nisaahani: Beauty
Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 April 2019

Review Satin Glow Treatment di ID Beauty Clinic Jakarta

Hai, lebih dari seminggu yang lalu, saya melakukan Satin Glow Treatment di ID Beauty Clinic Jakarta. Satin Glow Treatment itu bisa di bilang, beberapa treatment yang dilakukan dalam satu waktu. Karena, kita di facial, laser, oxy, dan lainnya.

But... lemme explain about ID Beauty Clinic first. Before I review the Satin Glow Treatment.

ID Beauty Clinic


ID Beauty Clinic adalah sebuah klinik kecantikan yang sudah setahun berada di Indonesia. Untuk lokasinya sendiri baru ada di Jl. Imam Bonjol 72, Menteng Jakarta Pusat 10310 dan di Surabaya.

Beda dengan klinik kecantikan yang lain. Klinik ini adalah klinik franchise ID Hospital Korea, yang mana ID Hospital sendiri adalah Rumah Sakit Bedah Plastik dan Estetika yang diklaim terbaik di Korea dan didukung penuh oleh Kementrian Kesehatan Korea Selatan. Well, sudah tau kan kecanggihan teknologi poles memoles orang Korea dalam hal penampilan? Kurang lebih di klinik ini menggunakan teknologi yang sama.

Selain itu, ID Beauty Clinic saat ini satu-satunya operator klinik kecantikan di Indonesia yang mendapat lisensi untuk perawatan Post Plastic Surgery Treatment atau tindakan bedah estetik yang dilakukan ID Hospital Korea.

Dalam praktiknya sendiri, ID Beauty Clinic menerapkan One Stop Aesthetic Clinic. Jadi, seluruh badan bisa di permak tanpa jauh-jauh ke Korea. Wajah, tubuh ataupun rambut, semua bisa di treatment di sini.

Untuk produk, bahan, dan mesinnya, ID Beauty Clinic juga mengklaim sudah teregister BPOM dan FDA approvedDokternya juga terdiri dari gabungan dokter terbaik dari ahli Dermatologi dan dokter Kecantikan. Makanya saya berani untuk mencoba Satin Glow Treatment di sini.

1 Tahun ID Beauty Clinic


Tak terasa setahun sudah, ID Beauty Clinic menyediakan luxury brightening dan tightening treatment, ultheraphy treatment, Korean Acne Silky Facial, lifting treatment, slimming treatment ke pasien sesuai kebutuhan dan keinginannya, agar memberikan penampilan yang sehat ideal.

Dan di umur setahun ini, untuk menambah teknologi pelayanannya, MERZ Aesthetic dan ID Beauty Clinic, meluncurkan aplikasi Real Matters ID. Yaitu, aplikasi untuk mengetahui keaslian perawatan Ultherapy. Dengan cara men-scan QR Code yang ada di kartu. Selain itu, aplikasi Real Matters ID juga dapat memberi tau lebih lengkap tentang ultherapy dan lokasi klinik yang memberi treatment ultherapy asli dengan mengklik fitur "Clinic Location".

Ultherapy sendiri adalah sebuah perawaran yang memanfaatkan teknologi ultrasound non invasive yang meningkatkan sistem regeneratif tubuh untuk merangsang pertumbuhan kolagen dengan lembut dan alami.

Di acara perayaan satu tahun ID Beauty Clinic yang saya datangi juga memberi informasi bahwa di Indonesia sudah hadir dua katagori ID Placosmetics (merek kosmetik ciptaan ID Hospital yang bisa digunakan untuk semua tipe kulit dan kulit sensitif setelah operasi), yaitu Dermastic & Face Fit. Produk ini bertujuan untuk menjaga kondisi kulit dengan bahan alami (Dermastic) dan membantu mengecilkan, meniruskan wajah serta memberi efek anti aging (Face Fit). Yap, ID Placosmetics (Plastic Surgery + Cosmetics) adalah sebuah perawatan tanpa operasi tetapi hasilnya bisa menjaga tekstur wajah dan kontur pada wajah.

Oia, ketika perayaan satu tahun ID Beauty Clinic ini, didatangi langsung Dr. Sang Hoon Park (Dr. Park), Lead Doctor dan founder dari ID Beauty Hospital Korea dan ID Beauty Clinic Korea dan Ricardo Manaloto, Country Manager MERZ Indonesia.

(Dari kiri ke kanan: Dr. Park, Dr. Eddy Karta, Ricardo Manaloto. Semua memberi sambutan dan penjelasan serta menjawab pertanyaan pengunjung acara dengan detail)

Serangkaian Kegiatan Satin Glow Treatment di ID Beauty Clinic

25 Maret 2019 - booking Satin Glow Treatment
Langkah awal untuk bisa melakukan Satin Glow Treatment, kalian harus booking dulu. Setelah itu, kalian tinggal datang sesuai jadwal.

