nisaahani: Maret 2020

Senin, 16 Maret 2020

6 Langkah Cuci Tangan Agar Terhindar Penyakit Disentri

6 Langkah Cuci Tangan
(Pic from Pinterest)

Dengan adanya wabah saat ini, kalian sudah mulai membiasakan cuci tangan 6 langkah kan? Atau memang sudah membiasakan dari lama, agar terhindar berbagai penyakit, termasuk penyakit disentri?

Kalau sudah membiasakan dari lama, alhamdulillah, tapi kalau belum, yuk mulai dibiasakan. Dan sangat dianjurkan mencuci tangannya dengan 6 langkah berikut:

1. Basuh tangan dengan air bersih yang mengalir, gunakan sabun cuci tangan ke telapak tangan secukupnya, lalu rekatkan antara tangan kanan dan tangan kiri.

2. Setelah itu, posisikan telapak tangan kanan di atas punggung tangan kiri dan sebaliknya. Lalu, bersihkan.

3. Telapak dengan telapak dan sela-sela jari juga harus dibersihkan dengan sabun. Usapkan sabun pada seluruh sela-sela jari hingga berbusa.

4. Kemudian, letakkan punggung jari pada telapak satunya dengan jari saling mengunci, agar lebih merata ke seluruh bagian tangan.

5. Gosok jempol kanan secara memutar oleh telapak kiri dan sebaliknya.

6. Jari kiri menguncup, gosok memutar ke kanan dan ke kiri pada telapak tangan dan sebaliknya.

Usahakan semua dilakukan dan dibiasakan ya 6 langkah mencuci tangan tersebut. Agar tidak menjadi tempat bersarangnya kotoran dan bakteri usai beraktivitas. Insyaallah kalau kita rajin bebersih diri dan lingkungan serta menjalankan hidup sehat akan meminimalisir kekhawatiran terkena penyakit.

Tidak hanya penyakit corona, tapi mencuci tangan dengan benar akan menghindari penyakit seperti: iritasi mata, infeksi, trakoma, diare, cacingan, disentri, dan gangguan sistem pernapasan.

Selain itu, biasakan juga untuk selalu menjaga kebersihan peralatan makan, makan dan minum yang higienis, membersihkan kamar mandi secara teratur, menjaga kebersihan diri, dan untuk sementara waktu, untuk amannya hindari orang yang sedang sakit, apalagi jika badan terasa sedang tidak fit.

------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Tadinya, saya mau bahas penyakit yang lagi mewabah dimana-mana sih, tapi masih dipikir-pikir lagi. So, kali ini bahas disentri aja dulu ya. Karena ini penyakit yang sama-sama bisa dihindari dengan cara rajin bebersih diri dan lingkungan. Cmiiw. Btw, kalian udah tau disentri kan ya?

Penyakit disentri memang sering disangka diare, karena gejalanya hampir mirip. Padahal ini dua jenis penyakit yang berbeda. Penyakit disentri disebabkan oleh bakteri Shigella dan amoeba. Sehingga, kotoran mengandung bercak darah dan lendir diikuti dengan rasa nyeri atau kram perut. Karena usus dan organ pencernaan lainnya mulai terinfeksi bakteri. Umumnya, gejala akan berlangsung antara satu sampai tiga hari, kemudian membaik dalam jangka waktu satu minggu.

Dan, dari banyak kasus, masyarakat di negara berkembang dan negara tropis lebih rentan terjangkit penyakit ini. Bahkan bisa memicu timbulnya komplikasi, terutama pada pengidap yang terlambat memperoleh penanganan intensif.

Selain itu, bisa memicu dehidrasi, abses hati, dan menginfeksi organ lain yang letaknya berdekatan dengan usus. Dalam jangka panjang, jika tidak segera ditangani atau mengonsumsi obat disentri, mungkin akan menyebabkan masalah kesehatan yang lebih mengkhawatirkan.

