga demo masak yang dipandu Chef Deny Gumilang 'Master Chef Indonesia 4'.

Makanan khas Indonesia

Ditemani oleh ibunya, Chef Deni memasak masakan ibunya yang beliau suka. Dan, ketika memasak menggunakan Bright Gas. Jadi, selain demo masak, kita bisa melihat langsung performa Bright Gas ini.

Overall, performa Bright Gas sama bagusnya dengan tabung gas lainnya. Apinya juga rata dan masakan juga bisa matang secara sempurna.

Kelihatan Cerdasnya Bright Gas Pertamina

Di event Kelihatan Cerdasnya bersama Bright Gas juga bertabur hadiah tabung gas 5.5 kg. Walaupun saya belum rezeki mendapatkannya. Huhu. Tapi, tidak masalah, karena acaranya cukup menarik dan dijamu dengan apik, pulang dapat info yang bisa di share. Terima kasih kepada semua pihak yang mengizinkan saya mengikuti event ini.

Sekian sih info saya tentang Bright Gas untuk saat ini. Untuk lebih lengkapnya, kalian bisa langsung cek sosmed dan webnya Bright Gas, atau telpon 135 saja ya.

Info Bright Gas

Salam,


Hani, yang semoga semakin jago masak, biar jadi juragan katering. Aamiin.


Senin, 20 Januari 2020

Beli Skincare Share in Jar di Store Holika Holika Lippo Mall Puri

Holika Holika Lippo Mall Puri

Pada tanggal 19 Januari 2020, saya menghadiri flagship store Holika Holika di Lippo Mall Puri, Jakarta. Dengan konsep baru yang seru dan menyenangkan, Holika Holika sebagai salah satu pioneer produk makeup di Korea Selatan menyediakan berbagai macam produk makeup dan skincare yang berkualitas tinggi serta kebahagiaan bagi semua pelanggan di seluruh Indonesia.


makeup station holika holika lippo mall puri

Konsep tokonya bertema “Joyful Holika” dan menyediakan fitur-fitur yang dapat digunakan langsung oleh pengunjung seperti makeup station, di mana pelanggan dapat mencoba produk-produk kecantikan dari Holika Holika atau mendapatkan makeover dari Beauty Advisor.


skin check di holika holika lippo mall puri

Selain itu, terdapat monitor di mana pengunjung dapat merasakan serunya bermain game bersama produk Holika Holika, serta fitur skin check. Yaitu, sebuah corner di mana pengunjung dapat memeriksa permasalahan kulitnya menggunakan hi-mirror. Jadi, ada alat yang bekerja menganalisis kondisi kulit kita, mulai dari warna, tekstur, kerutan, pori-pori, hingga noda gelap.

Di toko ini juga menyediakan jasa gift wrapping untuk menyebarkan kebahagiaan dengan memberikan kado kepada orang-orang terkasih. Dan, yang paling seru bagi saya adalah kita dapat membeli produk Holika Holika dalam bentuk botol atau jar kecil (share in jar).


share in jar holika holika

Yang mana, share in jar ini memudahkan bagi pelanggan yang masih mencari produk yang pas. Jadi, daripada sayang langsung beli ukuran full padahal belum tentu cocok, ya mending beli share in jar-nya dulu. Dan ini dijamin produk asli, karena kita bisa nonton langsung pegawai Holika Holika nuang produknya.

------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Holika Holika itu apa?


Buat yang belum tau Holika Holika, nih saya kasih info ya. Hehe. Holika Holika adalah brand kosmetik milik Enprani Co. Ltd dari Korea Selatandidirikan oleh Samsung and CJ Group pada tahun 2010.

Holika Holika sendiri berasal dari akhiran bahasa Inggris “holic” yang berarti kecanduan dan bahasa Korea “holida” yang berarti godaan. Sehingga, Holika Holika selalu berjuang untuk menghadirkan produk kecantikan yang menggoda dan berkualitas hingga dapat membuat kecanduan.


holika holika

Memasuki pasar Indonesia sejak tahun 2013, Holika Holika menghadirkan produk kecantikan yang berkualitas mulai dari skincare, bodycare, hingga makeup dengan kemasan yang lucu dan praktisSesuai dengan visi dan misinya Holika Holika untuk terus berkembang dan menyebarkan kecantikan.