27 Maret 2019 - melakukan Satin Glow Treatment
Ketika di hari-H Treatment. Sebelum memulai treatment, kalian diminta mengisi data terlebih dahulu. Setelah itu, di tanya ingin minum apa, ada teh, jahe, dan air mineral. Tentunya biar makin terasa ala-ala treatment, saya memilih jahe.

Di karenakan durasi Satin Glow Treatment yang cukup lama, terapis menyarankan untuk ke kamar mandi terlebih dahulu. Agar tidak ke kamar mandi selama treatment.

Setelah siap, saya memasuki ruang treatment-nya dan mempersiapkan diri untuk melakukan treatment.


Ruangan treatment ID Beauty Clinic ada 5 ruangan dan saya di treatment di ruang yang seharusnya untuk couple. Jadi, hanya tersedia 2 kasur dan saya menggunakannya sendirian. Cukup nyaman dan tenang.

Kegiatan pertama yang dilakukan terapis adalah welcoming massage terlebih dahulu. Baru kemudian di bersihkan wajahnya dan di peeling.

Setelah itu, dilakukan penguapan, agar wajah lebih mudah menerima bahan-bahan treatment dan dalam melakukan pembersihan komedo. Sebelum pelaksanaannya, terapis menanyakan apakah mau dibersihkan komedonya secara dipencet atau tidak. Dan saya memilih mempersilahkan terapis untuk melakukan pemencetan.

Sepertinya, terapis melakukan sangat teliti, jadinya hampir semua titik komedo dan jerawat di keluarkan. Sakit banget. Hiks. Untungnya selama itu, terapis mengajak ngobrol. Ditambah lagi, tangan terapisnya wangi, jadi sedikit lebih santai.

Setelah aktifitas pemencetan itu, saya di micro, agar wajahnya bersih dari sel-sel mati. Kemudian, ke lantai atas untuk mendapatkan treatment menggunakan laser. Dalam melakukan ini, saya ditangani oleh dokter Alex.


Sebelum laser mendarat ke wajah saya, terlebih dahulu dilakukan foto before treatment. Dan saya sedikit terkejut mendapati wajah saya, khususnya bagian pipi, berwarna kemerahan. Padahal kerasanya jauh lebih bersih setelah kegiatan pemencetan pembersihan komedo dan jerawat. Saya jadi sedikit gusar. Karena setelah treatment ini, saya sudah berjanji untuk mendatangi sebuah event.

Selama treatment mata saya di tutup, terasa cekat cekit dan sedikit hangat ketika laser mengenai wajah saya. Seperti terkena raket nyamuk, cuma lebih rendah lagi setrumannya. Apa karena saya sudah lebih siap ya menghadapinya? Jadi tidak terlalu berasa sih. Cuma agak sedikit pedih ketika terkena bekas pencetan. But, it's oke menerapkan kata-kata Dr. Eddy Karta, SpKK (Lead Doctor di ID Beauty Clinic Jakarta), treatment itu investasi bagi kulit. Mungkin saat ini sakit terlebih dahulu, baru lebih cantik kemudian.

Setelah itu, saya di foto kembali, untuk mengetahui perbedaannya. Dan kembali ke lantai satu menggunakan lift untuk melakukan treatment selanjutnya.

Di lantai 1, saya bertemu rekan sesama blogger yang hendak melakukan treatment dan akhirnya kita di gabung ruangannya. Jadi, ramai deh. Hehe.

Langkah terakhir, di redakan merah-merahnya menggunakan High Frequency (saya lupa ini dilakukan sesudah laser atau sebelumnya), Oxy treatment, diberi serum, di masker, dan di beri sun block. Lalu, ditawarin minum kembali, saya pun memilih jahe lagi. Haha.

(kemerahannya dikurangi menggunakan High Frequency)

Treatment sekitar satu jam lebih akhirnya selesai. Tapi, jika wajah kalian tidak bermasalah, mungkin jauh lebih cepat dari ini.

Pulang dari Satin Glow Treatment wajah saya tidak semerah ketika selesai pemencetan. Tapi lumayan masih berbekas, yang alhamdulillah berangsur-angsur hilang. Jerawat juga tinggal beberapa yang besar.

Sebenarnya jika tidak terburu-buru, saya ingin suntik menghilangkan jerawat sekalian. Tapi karena saya ada kegiatan lain. Ya sudah, saya segera meninggalkan klinik.

***

Ketika treatment, terapisnya mengatakan untuk menggunakan ID. AZ Dermastic Micro Cica + Balm (40 ml) yang diberikan ketika perayaan satu tahun ID Beauty Clinic untuk mengurangi rasa perih setelah treatmentJadinya, beberapa hari saya rutin menggunakan ID. AZ Dermastic Micro Cica + Balm's, untuk perawatan setelah Satin Glow Treatment. And it's work, calming banget!

(Masker dan micro cicanya ID Beauty Clinic)

***

Overall Satin Glow Treatment di ID Beauty Clinic tidak ada masalah dan memuaskan. Saya malah mau bikin appointment lagi buat suntik jerawat, jika bulan depan jerawat besar-besar saya belum hilang.

