nisaahani: Health
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Maret 2020

Cara Menghilangkan Bulu Ketiak Tanpa Takut Ketiak Menghitam

Tubuh saya belum sempurna banget sih, tapi izinkan saya share cara menghilangkan bulu ketiak. Walaupun menurut saya, ya kalau mau mudah sih, laser aja kali ya biar tidak muncul-muncul lagi bulu ketiaknya. Hehe.

Namun, tidak semua orang berani, mau ataupun mampu laser untuk menghilangkan bulu ketiak. Jadi, di posting kali ini, saya mau kasih tau cara hilangkan bulu ketiak secara manual yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Tapi sebelum sharing, mau nanya dong. Kalian biasa menghilangkan bulu ketiak dengan cara apa dan setiap berapa waktu sekali? Atau jangan-jangan, kalian tipe yang suka dipiara? Bebas sih ya pilihan masing-masing. Tapi kalau kelebatan bisa mengganggu penampilan gak sih?

Saya emang percaya sih segala sesuatu diciptakan itu ada fungsi baiknya, termasuk bulu ketiak. Jadi, saya tidak yang anti banget, tapi bukan berarti dipiara juga. Agak gelian akutu anaknya, jadi berusaha rutin dihilangkan.


Kalau kalian belum terbiasa, coba aja dulu rutin dihilangkan bulu ketiaknya setiap 40 hari sekali. Kenapa 40 hari sekali? Lupa sih pernah tau darimana, tapi katanya, bulu-bulu di badan kita, kecuali alis, bulu mata, tangan, kaki atau yang tidak mengganggu, minimal 40 hari sekali harus dibersihkan dan dihilangkan. Walaupun, kalau mau rutin setiap hari gak masalah sih.

------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Lagian menurut saya, bebas bulu ketiak itu bisa meningkatkan rasa percaya diri, setuju kan? Bahkan untuk pria, yang bersih dari bulu ketiak lebih menarik gak sih? Haha. Ini selera sih. Karena mungkin beberapa masih menganggap bulu simbol maskulinitas.

Terus, katanya ketiak itu salah satu bagian tubuh yang cukup banyak memproduksi keringat. Dan dengan keberadaan bulu di ketiak bisa meningkatkan produksi minyak di area tersebut.

Walaupun, saya tipe orang yang yakin, orang bisa tidak berbau badan asal makan dan pola hidupnya bersih nan sehat. Karena memang ada orang-orang yang seperti itu. Hanya cukup rutin mandi, tapi badannya punya wangi khas sendiri yang tetap bikin nyaman orang lain.

Lalu, dengan rutin menghilangkan bulu ketiak katanya bisa mencegah rasa gatal muncul karena bulu ketiak bergesekan dengan pakaian yang sedang digunakan. Apalagi untuk pria yang biasanya aktifitas lebih padat.

Jangan takut ketiak menghitam kalau mau menghilangkan bulu ketiak. Karena asal tau caranya, bisa bebas ketiak hitam. Berikut ini cara menghilangkan bulu ketiak dengan mencukur tanpa takut ketiak menghitam:

1. Gunakan pisau cukur yang tajam

Karena ketiak menghitam biasanya muncul karena reaksi iritasi. Dan pisau cukur yang tumpul bisa menimbulkan luka atau iritasi di kulit sekitar ketiak.

2. Gunakan gel cukur

Kalau kalian menghilangkan bulu ketiak dengan cara dicukur, setelah dibasakan dengan air, usahakan pakai gel ya. Karena, selain berfungsi memperlancar kinerja pisau cukur, gel bisa melindungi kulit dari gesekan tajam yang dihasilkan.

3. Cukur ke arah yang berlawanan

Untuk memperoleh hasil terbaik, disarankan mulai mencukur dari atas ke bawah, lalu dari kiri dan kanan. Biar lebih cepat dan hasilnya lebih rapi.

***

Cukup mudah kan? Apalagi kalau kalian tipe yang bulunya halus, saran saya sih, cabut aja setelah mandi. Karena itu lebih mudah dan tidak menimbulkan reaksi apa-apa. Cmiiw.

Okeh, bulu ketiak udah bersih, nah, selanjutnya gimana caranya biar tidak menghitam. Pertama, jaga kelembaban kulit setelah bercukur dengan menggunakan pelembab di area ketiak. (jika kalian menggunakan metode mencukur). Sebab, kulit ketiak yang dibiarkan kering dan teriritasi akan lebih mudah berubah warna menjadi kehitaman.