Karena, Holika Holika percaya bahwa kecantikan sejati tersembunyi dalam diri setiap orang dengan pesona yang unik masing-masing dan tiada duanya. Dengan menyediakan produk kosmetik yang praktis dan menyenangkan, Holika Holika bertekad untuk menemukan dan mengungkapkan pesona yang terpendam, yang tertuang dalam slogan "Your Magic Inside".


holika holika

Kini, Holika Holika telah memiliki 20 cabang di berbagai kota di Indonesia dan akan terus berjuang untuk selalu menghadirkan produk kecantikan yang berkualitas serta memberikan pengalaman yang baru menyenangkan kepada pelanggan melalui fitur-fitur yang inovatif.

Biar ngerasain sendiri produk dan pengalaman serunya, kalian langsung aja ya ke store terdekat.

Salam,


Hani, yang suka produk dengan packaging unyu.


Minggu, 19 Januari 2020

Mawar Merah untuknya yang Telah Belasan Tahun Bersama

"Gw udah dilamar!" chat teman saya beberapa bulan lalu.

"Omagat, I'm happy for you! Semoga dimudahkan niat baiknya jadi keluarga sakinah mawadah warrahmah. Aamiin." balas saya.


Saya beneran senang sekali ketika tau salah satu teman saya akhirnya akan menikah. Walaupun kondisi percintaan saya saat itu sedang tidak baik dan dia memberi tahu kabar ini setelah dilamar, padahal kita deket banget. But, it's oke. Saya berpositif thinking dan tetap ikut senang serta mendoakan. Ya masa, sesuatu yang baik tidak didoakan? Doain aja sih yang baik-baik, kali aja kan nular. Haha.


"Dia ngelamar gw dadakan banget tau dan pake rahasia-rahasiaan segala. Gw pulang (dari kegiatan yang berkaitan kerjaan), udah dilamar aja. Pantesan pada masak-masak. Noh, liat! Muka gw kaga dandan." chat dia lagi sambil mengirim foto lamarannya.


Nah, benar kan? Ada alasan kenapa teman saya baru menginfokan setelah kejadian. Indahnya berpositif thinking. Asik. Sok bijak. :p


***

Sayangnya, teman saya seperti kurang akur dengan calon suaminya itu. Ada saja permasalahnya. Walaupun dari awal pendekatan sudah banyak perselisihan juga sih. Yang mungkin disebabkan perbedaan pendidikan terakhir, karir, ekonomi, keluarga, kebiasaan, selera, dan banyak alasan lainnya.

Walaupun gemes-gemes kesal dengan mereka, saya yang 
selama ini jadi tempat curhat teman saya hanya bisa memberi pandangan doang, tidak memaksa, yang mengambil keputusan ini itu tetap teman saya. 
Saya cuma bilang, selama calon suaminya ini baik-baik saja, sholat 5 waktu, menjalankan puasa wajib, tidak terlibat masalah yang serius, tidak ada pemikiran menyimpang atau kebiasaan buruk yang berulang, saya lebih mendukung calon suaminya ini daripada mantan-mantan pacarnya yang php.


Coba pikir yang baik-baik tentang si calon suami dan banyak bersyukur, mungkin saja membantu mengurangi tom and jerry-nya. Kan mungkin ini hanya godaan sebelum menikah. 
Tapi tidak usah dipaksakan juga jika memang tidak bisa ditoleransi kekurangannya atau merasa kurang berselera, daripada kedepannya malah ribet dan ribut melulu. Mending kalau mau pisah dari sekarang.


Karena kan nikah tuh bukan mainan. Ada perpindahan tanggung jawab antara bapak ke suami. Dan ada perpindahan ketaatan dari orang tua ke suami. Jadi, mesti akur lah sama calon partner dan ladang pahala.

Dan, entah mungkin perkataan saya yang menjadi pertimbangan atau mungkin 
juga karena mempertimbangkan umur, lingkungan, keluarga, dan hal lainnya yang saya kurang tau pasti, ya kan hati dan pikiran orang siapa yang tau sih, Alhamdulillahnya semakin ke sini teman saya lumayan sering akur dengan calon suaminya. Walaupun masih sering juga berselisihnya. Tapi gak separah dulu sih, yang kadang saya kurang paham juga mereka berantemin apa. -.-'



------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

***

Hari pernikahan teman saya semakin dekat dan dengan alasan kebaikan, saya ingin membantu mereka supaya lebih akur. Di hari kasih sayang atau Hari Valentine bulan depan, saya ingin memberi Buket Bunga Valentine produk dari FlowerAdvisor Indonesia untuk teman saya, tapi melalui perantara calon suaminya. Jadi seakan-akan calon suaminya yang kasih, padahal itu dari saya. Hehe.