Oke. That's it...

Semoga review Satin Glow Treatment ini, bisa bikin kalian tidak ragu untuk treatment di ID Beauty Clinic dan semoga wajah saya bisa sembuh total dari jerawat serta bekasnya. Aamiin.

Salam,


Hani, yang pulang-pulang jadi kembali detoks makan sehat. Demi wajah bersih total dari jerawat dan bekasnya.

***

Note: wajah saya kaga di pajang yak. Karena merahnya keliatan banget setelah di pencetin. Tapi kalau memang kalian butuh foto detail wajah saya, komen saja ya. Kali aja saya berminat mejeng muka saya. Hhe.

Jumat, 29 Maret 2019

Fearless Beauty : Jangan Takut Menjadi Diri Sendiri. Karena Semua Perempuan itu Cantik dengan Segala Keunikannya.

Kalian pernah nggak sih, ngerasa nggak nyaman sama keadaan fisik diri sendiri, nggak pede, atau apalah gitu? Dulu saya pernah merasakan down berkaitan dengan tampilan fisik tau. Saya merasa kurang cantik dibanding yang lain. Saya bahkan sampai pernah berada di titik saya tidak menerima dan menghargai diri sendiri. Duh, sedih inget kebodohan zaman dulu.

Alhamdulillah-nya cuma sebentar. Setelah saya ganti circle yang lebih positif dan lebih menghargai saya, saya kembali percaya diri lagi. Padahal saya tipe yang percaya diri dengan segala yang saya punya. Tapi kan saya juga manusia biasa. Pernah merasakan titik terendah juga. Apalagi serangannya dari inner circle yang seharusnya jadi support system. 

Untungnya, itu inner circle yang sifatnya masih sementara, jadi bisa segera diganti dan dijauhi. Walaupun butuh waktu dan dukungan banyak pihak buat menjauh. Alhamdulillah semua bisa terlewati. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah membantu saya di masa-masa itu. *hugs. Semoga itu tidak terulang kembali kepada siapapun dan kejadian dulu bisa jadi di ambil pelajaran.

Ternyata, keadaan gundah gulana terkait fisik banyak dialami banyak orang loh. Mereka mengalami ketakutan sendiri. Karena menganggap dirinya tidak sesuai standar cantik pada umumnya, seperti Dinda Puspitasari, ilustrator Buku #88 Love Live.

Mengganti dan menjauhi sumber ketidak percaya diri dari luar tentu bukan satu-satunya cara buat healing dan kembali memunculkan kepercayaan diri saya. Diperlukan beberapa tindakan lain. Saya minta tolong banyak pihak untuk mendukung saya dan menghabiskan waktu-waktu bareng. Memblok aktifitas atau sumber yang memicu pemikiran insecure saya dan tindakan lainnya. Pokoknya, memperbanyak kegiatan positif, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas diri.

Saya juga semakin aware sama perawatan dan makeup. Menggunakan beberapa produk pun saya jalani. Demi menemukan yang sesuai dengan tampilan, keadaan, serta karakter saya. Salah satunya menggunakan produk Sariayu.

Sariayu Martha Tilaar dan #FearlessBeauty

40 tahun sudah Sariayu Martha Tilaar beroperasi, tentu bukan waktu yang sebentar, untuk bertahan selama itu. Pastinya Sariayu Martha Tilaar melakukan banyak inovasi untuk memenuhi kebutuhan perempuan, khususnya di Indonesia. Apalagi sudah ada 800 varian produk dari 33.000 jenis tanaman yang Indonesia banget. Bahkan sudah mempunyai 55 hak paten, 100% halal, alami, dan aman.

Belum pernah kan dengar produk kecantikan dari minyak cemceman, amethyst powder (tahun 2017), buah cermai yang kaya akan vitamin c (tahun 2018) atau tengkawang/Illipe butter (tahun 2019)? Kalau di Sariayu, sudah ada. Unik-unik banget kan? Jadinya, saya tertarik mencoba.

Sariayu Martha Tilaar juga membuat campaign yang menarik, seperti di tahun 2019 ini mengadakan campaign #FearlessBeauty. Dengan adanya campaign ini diharapkan dapat mengajak lebih dari 5000 perempuan Indonesia mengakui kecantikannya dan berani mengekspresikan diri.



Ada 4 #FearlessBeauty yang diusung dengan 4 Brand Representative yang berbeda, mewakili tiap jenis Fearless-nya.

(Dari kiri ke kanan: Citra Natasya, Dinda Puspitasari, Bu Wulan Tilaar (Vice Chairwoman Martha Tilaar Group), Inez Kristanti, Debby Susanto)

1. #FearlesstoExplore, untuk para perempuan yang tidak pernah berhenti mencoba hal baru. Dengan Brand Representative: Dinda Puspitasari - Illustrator dan Seniman.

