nisaahani: Mei 2019

Rabu, 29 Mei 2019

Veet Hair Removal Cream, Menghilangkan Bulu Tanpa Rasa Sakit

Hai, saya mau kasih tau sedikit rahasia nih. Saya kasih tau karena banyak yang kepo dengan bodycare saya. Termasuk bagaimana tetap halus dan bersih, bebas bulu. Saya  cuma pakaiii... *drum troll* Veet Hair Removal Cream. Biar bebas bulu tanpa sakit, bye bulu-bulu di badan. Hehe.


Packaging

Saya jabarin dari perkenalan dulu yak. First, untuk packaging-nya, Veet Hair Removal Cream seperti foto yang saya berikan ini. Simpel, tidak neko-neko, berbentuk tube dengan lubang yang pas, dan di dalamnya sudah ada spatula-nya. Jadi memudahkan pemakaian.

Di packaging-nya juga terdapat keterangan penggunaan, beberapa anjuran pakai, dan tanggal expired-nya.




Varian/Jenis 
Veet Hair Removal Cream mempunyai 2 ukuran, yaitu ukuran 25 gr dan 60 gr. Dengan 3 varian, disesuaikan tipe kulit. Warna biru untuk tipe kulit sensitif, hijau untuk kulit kering, dan pink untuk kulit normal.

Isi
Untuk kotak packaging dan yang didapatkansetau saya semua sama saja. Cuma berbeda warna dan bahan cream-nya.

Kemudian untuk isinya, Veet Hair Removal Cream ini berbau seperti obat, berbentuk cream dan semuanya berwarna putih, apapun varian-nya setau saya. Tapi dengan kandungan yang berbeda. Seperti, jika untuk kulit sensitif, bahan yang digunakan adalah aloe vera dan bit E. Kulit normal, menggunakan bahan lotus milk dan jasmine. Sedangkan kulit kering menggunakan bahan shea butter dan lily.


Saya pilih Veet Hair Removal Cream warna biru
Sebenernya veet bukan sesuatu yang baru buat saya. Sejak tahun terakhir kuliah, di masa-masa saya aware dan mulai super tertarik dengan dunia kecantikan, saya sudah mulai menggunakannya. Karena penasaran. Haha.

Sejak itu saya sudah memilih khusus kulit sensitif. Karena di minimarket yang saya kunjungi tidak ada tester-nya. Jadi, amannya saya pilih yang khusus kulit sensitif. Biar lebih nyaman saja di kulit saya.

Kalau kalian, pilih varian yang paling cocok buat kalian ya. Tes reaksi ke kulit kalian selama 24 jam untuk menemukan pilihan yang paling cocok. Jika tidak ada efek samping, berarti bisa diteruskan. Tapi jika selama pemakaian terjadi perih/pedih, segera basuh dengan air dan hubungi dokter jika ada reaksi mencurigkan.

Nah, jika kalau belum tau mana yang cocok, bisa meniru cara saya. Hehe.

Veet hair removal cream vs pencukur bulu konvesional
Awalnya karena penasaran dan ngerasa unik. Eh, malah ketagihan. Haha. Karena menurut saya ini cara bebas bulu yang bisa dilakukan sendiri di rumah, mudah, dan tanpa ada rasa sakit. Jadi makin pede tanpa rasa sakit. #BeAConfidentYou 

Untuk hasilnya pun menurut saya, lebih bersih total, tidak bikin kulit kering, dan bebas bulu lebih lama. Jadi bisa banget dipakai 40 hari sekali atau lebih.

Cara pakai
1. Oleskan Veet dengan spatula secara tebal dan merata.
2. Tunggu selama 5 menit dan tidak boleh lebih dari 10 menit.
3. Bersihkan krim dan bulu menggunakan spatula, lalu bilas dengan air, dan keringkan.

(Agak kurang tebal sih ini. Tapi tetap optimal juga kok menghilangkan bulu-nya. Karena bulu tangan saya hanya bulu-bulu halus)

Aturan pakai
Biasakan untuk hasil yang optimal, gunakan sesuai aturan pakai ya, gengs. Begitu pula ketika menggunakan Veet Hair Removal Cream ini.