Sebenarnya bisa sih dikasih sekarang juga, karena FlowerAdvisor adalah e-commerce toko bunga yang buka serta melayani konsumen selama 24 jam dan bisa kirim ke daerah mana saja, bahkan ke luar negeri. Promonya juga tidak cuma saat Valentine, sekarang juga ada banyak diskon. Tapi, kayanya kan kalau memberi bunga saat momen tertentu akan lebih berkesan.

Calon suami teman saya ini sudah saya kodein sih biar teman saya ini diberi sesuatu yang romantis gitu selain perhatian pertanyaan secara kata-kata. Tapi kayanya memang calon suami teman saya ini entah kurang romantis atau bagaimana, jadi, cuek dan gak pekanya tuh memang agak ngeselin. Saya jadi berasa, I can relate kenapa teman saya sering sewot bin gondok sama calon suaminya ini. Haha.

Karena kode-kode gak mempan, saya langsung aja lah ngebantunya. Lagian juga, saya dan teman saya ini sudah kenal baik selama belasan tahun, jadi gak masalah kali ya memberi kejutan spesial seperti ini. Kan niat saya cuma ingin menjembatani hubungan mereka. Karena mereka tetap memilih bersama walaupun banyak berantem-berantem gak jelasnya.

Kali aja kan, melalui bunga yang akan diberi nanti, bisa membuat teman saya lebih lunak ke calon suaminya dan calon suaminya bisa mengambil pelajaran bahwa jika cewe dikasih bunga atau hadiah -apalagi teman saya yang suka dengan aneka keromantisan-, bisa menambah kedekatan suatu hubungan.

FlowerAdvisor

Dan, untuk rangkaian bunga yang saya pilih adalah Sweet Escape FA atau kode FA10980. Yaitu, enam buah Red Roses with fillers.


Yang lain banyak juga sih yang menarik, tapi, menurut saya, mawar merah vibe-nya sangat cocok untuk Hari Valentine yang berbau asmara. Dan juga terkesan sebagai bukti cinta yang strong, solid, dan bisa dipercaya.

Saya berharap, semoga saja dengan bunga mawar merah simbol romantika cinta ini membantu mempererat hubungan mereka.

***

Btw, buat kalian yang baca ini, coba deh kasih bunga ke orang spesial kalian, gak mesti saat momen Hari Valentine, bisa juga saat momen ulang tahun, wisuda, anniversary, kelahiran, sakit atau di hari biasa juga boleh. Terus, lihat ekspresi mereka ke kalian deh. Rata-rata sih berbinar-binar senang. Saya saja begitu. Haha.

Bunganya bisa kalian beli atau rangkai sendiri. Tapi kalo tidak mau repot, tinggal beli aja sih di FlowerAdvisor, toko bunga yang direkomendasikan Bloomberg, Daily Social ID, Metrotv, dan Techinasia.

FlowerAdvisor

Di FlowerAdvisor lumayan lengkap. Ada bunga mawar merah, mawar pink, mawar peach, mawar putih, mawar orange, mawar kuning, mawar biru, mawar sampanye, mawar persik, mawar campuran, bunga anggrek, bunga lili, bunga tulip, bunga matahari, dan bunga lainnya. Karangan bunganya pun bisa dirangkai indah dalam bentuk buket bunga, flower box, bunga papan, dan bunga meja. Bahkan ada parcel segala.

Dengan review yang sudah ribuan dan florist andalan yang sudah profesional, rasanya wajar sih ya jika kita mengandalkan FlowerAdvisor dalam urusan bunga-bungaan.

Cus coba geh. Karena saya saja dulu kurang suka diberi sesuatu yang tidak bisa dipakai atau diolah dalam jangka waktu lama, lebih suka duit. Tapi ternyata, (dulu) selama dua tahun lebih sering dikasih bunga, ya enak dan suka juga. Rasanya tuh berasa disayang, diusahakan, dan di spesialin gitu. Walaupun bilang gak suka, tapi tetep gak bisa bohong, bunga menambah kesan positif nan cinta ke orang yang memberi. Uhuk icikiwir. Haha.

Salam,


Hani, yang suka dikasih cinta, bunga, perhatian, kasih sayang, uang, dan materi lainnya. Haha.