Dalam talkshow-nya, Dinda yang sempat merasa tidak sesuai standar kecantikan menyarankan untuk jangan ragu dengan segala hal yang dilakukan, nyaman dengan diri sendiri, bersosialisasi, nemuin hobi, dan explore diri dengan mengikuti workshop.


2. #FearlessHijab, untuk mereka yang berhijab tapi tetap aktif berprestasi. Dengan Brand RepresentativeCitra Natasya - Founder dari HOPE (House of Perempuan).

Citra menyampaikan pesan dalam talkhow-nya untuk selalu percaya diri, keluar dari zona nyaman, lakukan yang mudah dan dekat. Serta, membiasakan bersyukur ketika bangun tidur.





3. #FearlesstoGlow, untuk yang selalu ingin tampil bersinar dan maksimal. Dengan Brand Representative: Inez Kristanti - Psikolog Klinis Dewasa, Sexuality Educator.

Inez yang merupakan psikolog klinis dewasa perempuan pertama, ketika talkshow mengatakan untuk menerima diri apa adanya dan membiasakan mensyukuri diri minimal 3 hal setiap harinya, untuk  membiasakan bersyukur.



4. #FearlessAging, untuk mereka yang bisa menikmati usia dengan aktif dan berkarya. Dengan Brand RepresentativeDebby Susanto - Atlet Bulu Tangkis Indonesia.

Debby yang sudah 17 tahun bergelut dalam bidang bulu tangkis, menyampaikan untuk selalu percaya diri dan jangan liat kehidupan orang lain. Karena kehidupan orang lain bukanlah tolak ukur.



Acara Media Gathering Fearless Beauty

Saya mendapat info tadi pada tanggal 27 Maret 2019, di acara Media Gathering Fearless Beauty. Setelah mendengar sharing mereka, saya jadi lebih mengokohkan diri untuk selalu percaya diri dan merasa cantik dengan segala yang saya punya.

Selain melantik para Brand Representative, di acara ini, Sariayu juga menjelaskan tentang produknya yang merupakan pelopor Clean Beauty di Indonesia. Jadi, sudah dipastikan tidak ada lagi bahan-bahan berbahaya dalam produk Sariayu Martha Tilaar, menggunakan bahan-bahan alami khas Indonesia, meniadakan paraben dalam produknya, no animal testing, risetnya produknya bisa sampai 10 tahun, ada 50 scientist, fokus colture identity, serta dermatologist tested. Dan ternyata, Sariayu Martha merupakan salah satu dari 17 negara yang melakukan intracolor, yaitu penentu warna kekinian di dunia.

Wah, sudah canggih ya produk kosmetik dan skincare lokal ini. Seharusnya kelebihan dari Sariayu di mention oleh Beauty Adviser di tiap counter. Biar para pembeli teredukasi.

(Michael Nolte, bersama para petinggi Sariayu Martha Tilaar)

Dan acara yang tersedia banyak hadiah ini (dapat voucher beli 1 gratis 1 pula, tapi ketika di tukerin, saya malah tanpa sadar tetap bayar buat 2 item. Padahal sudah pakai vouchernya. Pegawai Sariayu-nya juga tidak mengingatkan. Duh. Semoga sama-sama lebih teliti lagi), turut menghadirkan Michael Nolte, Creative Director of Global Trend Authority, & Member of Intercolor. Beliau menjelaskan tentang tren dunia dalam bidang kecantikan dan warna yang akan hits di tahun ini. Wah, enak nih dapat bocoran. Hihi.

(Perkiraan tren warna 2019)

(salah satu peserta acara yang mendapatkan hadiah. Karena telah berani mengungkapkan Fearless Beauty-nya)

Acaranya memang sebentar, tapi padat informasi. Karena dengan selesainya acara ini, bertambah pula pengetahuan saya tentang produk Sariayu yang alhamdulillah-nya cocok dan beberapa malah jadi item favorit (kayanya perlu share di youtube nih produk Sariayu apa aja yang mantul alias mantap betul). Sepulang dari acara ini, saya juga lebih berani show on my beauty.  

So, that's it... Semoga dengan membaca ini, kalian juga berani memancarkan kecantikan diri sendiri. Aamiin.


Salam, 


Hani, yang semoga semakin dewasa tetapi tetap rendah hati, tetap mau belajar, dan tidak ragu mengaku jika salah.

Minggu, 25 November 2018

#troveskinxpyunkangyul - 14 Hari Bersama Pyunkangyul Acne Series dan Aplikasi Troveskin

Hulalalahula…


Beberapa minggu lalu, Hani dapat kiriman dari Aplikasi Troveskin, yaitu Pyunkangyul Acne Series.

Jadi, selama dua minggu a.k.a 14 hari Hani mencoba produk Pyunkangyul untuk byebye acne.

Minggu pertama mencoba aman. Secara perlahan tapi pasti, jerawat pada minggir. Alhamdulillah muka udah bersihan banget.