Serem ya? Tapi masih bisa dihindari kok. Karena mayoritas kasus disentri bermula dari faktor sanitasi yang buruk atau tidak menjaga kebersihan. Oleh sebab itu, kita mesti menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Bisa juga menggunakan Lifebuoy. Karena variannya sudah lumayan lengkap. Ada sabun cair, sabun batang, sabun cuci tangan, hingga hand sanitizer. Yang mana, semua ada kandungan Active Silver+ formula, sehingga Lifebuoy Total 10 mampu membasmi kuman penyebab penyakit dengan lebih efektif. Dengan begitu, risiko bakteri penyebab disentri atau penyakit lainnya masuk ke dalam tubuh pun dapat dikurangi.

Yuk, berusaha sehat dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan!

Salam,


Hani, yang selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Selasa, 10 Maret 2020

Cara Menghilangkan Bulu Ketiak Tanpa Takut Ketiak Menghitam

Tubuh saya belum sempurna banget sih, tapi izinkan saya share cara menghilangkan bulu ketiak. Walaupun menurut saya, ya kalau mau mudah sih, laser aja kali ya biar tidak muncul-muncul lagi bulu ketiaknya. Hehe.

Namun, tidak semua orang berani, mau ataupun mampu laser untuk menghilangkan bulu ketiak. Jadi, di posting kali ini, saya mau kasih tau cara hilangkan bulu ketiak secara manual yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Tapi sebelum sharing, mau nanya dong. Kalian biasa menghilangkan bulu ketiak dengan cara apa dan setiap berapa waktu sekali? Atau jangan-jangan, kalian tipe yang suka dipiara? Bebas sih ya pilihan masing-masing. Tapi kalau kelebatan bisa mengganggu penampilan gak sih?

Saya emang percaya sih segala sesuatu diciptakan itu ada fungsi baiknya, termasuk bulu ketiak. Jadi, saya tidak yang anti banget, tapi bukan berarti dipiara juga. Agak gelian akutu anaknya, jadi berusaha rutin dihilangkan.


Kalau kalian belum terbiasa, coba aja dulu rutin dihilangkan bulu ketiaknya setiap 40 hari sekali. Kenapa 40 hari sekali? Lupa sih pernah tau darimana, tapi katanya, bulu-bulu di badan kita, kecuali alis, bulu mata, tangan, kaki atau yang tidak mengganggu, minimal 40 hari sekali harus dibersihkan dan dihilangkan. Walaupun, kalau mau rutin setiap hari gak masalah sih.

------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Lagian menurut saya, bebas bulu ketiak itu bisa meningkatkan rasa percaya diri, setuju kan? Bahkan untuk pria, yang bersih dari bulu ketiak lebih menarik gak sih? Haha. Ini selera sih. Karena mungkin beberapa masih menganggap bulu simbol maskulinitas.

Terus, katanya ketiak itu salah satu bagian tubuh yang cukup banyak memproduksi keringat. Dan dengan keberadaan bulu di ketiak bisa meningkatkan produksi minyak di area tersebut.

Walaupun, saya tipe orang yang yakin, orang bisa tidak berbau badan asal makan dan pola hidupnya bersih nan sehat. Karena memang ada orang-orang yang seperti itu. Hanya cukup rutin mandi, tapi badannya punya wangi khas sendiri yang tetap bikin nyaman orang lain.

Lalu, dengan rutin menghilangkan bulu ketiak katanya bisa mencegah rasa gatal muncul karena bulu ketiak bergesekan dengan pakaian yang sedang digunakan. Apalagi untuk pria yang biasanya aktifitas lebih padat.

Jangan takut ketiak menghitam kalau mau menghilangkan bulu ketiak. Karena asal tau caranya, bisa bebas ketiak hitam. Berikut ini cara menghilangkan bulu ketiak dengan mencukur tanpa takut ketiak menghitam:

1. Gunakan pisau cukur yang tajam

Karena ketiak menghitam biasanya muncul karena reaksi iritasi. Dan pisau cukur yang tumpul bisa menimbulkan luka atau iritasi di kulit sekitar ketiak.

2. Gunakan gel cukur

Kalau kalian menghilangkan bulu ketiak dengan cara dicukur, setelah dibasakan dengan air, usahakan pakai gel ya. Karena, selain berfungsi memperlancar kinerja pisau cukur, gel bisa melindungi kulit dari gesekan tajam yang dihasilkan.

3. Cukur ke arah yang berlawanan

Untuk memperoleh hasil terbaik, disarankan mulai mencukur dari atas ke bawah, lalu dari kiri dan kanan. Biar lebih cepat dan hasilnya lebih rapi.