Berikut ini aturan pakai yang mesti kalian ikuti:
1. Bisa digunakan untuk kaki, tangan, ketiak, dan dari garis paha atas.
2. Tidak cocok untuk digunakan di kepala, wajah, mata, hidung, telinga, perianal genital, vena varikosa, kulit yang sedang terluka, kulit yang iritasi, atau kulit yang bereaksi terhadap krim penghilang bulu.
3. Selalu tunggu minimal 72 jam untuk pemakaian berikutnya.
4. Tunggu 24 jam sebelum menggunakan deodorant, produk berparfurm, berenang atau berjemur.
5. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
6. Jangan ditelan.
7. Hindari kontak dengan mata, segera cuci dengan air jika terkena mata.

Bagaimana sudah tertarik? Cus langsung ke minimarket atau apotek terdekat, beli segera untuk bye bye bulu yang lebih nyaman. Atau biar lebih mudah, kalian bisa beli di tokopedia.

For more info, kalian bisa cek di www.veet.co.id atau follow sosmed veet Indonesia dan ikuti keseruannya.
FB: https://www.facebook.com/veet.id
Twitter: https://twitter.com/veet_id
IG: @veetindonesia

Sepertinya itu saja ratjun kali ini. Semoga bisa membantu kalian menghilangkan bulu-bulu yang tidak diinginkan. See u in my next stories.

Salam,


Hani, yang nggak suka sakit.

Review Klinik Kusuma Modern Land Tangerang, Facial Blue Light Treatment


Hai, tanggal 23 Mei 2019, saya ke Kusuma Beauty Clinic yang ada di Modern Land Tangerang, untuk treatment Facial Blue Light yang berfungsi untuk pengencangan/brightening/menghilangkan acne.

Klinik yang sudah berdiri sejak 20 tahun lalu ini sudah banyak di beberapa lokasi. Setau saya, selain di Modern Land Tangerang, Klinik Kusuma ada juga di Puri Indah dan Pondok Indah. Tapi saya memilih mendatangi yang dekat rumah saja. Hehe.

Saya janjian treatment jam 11 pagi dan sudah ada beberapa orang yang antri. Alhamdulillah saya janjian dulu, jadi lebih di dahulukan. Saran saya, jika kalian mau treatment ke sini, booking terlebih dahulu. Biar tidak perlu antri lama-lama.

Setelah selesai di bagian resepsionis, saya pun masuk ke ruangan treatment-nya. Ternyata ruangannya luas, tapi rame-rame gitu. Berjejeran tanpa sekat. Mungkin ke depannya, Klinik Kusuma bisa mempertimbangkan adanya sekat macam rumah sakit gitu atau ramean tanpa sekat tak apa, tapi ruangan cewek cowoknya dipisah, biar lebih private. Walaupun begitu, ruangannya enak kok, dingin, sprei dan handuknya bersih.



Seperti biasa, jika kita treatment di klinik, muka dibersihkan terlebih dahulu agar lebih optimal hasil treatment-nya. Saran saya sih, lebih baik tidak menggunakan riasan jika treatment. Tapi saya menggunakan makeup mata sama lipstik sih. Lagi pengen dandan aja. :p

Kemudian dibersihkan mukanya, saya ke ruangan lain untuk menerima treatment blue light. Tentunya ditutup matanya. Selama kurang lebih setengah jam saya diberi blue light. Selama itu pula, saya ketiduran. Haha. Ya gimana dong, ruanganya nyaman banget, dingin, bersih, sendirian pula, tenang jadinya, terapisnya pun tidak menemani ketika diberi blue light.




Lalu, saya kembali lagi ke ruangan yang pertama tadi untuk mendapat treatment selanjutnya, yaitu Dermaclean. Untuk step kali ini, dokternya langsung yang menangani.

Ketika di Dermaclean, muka saya diberi cairan yang bikin perih dan panas. Tapi alhamdulillahnya, terapis memberi saya kipas. Jadi ada sejuk-sejuknya gitu.

Selama kurang lebih setengah jam saya menunggu cairan Dermaclean-nya meresap ke muka saya dan saya pun ketiduran lagi. Haha. Maklum kalo lagi treatment, hawanya tuh ngantuk aja. Apalagi kan kita merem ya, jadinya memicu untuk ketiduran. Agak sedikit alasan sih ini. :D



Setelah itu, muka saya dibersihkan, lalu diberi sheet mask collagen selama kurang lebih 15 menit. Alhamdulillah lumayan bikin calm down.