Kedua, hindari gesekan dengan pakaian. Selama beberapa menit setelah dicukur dengan pisau yang tajam, berikan ruang bagi ketiak untuk ‘bernafas’. Agar risiko ketiak menghitam akibat bercukur bisa semakin dihindari.

Jika diperlukan, pakai deodoran yang dapat mencerahkan ketiak. Biar ringkes jadi satu gitu, jadi deodorannya tidak hanya menjaga ketiak dari keringat berlebih, tapi juga bisa mencerahkan dan melembabkan. Haha. Mau semua manfaat jadi satu.


Cara Menghilangkan Bulu Ketiak

Dan kalau kalian pria, kalian bisa pakai Rexona Men Activ-White. Karena deodoran ini sudah dirancang mampu meningkatkan kecerahan di kulit ketiak hingga 5x lebih efektif dan mampu mencegah iritasi, sehingga bisa digunakan setelah bercukur.

Meski begitu, sebaiknya jangan langsung menggunakan deodoran setelah bercukur. Beri waktu setidaknya 1-2 jam bagi kulit ketiak untuk memulihkan kondisi setelah dicukur.

Kemudian, yang paling penting biar ketiak tidak menghitam adalah rajin dibersihkan. Coba kalian mulai rutin bersihkan ketiak dengan kapas yang sudah diberi baby oil atau menggunakan pembersih apa gitu yang kalian punya, lalu rasakan bedanya. Karena seperti halnya bagian tubuh lain, ketiak bisa ada daki, jadi mesti rutin dibersihkan juga.

Gimana-gimana saran saya? Bisa dipraktikkan ya? Jadi, kayanya, siapapun kalian, baik wanita ataupun pria, gak ada lagi nih alasan tidak merawat diri. Sebab, menjaga kebersihan dan kesehatan itu wajib buat siapapun, oke?

Salam,


Hani, yang berusaha menjaga kebersihan dan kesehatan lahir batin.

Minggu, 08 Maret 2020

Jadi Pahlawan Senyum Berbagi Berkah bareng Pepsodent Siwak Pasta Gigi

pepsodent siwak pasta gigi

Udah tau belum, sekarang ada Pepsodent Siwak? Pernah kepikiran gak apa bedanya dengan pasta gigi lainnya? Kalau belum tau, kali ini saya mau bahas pasta gigi ini. So, let's check this out!

Sebagai milenial yang mau serba ringkes jadi satu, saya jadi membiasakan satu untuk semua, seperti dalam halnya memilih pasta gigi. Maunya semua fungsi udah ada jadi satu. Tapi, Pepsodent nggak cuma fungsi doang yang jadi satu, ternyata, kita pun bisa berdonasi dengan pembelian produk Pepsodent Siwak. Wew. Keren uga.

Saya juga baru tau saat acara Pepsodent bareng adik-adik Panti Asuhan Andalusia di Pepsodent Dental Expert Center di lantai UG, Gandaria City Mall. Yang di depan musholla itu loh. Hehe.

narasumber acara pepsodent

Di sana, kita dijelaskan lebih detail tentang manfaat Pepsodent Siwak oleh dokter gigi drg. Ratu Mirah Afifah GCClindent, MDSc. (Head of Sustainable Business Beauty Personal Care and Home Care) serta membahas tentang pola kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan bahan alami.

Penting banget yang namanya membersihkan gigi dari bakteri jahat. Karena, penyebab penyebab sakit mulut dan gusi adalah bakteri. Makanya itu, mesti rutin membersihkan gigi.

Jika kalian menggunakan siwak pasta gigi, berarti kalian pakai pasta giginya sepanjang sikat. Dan untuk anak-anak seukuran biji jagung. Terus, pastikan sikat giginya sesuai dengan kebutuhan masing-masing ya.

------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Btw, membahas tentang siwak, saya jadi penasaran, apa manfaat siwak di pasta gigi Pepsodent ini? Apalagi katanya ada kandungan mint juga. Karena kan siwak sendiri itu bagus ya dalam agama saya, bahkan sudah ada dan direkomendasikan sejak ribuan tahun yang lalu.

Nah, setelah dengar penjelasannya, saya jadi tau, ternyata Siwak bisa jadi anti bakterial alami, mencegah gigi berlubang serta merawat kekuatan gigi dan kandungan mintnya bisa menyegarkan nafas. Jadi, bisa bersih luar dalam dengan bahan-bahan alami.