***

Cukup mudah kan? Apalagi kalau kalian tipe yang bulunya halus, saran saya sih, cabut aja setelah mandi. Karena itu lebih mudah dan tidak menimbulkan reaksi apa-apa. Cmiiw.

Okeh, bulu ketiak udah bersih, nah, selanjutnya gimana caranya biar tidak menghitam. Pertama, jaga kelembaban kulit setelah bercukur dengan menggunakan pelembab di area ketiak. (jika kalian menggunakan metode mencukur). Sebab, kulit ketiak yang dibiarkan kering dan teriritasi akan lebih mudah berubah warna menjadi kehitaman.

Kedua, hindari gesekan dengan pakaian. Selama beberapa menit setelah dicukur dengan pisau yang tajam, berikan ruang bagi ketiak untuk ‘bernafas’. Agar risiko ketiak menghitam akibat bercukur bisa semakin dihindari.

Jika diperlukan, pakai deodoran yang dapat mencerahkan ketiak. Biar ringkes jadi satu gitu, jadi deodorannya tidak hanya menjaga ketiak dari keringat berlebih, tapi juga bisa mencerahkan dan melembabkan. Haha. Mau semua manfaat jadi satu.


Cara Menghilangkan Bulu Ketiak

Dan kalau kalian pria, kalian bisa pakai Rexona Men Activ-White. Karena deodoran ini sudah dirancang mampu meningkatkan kecerahan di kulit ketiak hingga 5x lebih efektif dan mampu mencegah iritasi, sehingga bisa digunakan setelah bercukur.

Meski begitu, sebaiknya jangan langsung menggunakan deodoran setelah bercukur. Beri waktu setidaknya 1-2 jam bagi kulit ketiak untuk memulihkan kondisi setelah dicukur.

Kemudian, yang paling penting biar ketiak tidak menghitam adalah rajin dibersihkan. Coba kalian mulai rutin bersihkan ketiak dengan kapas yang sudah diberi baby oil atau menggunakan pembersih apa gitu yang kalian punya, lalu rasakan bedanya. Serta rajin di lulur juga. Karena seperti halnya bagian tubuh lain, ketiak bisa ada daki, jadi mesti rutin dibersihkan juga.

Gimana-gimana saran saya? Bisa dipraktikkan ya? Jadi, kayanya, siapapun kalian, baik wanita ataupun pria, gak ada lagi nih alasan tidak merawat diri. Sebab, menjaga kebersihan dan kesehatan itu wajib buat siapapun, oke?

Salam,


Hani, yang berusaha menjaga kebersihan dan kesehatan lahir batin.

Minggu, 08 Maret 2020

Jadi Pahlawan Senyum Berbagi Berkah bareng Pepsodent Siwak Pasta Gigi

pepsodent siwak pasta gigi

Udah tau belum, sekarang ada Pepsodent Siwak? Pernah kepikiran gak apa bedanya dengan pasta gigi lainnya? Kalau belum tau, kali ini saya mau bahas pasta gigi ini. So, let's check this out!

Sebagai milenial yang mau serba ringkes jadi satu, saya jadi membiasakan satu untuk semua, seperti dalam halnya memilih pasta gigi. Maunya semua fungsi udah ada jadi satu. Tapi, Pepsodent nggak cuma fungsi doang yang jadi satu, ternyata, kita pun bisa berdonasi dengan pembelian produk Pepsodent Siwak. Wew. Keren uga.

Saya juga baru tau saat acara Pepsodent bareng adik-adik Panti Asuhan Andalusia di Pepsodent Dental Expert Center di lantai UG, Gandaria City Mall. Yang di depan musholla itu loh. Hehe.

narasumber acara pepsodent

Di sana, kita dijelaskan lebih detail tentang manfaat Pepsodent Siwak oleh dokter gigi drg. Ratu Mirah Afifah GCClindent, MDSc. (Head of Sustainable Business Beauty Personal Care and Home Care) serta membahas tentang pola kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan bahan alami.

Penting banget yang namanya membersihkan gigi dari bakteri jahat. Karena, penyebab penyebab sakit mulut dan gusi adalah bakteri. Makanya itu, mesti rutin membersihkan gigi.