Selesai deh rangkaian treatment Facial Blue Light-nya. Alhamdulillah tanpa dipencet-pencet. Karena katanya, jerawat saya lagi meradang, jadi tidak bisa disentuh-sentuh.

Saya pun siap-siap ke luar ruangan untuk mendapatkan cream pagi dan malamnya, setelah minta di olesi cream pagi dan suncreen.


Cream pagi dan malam ini diberikan sesuai anjuran dokter ya. Walaupun saya tidak sempat konsultasi lama dengan dokternya, karena antri. Tapi ketika Dermaclean, saya berbincang-bincang cukup dengan dokternya. Terus ada arahan setelah treatment dan penggunaan cream-nya. Jadi, insyaallah efek setelahnya lebih optimal.



Dokternya bilang, setelah Facial Blue Light treatment, akan mengelupasi sel kulit mati. Tapi jangan dikupas secara paksa. Biarin aja, mengelupas dan hilang sendiri bekasnya. Terus pakai cream-nya tipis-tipis saja biar lebih meresap ke kulit dan jangan menggunakan makeup tebal terlebih dahulu.

Sudah deh. Selesai treatment-nya.

Hasil Facial Blue Light Treatment di Klinik Kusuma Modern Land Tangerang

H+Beberapa jam
Pulangnya, muka saya kerasa kenceng banget, super ketarik. Jerawat mulai mendadakan akan menghilang. Tidak sampai malam pun sepertinya jerawat saya banyak yang hilang. Benar-benar (kurang lebih) 1.5 jam yang worth it banget. 

H+1
Besoknya, muka saya mulai menandakan pengelupasan terutama sekitar mulut dan tetap tertarik gitu. Serta saya hanya menggunakan cream dari Klinik Kusuma dan tidak menggunakan skin care lain apapun. Tapi tetap double cleansing.

H+2
Makin banyak yang muncul ngelupasnya. Tapi muka berasa tidak ada pori-porinya gitu, alus parah. Untuk hari kedua saya masih hanya menggunakan cream dari dokter.

H+3
Sudah mulai ditambah penggunaan skin care lainnya. Lalu, menggunakan minyak zaitun buat ngebersihin muka. Eh, jadi ketagihan ngegosok muka. Karena kulit matinya pada ke angkat. Halus banget muka saya jadinya, tapi perih. Duh, tangan. Ini jangan ditiru ya.

H++ (sekarang)
Alhamdulillah sudah tidak mengelupas dan...
Acne: banyak banget yang langsung hilang tak bersisa, tinggal beberapa lagi yang masih nyisa itu pun kebanyakan jerawat baru di jidat karena tidurnya kurang. Biasanya jerawat di jidat, asal tidurnya kembali cukup, akan segera hilang.

BrighteningFacil Blue Light Klinik Kusuma di saya, tidak menghasilkan putih yang bikin serem yang muka sama leher beda warna gitu. Bukaaannn... Tapi mengembalikan ke warna kulit asli saya. Jadi bersih lah gitu. Bekas jerawat juga alhamdulillah banyak yang memudar.

Pengencangan: Untuk saat ini, muka saya sudah tidak terlalu tertarik kencang banget. Tapi memang kerasa lebih sehat dan kenyal, beberapa garis halus di muka banyak yang hilang. Alhamdulillah.

Terima kasih Kliik Kusuma yang telah membantu saya dan banyak perempuan Indonesia merawat kecantikan dan menjadikan kulit yang sehat. Saya jadi makin pede, merasa cantik dan nyaman dengan dirinya sendiri, dengan kondisi kulit muka yang semakin sehat. Bismillah saya jadi bisa memberikan lebih banyak energi positif, baik untuk diri sendiri dan orang-orang di sekitar.

Karena penting banget seorang perempuan percaya diri, nyaman, dan selalu merasa cantik dengan dirinya sendiri. Jadinya, aura cantiknya bisa semakin terpancar, semakin nyaman dan percaya diri melakukan banyak hal, serta bisa memberikan banyak energi positif untuk diri sendiri dan sekitar. Karena biasanya kalau udah cantik, bawaannya makin pengen berbuat baik muluk. Biar makin kelihatan cantik. Haha.

Kalian setelah baca ini jadi tertarik juga ke Klinik Kusuma Modern Land?



Kalian bisa langsung cus ke alamat: Jl. Hartono Raya No.35, Klp. Indah, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15117.