Dan ternyata, Pepsodent Siwak sudah jadi merk pasta gigi yang telah menerima Halal Award 2019 dari LPPOM MUI pada katagori Halal Top Brand. Tepuk tangan dong, gengs. Hehe.

Zammia

Terus, seperti yang saya bilang tadi, setiap pembelian produk Pepsodent Siwak, kita jadi bisa berbagi. Karena setiap kemasan Pepsodent Siwak yang terjual, 2.5% dari labanya akan didonasikan untuk program kesehatan gigi dan mulut anak yatim piatu di beberapa panti asuhan yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Berkejasama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan Yayasan Unilever Indonesia, donasinya akan disalurkan dalam bentuk: edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut, periksa gigi gratis, paket Pepsodent serta perbaikan fasilitas sikat gigi. Menarik kan? Jadinya, selain beli pasta gigi, kita bisa juga jadi Pahlawan Senyum mereka. :D

Eh, jangan salah loh, masalah gigi dan mulut terkadang bisa mengganggu aktifitas. Makanya itu, selain kita yang membiasakan menjaga kesehatan gigi dan mulut, kita juga sebisa mungkin membantu orang lain untuk menjaga hal yang sama.

Kan, kita ikut senang toh, kalau adik-adik kita di Panti Asuhan bisa lebih percaya diri dalam menggapai cita-citanya? Seperti Zammia, salah satu adik Panti Asuhan Andalusia yang bercita-cita menjadi seorang chef. Tentu saya ikut senang dan bangga jika Zammia bisa mencapai cita-citanya dengan baik.

Periksa Gigi Gratis di Pepsodent Dental Expert Center (PDEC)


periksa gigi gratis
Diperiksa oleh drg. Gema

Aniwei, kapan kalian terakhir kali periksa gigi? Usahakan rutin 6 bulan sekali ya periksa gigi. Hayo, dimanfaatkan fasilitas kesehatan kantornya untuk perawatan gigi. Hehe.

Kalau mau periksa gigi gratis bisa juga ke Pepsodent Dental Expert Center, yaitu Pusat Kesehatan Gigi dan Mulut Pertama dan Terbesar di Indonesia, yang memberikan edukasi dan konsultasi tentang perawatan gigi dan mulut. Nanti akan diperiksa langsung oleh dokter gigi yang sedang berjaga.

Walaupun hanya bisa periksa gigi tanpa bisa tindakan, tapi ini lumayan loh. Peralatan ceknya juga udah canggih, ada monitornya. Jadi, selain ngemall, kita bisa mampir cek gigi dan konsultasi sekalian. Hehe.

Datangnya di siang hari menuju sore ya. Karena katanya, kalau pagi, tempatnya biasa dipakai untuk acara. Jadi, amannya jangan pagi-pagi amat. Lagian, mall-nya juga belum buka kali, beb. :D

Nanti, langsung aja registrasi di resepsionis, terus kita akan disuruh sikat gigi terlebih dahulu, baru deh diperiksa giginya plus bisa konsultasi aneka macam tentang kesehatan gigi dan mulut. Terserah dah tuh mau nanya apa.

Yuk ah, kalian coba periksa dan ikutan jadi Pahlawan Senyum Pepsodent Siwak Pasta Gigi juga!

Salam,


Hani, yang insyaallah menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik serta berusaha senyum berbagi berkah.

Minggu, 23 Februari 2020

Cara Menghilangkan Toksin dengan Xavola Shake Fit

Pernah gak kalian ngerasain mudah berjerawat, sering masuk angin, pusing, pegal-pegal, menstruasi tidak teratur dan sering sakit, BB mudah naik dan susah turun, makan banyak tapi tidak kenyang dan ingin makan terus, susah BAB bahkan alergi sering kambuh?

Coba kalian di detoks deh kalau ngerasain 7 tanda tersebut. Karena itu katanya 7 tanda tubuh penuh toksin.

Kalau saya alhamdulillah gak semuanya ngalamin itu. Tapi, kalian kayanya tau dah dulu saya berusaha ngilangin jerawat, yang alhamdulillah-nya sekarang udah ilang total di wajah. Sujud syukur.

Mau tau cara ngilanginnya ala saya? Sini... sini... saya jawab pertanyaan kalian cara menghilangkan jerawat selain karena skincare. Jawabannya adalah... saya ngedetoks beb. Hehe. Biar toksinnya hilang.