Namun, menjelang weekend malah makan indomie jumbo pake telor. Yang mana itu adalah salah dua penyebab muka akyu jeriwit. Huwaaaa... T_T


Kurang lebih mukanya langsung kaya gitu dah. Cek di yutup aja yak. Insyaallah bakal ada videonya juga.

Ya sudah, mulai dari awal lagi dah basmi jerawatnya. Bismillah ya. Mulai lagi pake facial cleanser, toner, cream, and acne spot Pyunkangyul.

Detail isi



Semuanya cair, no scrub, gentle banget. Kaga berbau tajam. Tapi ampuh banget khasiatnya.

Sebenernya dengan kemasan sachet ini jadi gampang di bawa kemana-mana. Tapi toner-nya jadi gampang tumpeh-tumpeh. Makanya itu juga kagak difoto. Sayang cin. Produk bagus tapi terbuang sia-sia itu sayang banget. Hehe.

Penggunaan

Kalo Hani pribadi sih, penerapannya itu facial cleanser - micellar water - bilas air - toner - cream - acne spot (tambah sunblock kalo keluar rumah).

Terfavorit

Semuanya favorit, apalagi facial cleanser dan maskernya. Walaupun rempong banget dipake maskernya.

Untuk tonernya cuma rempong simpannya. Kesenggol tumpah. T_T

Semoga dikirimin lagi yang botolan bukan sachetan. Hihi. Aamiin.

Analisis wajah di Aplikasi Troveskin

Selama 14 hari penggunaan Pyunkangyul Acne Series, Hani juga harus memantau keadaan kulit Hani melalui Aplikasi Troveskin.

Hani beberapa kali ke lewat sih, dua atau tiga kali gitu. Tapi diusahakan banget tiap hari cek.



Dari cuplikan hasil analisis dan pantauan muka Hani, bisa dilihat walaupun ada jerawat, muka Hani masih berkondisi baik. Alhamdulillah.

Selain tau nilai kulit wajah kita, aplikasi Troveskin juga bisa nebak umur wajah kita. Dan paling seneng kalo umur yang di tebak jauh lebih muda daripada umur asli. Alhamdulillah ya awet muda. Haha.

Di aplikasi ini juga dapat poin-poin gitu. Tapi Hani belum di kumpulin secara serius sih poinnya. Tapi diusahain tetep cek kondisi wajah walaupun udah kelar 14 hari di wajibkan.

Lumayan sih buat seru-seruan. Belum tau juga kan kalo cek dokter kemana, berapa biayanya. Jadi yang ada dulu aja manfaatin. Hehe.

Dan menurut Hani, aplikasi petawatan kulit all in one ini belum ada kompetitornya. Jadi, masih ini aja yang canggih bisa cek kondisi wajah kita hanya dengan selfi. Langsung unduh deh di playstore.

Oia, saran Hani kalo cek mukanya kondisi bersih no makeup, no apapun yang nutupin kulit. Jadi bener-bener yang ke foto ya wajahnya. Biar lebih akurat. Di pas-in juga posisi mata sama bibirnya.

Hasil

Bisa dilihat dah muka Hani kaya gimana. Jerawat alhamdulillah bye. Bekasnya yang tidak diharapkan pun perlahan secara pasti hilang dan tekstur muka jauh lebih baik. Walaupun tentunya gak instan hasilnya. Tapi secara keseluruhan Hani suka produknya. Buat menghilangkan jerawat lumayan ampuh, recommended to try.


Detailnya bisa dikepoin di yutup Hani yak.


Salam,

Hani, yang bismillah muka tanpa jerawat. Aamiin.

#troveskinxpyunkangyul

Kamis, 08 November 2018

[Review] Raiku Skincare, Produk Brightening asli Indonesia

Hulalalahula…


Gengs, kalo kalian di umur 20an, bakal milih skincare brightening atau anti aging series?

Mungkin kalo diumur 30an mah mending anti aging sih ya. Udah keharusan banget, biar awet muda selalu.

Tapi kalo masih 20an bingung kan? Karena butuh dua-duanya. Walaupun temen Hani bilang, Hani mah kaga butuh brightening series lagi. Apa yang mau diputihin katanya? Mau jadi transparan? Tapi bagi Hani brightening series tetap penting, biar bekas jerawat pada bye.

Mana wat? Mungkin begitu kali anak zaman now kalo mau ngeledekin mah. Haha. Ya memang mesti di momen yang pas buat nemuin foto Hani dengan jerawat atau bekasnya. Kalo ketemu langsung juga kadang keliatan kadang kaga, tergantung kondisi hari itu. Semua bisa ilang dan muncul kalo lagi kurang fit, kurang tidur atau salah salah makan. Magic!

Memilih Produk Brightening Raiku

Akhirnya setelah bergelut dalam diri mau pilih yang mana, Hani pun memilih brightening seriesnya. Karena Hani pikir Hani masih cukup muda. Alasan yang bagus nak. Huhahahaha.