Jam bukanya: 09.00-20.00



Untuk praktek dokternya: Senin sampai Sabtu ada dari jam 11.00-20.00. Tinggal sesuaikan saja dengan siapa hendak konsultasi.



Jadi pengen treatment juga kan? Datang aja segera ke Klinik Kusuma Modern Land, minta treatment Facial Blue Light untuk hasil seperti saya. Biar Idul Fitri semakin cantik paripurna. Karena hasilnya jadi cukmey, kliniknya luas dan nyaman, parkirannya juga luas. Mantap... Hehe.

Salam,


Hani, yang semakin glowing bye bye acne.

Fiory Face Mask: Membuat Cantik Natural di Hari Idul Fitri

Hai, kali ini saya mau membahas tentang masker. Sebenernya pengennya sih di upload di youtube. Tapi di ceritain di blog dulu deh. Hehe.

Masker yang saya mau bahas kali ini ada masker organik, dari Fiory. Ada 6 jenis masker yang berbeda, disesuaikan dengan kondisi kulit dan goals kita apa.



Menurut saya, maskernya ini jenisnya lengkap banget. Bisa untuk jerawat yang meradang sampai untuk glowing. Oke deh, cekidots.

Fiory Face Mask Turmeric
Sudah tau kan arti turmeric itu apa? Yap, kunyitbebs. Kalau kalian searching di gugel, bakal ketauan bahwa kunyit merupakan salah satu bahan yang bagus untuk jerawat, apalagi jerawat meradang.



Nah, ini manfaatnya Fiory Organic Face Mask Turmeric:
1. Mengobati jerawat meradang
2. Mengeringkan jerawat
3. Mengontrol produksi minyak berlebih
4. Mengangkat sel kulit mati
5. Menghaluskan kulit
6. Mencerahkan kulit wajah
7. Menutrisi kulit wajah

Fiory Face Mask Green Tea
Jika turmeric bagus untuk jerawat meradang, menurut saya, green tea bagus untuk jerawat skala ringan. Jerawat kecil-kecil gitu, bukan jerawat yang lagi meradang. Biar jerawatnya kalem, adem, lalu perlahan hilang. Hehe.



Manfaat Fiory Organic Face Mask:
1. Meredakan jerawat
2. Mengurangi produksi minyak berlebih
3. Menghilangkan jerawat
4. Mencegah jerawat muncul kembali
5. Mengangkat sel kulit mati
6. Mencerahkan wajah
7. Melembabkan dan menghaluskan kulit wajah

Fiory Face Mask Coffee
Sebenernya, saya pernah coba pakai masker dari ampas kopi. Beneran ampas kopi, abis ngopi dan hasilnya bagus buat muka. Tapi sayangnya bikin muka saya jadi eksotis sampai besoknya. Haha. Makanya itu, saya yakin, pasti jika kopi jadi masker muka akan bagus. Tinggal gimana kita mengelolanya.



Dan bener banget kan Fiory punya masker jenis kopi yang bisa bermanfaat untuk:
1. Menghilangkan noda bekas jerawat
2. Membersihkan dan mengurangi komedo hitam
3. Mengangkat sel kulit mati
4. Mencerahkan kulit wajah
5. Menutrisi kulit wajah
6. Menghaluskan kulit

Fiory Face Mask Chocolate
Cokelat mah enaknya dimakan ya. Hehe. Tapi cokelat itu emang enak buat perawatan apa aja sih. Kalau kita hair mask pakai cokelat, enak. Maskeran juga enak. Selain karena wanginya yang bikin laper. *eh. Cokelat pada Fiory Face Mask Chocolate juga punya manfaat:
1. Mencerahkan kulit kusam
2. Mengecilkan pori-pori
3. Mengurangi noda hitam di wajah
4. Mencegah penuan dini
5. Mengangkat sel kulit mati
6. Melembabkan wajah dan menutrisi kulit
7. Mengencangkan dan menghaluskan kulit wajah



Fiory Face Mask Charcoal
Beberapa tahun terakhir penggunaan arang buat treatment memang semakin banyak, salah satunya buat masker. Karena segitu bagusnya sih buat muka. Bisa untuk...
1. Menarik debu dan polusi
2. Membersihkan hingga ke dalam pori
3. Mengurangi produksi minyak berlebih
4. Mengangkat sel kulit mati
5. Mencerahkan kulit wajah
6. Menutrisi kulit wajah



Fiory Face Mask BeetRoot
Ini bahan yang baru menurut saya. Buahnya saja saya baru familiar akhir-akhir ini, eh Fiory sudah ada maskernya. Terdepan sekali. Hehe. Dan ternyata, beetroot bagus loh buat aneka makanan, bahkan bisa jadi menu diet.