------------------------------------------------------------------------------
Baca tulisan saya lainnya:
------------------------------------------------------------------------------

Toksin?


Kok bisa ada toksin?

Nah, itu balik lagi ke pribadi masing-masing. Lifestyle-nya bagaimana? Apa yang dikonsumsi? Lingkungannya seperti apa? dll. Hayo, coba dicek.

Cara tau penyebab toksin?

Jujur saja, saya pakai sistem coba-coba, tapi atas pengawasan dokter kecantikan awalnya. Kalau sekarang sih tidak lagi diawasi dokter, pure diri sendiri yang mengawasi dan berusaha aware terhadap segala perubahan diri.

Cara menghilangkan toksin?

Dimulai dari senyum dulu coba sekarang, happy gitu, rileks, jangan banyak pikiran. Setelah itu, asupan makanannya dijaga, makan yang sehat dan bergizi saja, olahraga atau bergerak aktif lah minimal, istirahat yang cukup, rajin bebersih diri dan lingkungan, serta, jangan berada di lingkungan, melakukan atau mengkonsumsi yang memicu hasil yang kurang baik. 

Dan kalau saya, saya sampai detoks dengan pantang mengkonsumsi beberapa makanan, seperti cokelat, produk dairy, telur, makanan berminyak, kacang-kacangan, mie instan, makanan pedas atau manis, dan memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Bahkan saya hanya makan yang direbus saja selama beberapa bulan. Agak ekstrim dan butuh komitmen yang tinggi sih ini.

Hasilnya? Jerawat hilang (dibantu skincare, tidur yang cukup dll). Wajah jauh lebih bersih. Berasa lebih sehat dan perut lebih rata. Haha. Alhamdulillah ya hasil pengorbanan ngences liatin orang party martabak/gorengan hampir tiap sore.

Btw, kenapa saya langsung curiga pemicu toksin dari makanan? Itu karena, saya lumayan resik orangnya. Jadi, kalau pakaian atau kerudung rajin ganti (terima kasih mesin cuci. Kamu emang andalan. Haha), mandi setiap hari, jarang banget bolong kecuali kepepet, sprei rutin ganti (kurang lebih) 10 hari sekali, saya juga lumayan aktif bergerak. Ya, jadi curiganya dari makanan. Karena suasana lingkungan kan agak sulit diubah. Apalagi polusi, ya mau gimana lagi?

Detoks Menggunakan Xavola Shake Fit



Tapi kalian sekarang mah kaga usah rempong lagi buat ngebersihin toksin. Karena sekarang ada Xavola Shake Fit, yaitu produk fiber yang dapat membantu detox (buang racun) di dalam tubuh, memperbaiki pencernaan, bahkan bisa membantu menurunkan berat badan. Jadi tetep bisa makan enak.

Kandungan Xavola dengan Double Benefit ini terdiri dari Serat Premium seperti Psyllium Husk konsentrasi tinggi dan Sari Nutrisi yang mampu memenuhi kebutuhan serat harian. Yap, bebs, Xavola merupakan suplemen kaya nutrisi yang berasal dari berbagai jenis buah dan sayuran.

Ini ya kandungan detail dari Xavola beserta manfaatnya:
  1. Psyllium Husk yang baik untuk pencernaan, mencegah diabetes, mengurangi tekanan darah tinggi, dan membantu menurunkan kolesterol.
  2. Spirulina, yaitu salah satu sumber antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari radikal bebas dan meningkatkan daya tahan tubuh dan kekuatan otot.
  3. Inulin yang mampu meningkatkan produksi bakteri baik di usus besar, mengurangi potensi obesitas, dan menjaga gula darah tetap stabil.
  4. Ekstrak buah dan sayuran yang kaya akan vitamin dan mineral, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mengurangi risiko penyakit diabetes, serangan jantung, stroke dan sebagian jenis kanker.
  5. Wheatgrass yang tinggi nutrisi dan kaya antioksidan, menyeimbangkan kadar gula darah, dan membantu menurunkan berat badan.
  6. Bunga Lotus yang mampu menetralkan gula darah dan lemak darah, menjaga daya tahan tubuh, dan membantu mengatasi jerawat.