Jika kalian menggunakan siwak pasta gigi, berarti kalian pakai pasta giginya sepanjang sikat. Dan untuk anak-anak seukuran biji jagung. Terus, pastikan sikat giginya sesuai dengan kebutuhan masing-masing ya.

------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Btw, membahas tentang siwak, saya jadi penasaran, apa manfaat siwak di pasta gigi Pepsodent ini? Apalagi katanya ada kandungan mint juga. Karena kan siwak sendiri itu bagus ya dalam agama saya, bahkan sudah ada dan direkomendasikan sejak ribuan tahun yang lalu.

Nah, setelah dengar penjelasannya, saya jadi tau, ternyata Siwak bisa jadi anti bakterial alami, mencegah gigi berlubang serta merawat kekuatan gigi dan kandungan mintnya bisa menyegarkan nafas. Jadi, bisa bersih luar dalam dengan bahan-bahan alami.

Dan ternyata, Pepsodent Siwak sudah jadi merk pasta gigi yang telah menerima Halal Award 2019 dari LPPOM MUI pada katagori Halal Top Brand. Tepuk tangan dong, gengs. Hehe.

Zammia

Terus, seperti yang saya bilang tadi, setiap pembelian produk Pepsodent Siwak, kita jadi bisa berbagi. Karena setiap kemasan Pepsodent Siwak yang terjual, 2.5% dari labanya akan didonasikan untuk program kesehatan gigi dan mulut anak yatim piatu di beberapa panti asuhan yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Berkejasama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan Yayasan Unilever Indonesia, donasinya akan disalurkan dalam bentuk: edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut, periksa gigi gratis, paket Pepsodent serta perbaikan fasilitas sikat gigi. Menarik kan? Jadinya, selain beli pasta gigi, kita bisa juga jadi Pahlawan Senyum mereka. :D

Eh, jangan salah loh, masalah gigi dan mulut terkadang bisa mengganggu aktifitas. Makanya itu, selain kita yang membiasakan menjaga kesehatan gigi dan mulut, kita juga sebisa mungkin membantu orang lain untuk menjaga hal yang sama.

Kan, kita ikut senang toh, kalau adik-adik kita di Panti Asuhan bisa lebih percaya diri dalam menggapai cita-citanya? Seperti Zammia, salah satu adik Panti Asuhan Andalusia yang bercita-cita menjadi seorang chef. Tentu saya ikut senang dan bangga jika Zammia bisa mencapai cita-citanya dengan baik.

Periksa Gigi Gratis di Pepsodent Dental Expert Center (PDEC)


periksa gigi gratis
Diperiksa oleh drg. Gema

Aniwei, kapan kalian terakhir kali periksa gigi? Usahakan rutin 6 bulan sekali ya periksa gigi. Hayo, dimanfaatkan fasilitas kesehatan kantornya untuk perawatan gigi. Hehe.

Kalau mau periksa gigi gratis bisa juga ke Pepsodent Dental Expert Center, yaitu Pusat Kesehatan Gigi dan Mulut Pertama dan Terbesar di Indonesia, yang memberikan edukasi dan konsultasi tentang perawatan gigi dan mulut. Nanti akan diperiksa langsung oleh dokter gigi yang sedang berjaga.

Walaupun hanya bisa periksa gigi tanpa bisa tindakan, tapi ini lumayan loh. Peralatan ceknya juga udah canggih, ada monitornya. Jadi, selain ngemall, kita bisa mampir cek gigi dan konsultasi sekalian. Hehe.

Datangnya di siang hari menuju sore ya. Karena katanya, kalau pagi, tempatnya biasa dipakai untuk acara. Jadi, amannya jangan pagi-pagi amat. Lagian, mall-nya juga belum buka kali, beb. :D

Nanti, langsung aja registrasi di resepsionis, terus kita akan disuruh sikat gigi terlebih dahulu, baru deh diperiksa giginya plus bisa konsultasi aneka macam tentang kesehatan gigi dan mulut. Terserah dah tuh mau nanya apa.

Yuk ah, kalian coba periksa dan ikutan jadi Pahlawan Senyum Pepsodent Siwak Pasta Gigi juga!

Salam,


Hani, yang insyaallah menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik serta berusaha senyum berbagi berkah.