Sedangkan, di masker Fiory, beetroot bisa untuk...
1. Membuat wajah menjadi lebih glowing dan bercahaya
2. Mencerahkan wajah
3. Mengurangi noda hitam
4. Mengangkat sel kulit mati
5. Menghaluskan kulit
6. Mencerahkan kulit wajah
7. Menutrisi kulit wajah

Manfaatnya Fiory Face Mask rata-rata memang untuk menutrisi, brightening, dan menghaluskan, tinggal kalian sesuaikan lagi butuh hasil yang apa.

Sedangkan untuk cara pemakaiannya semua sama. Yaitu:
1. Pastikan wajah sudah bersih
2. Campurkan bubuk dengan air secukupnya
3. Aduk hingga berbentuk pasta
4. Oleskan ke muka dan leher selama 10-15 menit (hindari mata dan mulut)
5. Bilas dengan air
6. Untuk hasil yang optimal, gunakan seminggu 2-3 kali

Keterangan Fiory Face Mask:
1. Ukuran netto 15 gr
2. Satu sachet bisa untuk 3-4x pakai
3. Harganya tidak sampai 10ribu
4. Bisa untuk ibu menyusui
5. Asalnya dari Bekasi

Bisa di bilang, Fiory Face Mask ini bukan masker yang instan banget hasilnya jika saya pakai. Sekali pakai, yang saya rasa jerawat anteng, lebih segar, dan bersih saja. Untuk brightening-nya belum terasa. Tapi, ketika saya mulai rutin pemakaiannya, baru terasa ada perubahannya. Masker ini tipe perlahan tapi pasti gitchu deh.

Untuk butiran maskernya, cukup halus. Jadi ketika saya tidak sengaja menggosok muka yang ada jerawatnya ketika sedang membilas, tidak menambah radang. Cukup nyaman digunakan.

Makasih banget Beauty Secret Squad sudah ngenalin sama masker yang berguna banget buat sehari-hari. Kalian mesti coba juga deh. Murah pula kan. Lumayan kan Idul Fitri makin glowing. Hihi.

For more info, bisa cek di instagramnya @fiory.mask atau @lazetta.id . Kalian bisa juga beli di shopee atau dm instagram @fiory.mask . Kalau kalian tertarik, bisa juga jadi reseller-nya.

Kurang lebih itu sih yang bisa di share. Kalau ada update-an terbaru, kemungkinan akan saya update di instastory. See u.

Salam,


Hani, yang mukanya semakin bebas jerawat, putih, dan bersih. Aamiin.

Jumat, 24 Mei 2019

Kendalikan Tekanan Darahmu dengan CERDIK


Pada tanggal 17 Mei 2019 kemarin atau dikenal sebagai Hari Hipertensi Sedunia, saya dan beberapa blogger duduk bareng untuk mendengar dan mengenal lebih dalam tentang hipertensi. 

Know Your NumberKendalikan Tekanan Darahmu dengan CERDIK

Yap, kalimat di atas adalah tema Hari Hipertensi Sedunia tahun ini. Dengan tema eye cathing, diharapkan masyarakat lebih tertarik berpartisipasi dan mendukung upaya pencegahan serta pengendalian hipertensi. 

Karena di Indonesia, Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita masyarakat Indonesia. Sampai-sampai disebut sebagai The Silent Killer. Itu predikat yang tepat sepertinya, di karenakan penyakit ini menyerang manusia tapi sering tidak terasa keluhannya, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya menyandang hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi.

Dengan narasumber yang berkompeten yaitu: dr. Lusiani, SpPD,K-KV,FINASIM (Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia), dr. Cut Putri Arianie, MHKes (Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular), dan dr. Tunggul Situmorang, Sp.PD-KGH,FINASIM (Perhimpunan Hipertensi Indonesia).

(Para narasumber)

Kita membahas cara mencegah dan mengendalikan hipertensi dengan CERDIK dan PATUH. Aseeekkk. Apaan tuh kepanjangannya?


CERDIK = Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisok, Diet seimbang, Istirahat cukup, Kelola stres.