Packaging


Simpel sih menurut Hani, kaya cat air. Terus warnanya cewe gitu, iya gak? Hehe.

Pouchnya yang bikin gemas sih dan gitu-gitu pouchnya bisa nampung semua produk series itu loh. Kantong ajaib banget.

Kesan Pertama Pemakaian

Pertama pakai itu kalo gak salah, sabun mukanya (cleansing foam) dulu baru yang lainnya. Kirain di sabun mukanya bakal ada scrub, namanya juga brightening kan ya. Eh, ternyata gentle. Gak bikin kering. Kayanya emang tren sabun muka gentle emang lagi hips dah. Dengan kandungan ekstrak beras, pas banget, Hani emang beberapa bulan terakhir pake masker beras handmade buatan nyokap. Jadi, udah tau lah kandungan beras bakal aman-aman aja di wajah Hani.

Terus nyoba cleansing cream-nya. Bagi yang sehari-hari no makeup kaya Hani, ini cukmey dah. Bisa di bilang semua produknya ini merawat dengan gentle, alon-alon asal kelakon. Gak berasa lagi dirawat, perlahan tapi pasti bekas jerawat memudar. Alhamdulillah.



Kalau yang instan malah serem kan ya, bebs?

Urutan Pemakaian

Btw, seharusnya kalau sesuai urutan mah seperti ini ya:
1. Cleansing cream
2. Cleansing foam
3. Brightening toner
4. Brightening serum
5. Brightening serum
6. Brightening morning/night cream

Tapi karena Hani jajalnya sesuai kebutuhan Hani, jadi random pilih yang mana dulu dicoba. Baru setelah beberapa hari di coba secara bebarengan serangkaiannya.

Favorit

Sebenernya semua mah bikin luf. Tapi yang paling kecintaan itu serumnya. Kaga tau kenapa itu enak dipake dan paling cucok cin.

Kalau mau beli

Kalian bisa beli di instagramnya ya. Di situ ada link youtube dan fbnya.



Btw, makasih ya Beautygoers atas kerjasama Beauty Goers X Raiku Beauty. Semoga bisa bekerjasama lagi dilain waktu. Aamiin.

Sekian dulu review-nya. Palingan kalo ada update-an kecanggihannya, Hani bahas di instagram. Hehe.

Salam,


Hani, yang semakin cukmey jadi beauty blogger. Para suhu mohon bimbingannya. Hihi.

Minggu, 28 Oktober 2018

Fair & Lovely 2in1 Powder Cream, Cerah 14 Jam?

Hulalalahula…

Semenjak kaga akur sama bebedakan. Jadi jarang make bb dan bedak, baik bedak padat maupun tabur. Walaupun pengen dandanan juga, tapi muka tetep natural aja pake sunblock dan skincare semprot-semprot.

Padahal pengen pake bedak biar keliatan lebih matte. Muka Hani agak cenderung berminyak kalo di outdoor. Walaupun mesti berterima kasih dengan trend muka glowing, jadinya bisa terlihat kekinian. Haha. Tapi kan yang kaga ngerti, ngeliatnya berminyak.

Nah, pas banget dapat kiriman Fair & Lovely 2in1 Powder Cream dari yuk cobain. Dari namanya udah bisa ketebak sih ini agak gimana, cream tapi ada bubuk powdernya. Haha. Sotoy emang anaknya.

Jadi pengen nyobain kan, karena ini kaga 100% bedak banget. Cuma ada kandungan bedaknya. Plus ada vitaminnya lagi. Mayan kan?

Hani dapat 2 ukuran, yang reguler dan large. Duh udah kaya makanan aje penyebutannya. Hehe. Pokoke yang gede dan kecil lah gitu.



Di cobain lah yang kecil dulu. Karena ini ada kandungan bedak, Hani pakenya pagi hari. Eh, iya kan ya bener? Ini mah share dari pengalaman pribadi aja ya sis.

Pakainya dimasukin ke skincare rutin pagi. Alhamdulillah kaga bikin break out atau gimana, kalo jerawat satu dua mah, ya udah lah itu mah.



Beberapa hari pake, gak terlalu engeh. Karena tiap hari ada aja ya. Nah, pas weekend kok berasa lebih matte ya muka akyu. Jadi seneng akutu. 😍

Kalo brightening kerasa dikit aja, Hani liat dari pudarnya bekas jerawat aja. Soalnya emang itu yang pengen di ilangin.

Kalo ketahanan, karena Hani doyan basahin muka dan kalo di indoor ac  gitu, mukanya kaga berminyak jadi kurang keliatan ngefek atau kaga. Tapi kayanya walaupun kaga beneran 14 jam, ini mayan kok.



Overall, lumayan buat di coba. Sok dah di coba. Udah ada di toko-toko terdekat.

Salam,

Hani, yang shining like diamond. Haha. Naon sihhh.