PATUH = Periksa kesehatan secara berkala, Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat, Tetap diet sehat dan gizi seimbang, Upayakan beraktifitas fisik dengan aman, Hindari merokok, minum-minuman berakohol dan zat karsinogenik.

Itu gengs kepanjangannya CERDIK dan PATUH. Gimana, sudah dilakukan belum?

Karena memang mesti self awareness sih. Langkah simpelnya, kalian ukur tekanan darah secara rutin, jaga emosi, dan punya lifestyle yang baik nan sehat.


Tapi kalau kalian sudah tervonis terkena penyakit hipertensi, kalian mesti minum obat secara rutin, teratur ke fasyankes, minum obat dari dokter, jangan lupa minum obat dll.


Memang terkadang penderita telah merasa sehat, jadi tidak minum obat lagi. Padahal penderita mesti mengikuti anjuran dokter, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.


Terus, jika kalian mencoba datang ke pengobatan alternatif sebagai penyeimbang tidak sepenuhnya salah sih. Tapi lebih baik ke dokter ahli. Apalagi pengobatan alternatif belum semuanya terjamin ampuhnya. Nanti malah kenapa-kenapa lagi. Sudah ke dokter saja ya.


Karena, pemerintah juga selalu meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan untuk masyarakat. Seperti: membantu meningkatkan akses ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, optimalisasi sistem rujukan, peningkatan mutu layanan kesehatan, membuat layanan terpadu ptm, pemberdayaan masyarakat dalam deteksi dini dan monitoring faktor resiko hipertensi melalui posbindu ptm yang diselenggarakam di masyarakat, tempat kerja dan institusi. So, kalo kalian ngerasa belum mampu beli obat atau obatnya tidak tersedia di fasyankes, langsung lapor yak.


Karena penyakit hipertensi jika dibiarkan, organ tubuh lainnya bisa jadi target terkena penyakit. Seperti otak, mata, jantung, ginjal, dan pembuluh darah arteri perifer. Jadi rentan terkena stroke dan penyakit berbahaya lainnya.


Serem kan ya, the silent killer ini? Makanya yuk cek kesehatan kita secara rutin dan jaga lifestyle kita. Tapi kalau kalian sudah terkena penyakitnya, tetap semangat ya.


Segitu saja dulu ya share tentang hipertensi-nya. Duduuu.


Salam,


Hani, yang jadi pengen rutin olahraga.

Selasa, 21 Mei 2019

Workshop membuat konten kreatif bersama Kominfo dan Hankam | Adanya toleransi dalam kegiatan bangunin sahur, tetap akur walaupun berbeda.

Beberapa tahun terakhir, setiap sahur di komplek perumahan saya ada tradisi membangunkan masyarakat sekitar secara berkeliling.

Dengan perlengkapan seadanya dan nada sebisanya, mereka teriak-teriak membangunkan sahur serta membunyikan beberapa alat agar meriah.

Berisik? Jangan ditanya lagi. Sangat berisik dan bikin kaget jika tidak terbiasa. Tapi sangat terbantu juga, agar terbangun untuk sahur. Jadi, kita tidak bisa melarang juga.

Kita sebagai warga pun menghargai niat baik anak-anak muda dalam usaha membangunkan kita. Walaupun setelahnya akan dimintakan sumbangan.

Tapi yang mesti diapresiasi adalah para warga yang tidak melakukan puasa, tidak marah dengan keributan yang ada selama sebulan ini. Mungkin mereka terganggu tidurnya, tapi tidak berkomentar negatif dengan kegiatan tersebut.

Sederhana sih, tapi ini salah satu bentuk toleransi yang mesti dihargai. Eh, tapi bukan berarti warga yang muslim di daerah saya tidak melakukan toleransi ya.

Karena warga yang muslim di daerah sekitar saya membebaskan warga non muslim untuk melakukan ibadahnya. 

Bahkan jika mereka melakukan kegiatan keagamaan menggunakan mic yang suaranya bisa didengar sampai beberapa gang dan dilakukan hampir seharian, kita tidak masalah.

Alhamdulillah kita super rukun. Beda pandangan politik pun kita berdiskusi dengan cerdas. Tidak ada paksaan. Lingkungan yang lumayan nyaman dan bertoleransi.

Sooo, jika di sosmed, kayanya pada kaga akur kubu kanan kiri atau jika bahasannya agama. No bebs. Masih banyak masyarakat Indonesia bertoleransi dengan baik.

***

Btw, kenapa tiba-tiba saya bahas toleransi? Karena saya lagi di acara Workshop Produksi dan Diseminasi.


Jadi, di sini, selain diberi pengetahuan cara membuat konten yang baik oleh Om Wicaksono atau yang biasa dikenal Ndoro Kakung, kita juga membahas tentang Kominfo dan Hankam.

Berat banget kan? Haha. Tapi saya mengambil cerita sisi toleransi di sekitar saya saja, menggunakan bahasa saya sehari-hari yang berubah sedikit-sedikit setelah mendapat materi.

Karena kalau dengar materi Pak Dikdik Sadaka (Kepala Sub direktorat Pertananan Keamanan Dir. Infokom Polhukam IKP Kominfo), Kol Beben Nurpadillah Kabid Media Massa Deputi 7 KemenkoPulhukam, dan Yan Kurniawan dari Drone Emprit, terlalu berat. Haha. Monmaap.

Tapi walaupun begitu, acara ini mesti sering-sering diadain. Karena saya pribadi jadi tertantang dengan materi yang berat, tapi saya mesti membuat output yang sederhana.

Tulisan ini pun walaupun dibuat secara singkat selama acara, tapi saya jadi tertantang berpikir dan menulis secara cepat.

Pokoke, makasih bplus.com, Kominfo, Hankam, dan pihak lain yang terlibat.

Salam,

Hani, yang jarang menulis kilat.

Sabtu, 11 Mei 2019

Ciri Transmisi Mobil Matic Bermasalah


Mobil matic di zaman sekarang ini memiliki banyak peminatnya dibandingkan dengan mobil manual. Karena memang untuk mobil matic dianggap lebih nyaman dikendarai, selain itu juga terasa lebih enak pada berada di jalanan yang macet. Meskipun cara pengoperasiannya dapat dilakukan dengan mudah, namun jika tidak dilakukan perawatan, maka bagian transmisi cvt akan mengalami masalah.

Untuk mengetahui transmisi mobil matic bermasalah atau tidak, kalian dapat cek tanda-tanda berikut:

1.       Adanya sentakan
Sentakan pada transmisi mobil akan terasa pada saat memindahkan gigi. Sedangkan untuk mobil matic yang normal sentakan nya akan terasa lebih halus. Apabila sentakan terasa kasar, maka hal ini bisa dipastikan bahwa transmisi mobil bermasalah.

2.       Sulit Menanjak
Ketika melalui medan yang menanjak, mobil akan terasa lebih berat. Jika mobil sudah dengan gigi D1 atau gigi L namun masih tidak bisa melaju dengan kencang, maka terjadi trouble pada bagian transmisi.

3.       Tuas tidak bisa berpindah
Pada saat Anda mengoper mobil ke gigi D dan tuas tidak bisa berpindah, maka hal ini bisa jadi terjadi permasalahan pada bagian transmisi mobil matic. Gejala seperti ini dapat terjadi karena terjadi kerusakan pada switch rem.

4.       Gigi tidak berpindah
Pada saat tuas sudah di oper, transmisi yang rusak akan membuat gigi tidak dapat berpindah. Kerusakan ini dapat terjadi jika kabel penggeser lengan selektor di gearbox terputus.

5.       Muncul suara dengung
Suara dengung yang muncul ketika mobil dikendarai juga menjadi ciri bahwa transmisi mobil matic mengalami masalah. Hal ini dikarenakan transmisi mobil kurang terlumasi, sehingga menjadikan komponen-komponen mobil saling bergesekan.

Mobil memang membutuhkan perhatian dari pemiliknya agar mobil bisa dirawat dengan sebaik mungkin, selain itu pemilik mobil juga perlu memperhatikan ciri-ciri ring piston mobil bermasalah. Dengan mengenali ciri-ciri tersebut lah yang akan membantu untuk mengetahui kerusakan pada mobil sedini mungkin. Jadi amat penting bagi kita juga tahu bagaimana cara merawat mobil dengan baik ya.

Salam,


Hani, yang pengen punya mobil 10 lebih. Haha. Aamiin.