Senin, 20 Agustus 2018

Skincare Sandarajiwa Nantangin Bareface? Sanggup?

Hulalalahula…



Munkin masih asing skincare ini, Hani tau ini aja dari salah satu influencer. Doi promosinya meyakinkan abeeezzz... Ya sudah, kepoin lah ig nya di @sandarajiwa. Sayangnya minim keterangan. Tapi testinya banyak. Kan makin kepengen make juga. Apalagi liat komen di salah satu channel yutup beauty blogger, di saranin juga pake ini.

Terus slogannya, bikin suka banget lagi.


We don't sell any whitening products or any racism beauty pageants things.

Jadi, emang dari awal produk ini bukan ngasih janji manis buat putih. Tapi kulit kalian bisa jauh lebih sehat dari sekarang. Mantapz kaga tuh?

Setelah nanya secara singkat dan padat, akhirnya Hani memutuskan memilih resep A+.









Pas nyampe rumah langsung suka banget, karena sistem semprot gitu. Higenis. Karena Hani meminimalisir pake tangan. Males aja. Kaya kurang yakin ini bersih atau kaga ya. Haha.

Tapi pertamanya bingung, urutan cara pakenya gimana?!

Kata admin sandarajiwa sih, abis cuci muka, toner, serum pagi/malem, terus tonic nya. Baru dah bisa tambah suncreen kalo perlu. Selebihnya kaga usah. Karena serum udah all in mosturizer. Tapi kalo Hani kaga nurut sih. 🙈

Kalo pagi buat pergi atau kerja: cuci muka, bersihin muka lagi pake micellar water, toner, serum, tonic, bioderma buat ngilangin bekas jerawat, suncream.


Kalo pagi selain kerja: sama kaya di atas, cuma keseringan di double toner, toner sandarajiwa+toner cuka apel. Sama di kasih day cream tambahan lagi. Biar makin kerasa lembab aja. Berminyak bodo amat dah. Haha. Soalnya kalo lagi kerja atau pergi emang pake gitu doang, biar kaga minyakan. Natural sehat gitu hasilnya, kaga keliatan kering atau berminyak. Syukaaa...

Kalo malem: kurang lebih sama. Cuma serumnya di double bubble serum momeii. Terus pake night cream. Pake tea tree buat membasmi jerawat juga. Kadang kalo rajin nunggu, di lapisin pake natrep plus kapas full serum d muka semaleman. Rame dah. Kalah dah korean step. Ini suka-suka step. Haha. Saking mau segera muka cantik natural kembali, bebas jerawat dan bekasnya. Semoga segera terwujud ya, muka cantik natural Hani nya. Aamiin.



Ini produknya beneran bikin falling in love. Kaga bikin berminyak. Teksturnya air, gampang nyerap, walaupun baunya sangat alami sekali alias baunya kurang wangi. But it's oke, karena banyak kelebihan lain, tinggal semprot-semprot, beres. Kadang sehari lebih dari sekali semprotnya, kalo ngerasa kurang lembab, semprot maning. Suka-suka ue pokoke. Hehe.

Oia, kulit aku tipe positif berjerawat tapi kadang kering sampe ngelupas, kadang tambang minyak. Entah ini katagori kulit apa. Tapi alhamdulillah cukmey sih sandarajiwa di kulit Hani. Gak bikin makin minyakan. Kayanya kulit begini cocok sama tekstur air dah. Semoga ya makin cepet cantik natural. Aamiin.

Terus jadi bikin pede bareface gak?

Pede gak pede, mesti pede. Sebenernya jarang bet Hani ke kantor pake make up. Hampir tiap hari bareface kecuali momen penting atau ada perlu baru make up-an. Paling cuma pake lipstikan doang.

Kalo aku pede, kalo kamu?


Btw kalo mau nonton videonya, cekidot disini.


Salam,


Hani, yang pengen cantik natural no make up.


Senin, 23 Juli 2018

Lipstik Mustika Ratu Beauty Queen Series, bikin Cantik!

Hulalalahula…

Kalau ngomongin lipstik, jadi inget dulu waktu bocah kalau pakai lipstik buat acara nari 17an, bawaannya kaga mau mingkem. Tapi pas SD kelas 6 (kalau gak salah) beli lipbalm biar lembab. Walaupun cuma di icip-icip doang dan berakhir di buang begitu saja.


Terus pakai lipgloss pas kuliah. Pengen aja. Nah, perdana punya lipstik, gara-gara di kasih temen. Doi beli warna pink super cerah ngejreng, tapi gak pede pakainya. Karena Hani mah pede aja, ya di pake aja. Itu pun udah pengen sidang. Telat banget ya? Di saat anak zaman sekarang mah, dari SD juga udah pakai lipstik buat ke sekolah atau minimarket depan rumah. Haha.