Jumat, 10 Mei 2019

Cuci Sepatu di Your Bag Spa, Mall Grand Indonesia, Jakarta

Hai, saya mendapatkan project dari Clozette Indonesia untuk mereview Shoes Cleaning Your Bag SpaHoraaayyy... Alhamdulillah. So, let's start my story, pengalaman melakukan cleaning treatment untuk sepatu di Your Bag Spa, Mall Grand Indonesia, Jakarta.

Cus...


Drop sepatu untuk cleaning treatment di Your Bag Spa GI

Tanggal 13 April 2019, saya ke Your Bag Spa Mall Grand Indonesia, yang ada di Central Dept Store UG Floor East Mall, letaknya dekat eskalator percis. Ke sana, saya membawa babies kesayangan, Converse salem yang sudah agak pudar warnanya setelah saya cuci sendiri dan flat shoe Bata berwarna pink berbahan seude/nubuck.


(Tipe anak yang mager cuci sepatu, karena sangat diusahakan ganti sepatu tiap hari dan merasa sepatunya oke-oke saja, tapi ternyata... luarnya kotor uga yak. Haha. Please don't judge me)

-------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Sebelum sepatu saya diserahkan, diminta beberapa data terlebih dahulu agar mempermudahkan transaksi. Lalu, sepatu saya sudah berpindah tangan ke tim Your Bag Spa deh untuk di bersihkan. Simpel kan? Tidak pakai lama. Tinggal bawa sepatu kalian yang ingin dibersihkan, kemudian tunggu 9-10 hari. Nanti tim Your Bag Spa akan menghubungi kita jika sepatunya sudah selesai dibersihkan.

Anyway, selain cleaning treatment ada treatment lainnya, seperti: recolour, protecting, retouch, en repair. Terus nih ya, tidak hanya sepatu, tas juga bisa mendapatkan treatment. Jadinya, kalian tinggal bawa saja babies lucuk kalian ke sini untuk di treatment sesuai kebutuhan.


Pick up sepatu setelah di cleaning treatment Your Bag Spa GI

Di karenakan, mbak penjaganya bilang, sepatu di ambil setelah di hubungi, tapi sepertinya belum ada tanda-tanda di hubungi, saya pun dm ke ig Your Bag Spa. Dan dengan ramah adminnya minta foto invoice-nya. Lalu, saya kirimkan foto invoice-nya. Tapi katanya belum selesai, karena bahan suede agak lama dari biasanya.

(Invoice transaksi saya. Total Rp 500.000,- untuk semua sepatu. Rp 300.000,- untuk sepatu bata saya yang berbahan suede dan Rp 200.000,- untuk sepatu converse saya berbahan canvas)

Waktu berlalu, tanggal 2 Mei, saya pun dm kembali tim Your Bag Spa untuk menananyakan apakah sepatu saya sudah bisa diambil belum. Sudah kangen sama baby-baby acu. Alhamdulillah sudah selesai dan sudah ada di store Grand Indonesia.

Selang beberapa menit saya cek wa, ternyata sudah ada wa pemberitahuan bahwa sepatu kita sudah selesai dan bisa segera diambil. Tapi karena wa-nya sudah sore dan saya tidak bisa mampir, jadi besoknya baru saya ambil sepatunya.

(bersihkan sepatu kalian segera biar gampang ngebersihinnya)



Ketika saya pick up, kesan yang saya dapat adalah mewah. Dikasih tas kain sepatunya, lalu dikasih tas kertas besar. Karena sepatu converse saya tipe tinggi.

Overall, hasil dan pelayanan Your Bag Spa itu oke. Walaupun saya baru sadar di sepatu converse saya seperti itu hasilnya. Tapi tidak masalah, salah saya juga nyadarnya telat lewat dari 1x24 jam dan jarang membersihkan sepatu. Jadi, numpuk deh. Haha.


Betewe, Your Bag Spa sudah ada di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bandung, Surabaya dan Lampung. So, kalian tidak mesti ke GI, tinggal kunjungi ke store terdekat saja. Atau kalian bisa beli produk pembersihnya Your Bag Spa. Jadi, kalau kalian lagi rajin bisa dibersihkan sendiri sepatunya. Hehe.


For more info, kalian bisa liat di website-nya www.yourbagspa.com atau tanya langsung di instagramnya Your Bag Spa di @yourbagspa @ybsresults.

Dan buat kalian yang mau dapat projek seperti saya, bisa kepoin ClozetteID di instagram-nya @clozetteid dan website-nya www.clozette.co.id

See yaaa...

Salam,


Hani, shoe lovers.