Semenjak itu, mulai dah sering pakai lipstik. Ya, lipstik yang di kasih temen itu. Hihi. Awet banget. Sampai setahun kali, baru beli lipstik sendiri. Padahal di pakai sering banget. Biasa. Sok-sok-an jadi wanita karir zaman now. Jadi, bibir berwarna itu kayanya wajib bener.


Perdana beli lipstik sendiri, maunya warna pink soft atau merah ala-ala Taylor Swift gitu. Tapi karena waktu itu, lipstik merah identik sama abege-abege yang warna muka sama lehernya beda parah. Jadinya, ogah beli warna merah. Beli warna pink yang nude gitu maunya. Eh, malah salah beli. Belinya warna cenderung ke orange. Alhamdulillah-nya cocok. Dan itu jadi warna favorit paling aman buat di pakai sehari-hari. Walaupun tetep akhirnya punya lipstik warna merah dan pink. Pink karena dapet gratisan dari belanja lebih dari beberapa ratus ribu. Kalau yang merah, karena kepengen banget. Udeh deh, bodo amat pake warna merah cetar ulala yang penting warna kulitnya kaga belang-belang. Haha.


***


Pas awal-awal kerja, biasa sok sibuk gitu dan ikutan meeting pulaNah, biar makin percaya diri dan berpenampilan lebih menarik, make up-an lah Hani-nya. Apalagi lipstik, itu paling wajib.


Tapi sayangnya, entah karena apa, mengalami masa-masa jerawatan setahun kemudian. Hiks. Sedih aku tuh. Mungkin ini akibat belum tahu cara yang benar merawat kulit, terkena polusi dan radikal bebas yang berpotensi memicu kulit jadi tak semulus biasanya. (T_T)


***


Kalau boleh jujur sampai sekarang belum segitunya aware sama bahan-bahan dasar make up atau skincare. Di coba aja dulu. Kalau cocok lanjut, kalau tidak ya stop. Percaya aja dah pokoknya. Kadang kan sama orang lain cocok, pas di pakai kita malah aneh hasilnya, atau sebaliknya.


Tapi kalau merk yang udah terkenal macam Mustika RatuUdah terjamin lah ya dalam menjaga kecantikan kulit para wanita Indonesia. Apalagi series barunya, Beauty Queen Series yang berbahan dasar Moringa Seed Extract atau Ekstrak Biji Kelor.


Kerennya, ini line make up pertama di dunia yang mengkombinasikan khasiat tanaman ajaib tersebut ke dalam make up.


Emang faedahnya Biji Kelor ini apa seeehhh? Skin care benefit-nya apa gitcuh?


Kita bisa mempercantik dan merawat keremajaan kulit wajah. Karena mendapatkan Multi Protection Factor yang ada pada Moringa Seed Extract, Vitamin E, dan Minyak Zaitun di range make up Mustika Ratu Beauty Queen series seperti Foundation, Metallic Matte Lip Cream, Eye Shadow & Blush On, dan banyak lainnya.


Cetar kaga tuh?


Pantesan! Pas pakai lipstiknya, lembut parah. Ngeblend di bibir. Wanginya enak lagi. Hani beli  yang Bold & Nourishing Lipstick Nomor 09 Stunning Sepia. Warnanya agak orange pink gitu. Favorita!







Tapi sayangnya, series ini masih langka, belum sebanyak series lainnya. Eh, tapi kan namanya lipstik lovers, makin langka makin pengen nyari. Prestisiusnya beda gitu. Hihi.

Setelah rariweuh mau punya, tapi pada abis di mana-mana, Hani akhirnya dapet juga di salah satu drugstore. Padahal mah beli aja di http://mustikaratushop.com/. Lengkap cin. zzz. Gimana sehhh telat taunya. hehe.

***

Ditantanginnya bikin Ramadhan make up look sih. Tapi entah ini sudah Glam/Glowing atau belum. Yang penting ini bikin tampilan Hani makin beauty like a queen kan? Hihi.

Karena Hani nggak biasa pakai bedak lapis-lapis dan ngeri jerawatan. Jadi, Hani cuma nyoba lipstiknya doang. Hani pakainya bukan cuma buat bibir, tapi dipakai buat blush on, and eyeshadow jugaKeliatan ngga?


       




    Penilaian Hani buat Lipstik Mustika Ratu Beauty Queen Series ini: 4/5

    Packaging: ok
    Harga: ok. Rp 50.900 (waktu Hani beli. Sepertinya ini diskon sih. Hehe)
    Ketika di pakai buat bibir: wangi, gak bikin kering, langsung nyatu ke bibir, gak lengket. Sayangnya agak memudar selesai makan.
    Ketika di pakai sebagai eyeshadow: awet sampe sore dong, padahal udah di pakai wudhu berapa kali. Syukaaa!
    Ketika di pakai sebagai blush on: enak karena warnanya langsung muncul. Jadi kaya bersemu-semu gitchu akoohnya. 

    Overall: Hani approved. Hoho.


    Betewe, cek youtube Hani juga ya. ;D

    Salam,



    Hani, lipstik lovers.