Aniwei, Xavola ini bentuknya kaya yang di foto ya. Ada 14 sachet berukuran 15 gr dalam satu bungkus besar. Yang berarti itu dikonsumsi selama 2 minggu. Karena diminum sehari sekali. Dan disarankan minum sebelum tidur atau antara jam 20.00 – 22.00 WIB.

Seperti ini cara penyajiannya:
  1. Masukkan 1 sachet Xavola ke dalam gelas atau botol
  2. Tambahkan sekitar 200 atau 300 ml air biasa atau dingin (jangan air panas)
  3. Kocok hingga larut merata, lalu minum.
Mesti dikocok ya, karena Xavola mengandung Psyllium Husk dengan konsentrasi tinggi sehingga tidak mudah larut dalam air. Lagipula, dengan cara dikocok, serbuk Xavola akan lebih mudah dan lebih cepat larut dalam air. Diaduk bisa juga sih, tapi proses penyampurannya akan lebih lama dan kemungkinan masih ada serbuk-serbuk yang menggumpal.


Untuk efek samping mengkonsumsi Xavola selain seputar BAB, kayanya kaga ada dah. Malah cenderung berasa kenyang mulu. Mungkin karena terbuat dari bahan alami, tanpa zat tambahan, dan bukan tergolong obat-obatan kali ya. Jadi gak kenapa-napa juga.

Paling perutnya kerasa lebih heavy metal dari biasanya saat ingin BAB. Dan klaimnya, ini normal karena itu dorongan dari toksin dan endapan yang akan dikeluarkan.

Terus, BAB cenderung berwarna gelap di awal mengkonsumsi, tapi setelah beberapa hari akan biasa aja. Ini juga klaimnya normal. Karena itu katanya hasil detoksifikasi Xavola Shake Fit yang mengikat serta mengeluarkan toksin dan endapan sisa makanan yang mungkin sudah lama tersimpan di organ pencernaan.


Jika Xavola dikonsumsi rutin, klaimnya sih bisa menurunkan berat badan, tubuh lebih berenergi, mengurangi jerawat, yang punya maag dan gerd bisa tidak kambuh lagi, mens tidak sakit dan menjadi lancar, membantu menurunkan kolesterol jahat serta mengoptimalkan organ dalam tubuh. Wew.

Cus geh yang pengen mendetoksifikasi tubuh/membuang racun dalam tubuh, menurunkan berat badan atau memperbaiki pencernaan/melancarkan pencernaan bisa coba mengkonsumsi ini. Tapi sambil diimbangin makanan lainnya ya.

Dan mesti tetep makan sayuran dan buah, seperti bayam, seledri, wortel, jeruk, dan lainnya. Karena Xavola ini fungsi hanya sebagai pelengkap kebutuhan sayur dan buah yang kurang, bukan pengganti. Jadi, harus tetap mengkonsumsi sayur dan buah setiap hari.

Kalian tonton video cara kerja Xavola Shake Fit di sini deh biar lebih paham:


Gimana? Setelah baca ini, jadi tertarik? Kalau masih agak ragu kalian coba cek nomor sertifikat BPOM RI MD 867031109367 deh. Karena itu sertifikat dari Badan POM Indonesia untuk Xavola.

Kalau belum yakin juga? Ya sudah, cek kode 17120048440519 sertifikasi Xavola di Halal MUI. Karena Xavola juga sudah bersertifikat halal dari MUI. Yang berarti bahwa mulai dari bahan baku, proses produksi, dan packaging sudah dijamin sesuai dengan Sistem Jaminan Halal (SJH).

Monggo dikenal dulu lebih dekat. Di kepo-in aja dulu gapapa atau di konsultasikan dengan dokter juga boleh. Tapi, nanti kalau sudah konsumsi, berkabar ya. Mau tau juga hasilnya di kalian.

For more info:
https://xavola.com
https://instagram.com/xavola.indonesia


Salam,


Hani, yang perutnya semakin rata, siap jadi abs.

Jumat, 06 Desember 2019

Mari Kita Bantu Penyandang Disabilitas Menjadi SDM yang Unggul


Sebut saja Murni (bukan nama sebenarnya), salah satu penyandang disabilitas yang saya tau kisahnya. Dia terlahir tuna rungu dan tuna wicara sejak lahir yang mungkin memang takdir hidupnya atau mungkin juga karena ibunya mengkonsumsi aneka penggugur janin.

Namun, Tuhan berkehendak Murni hadir di dunia ini, walaupun setelah lahir kemudian dibuang ibunya. Sebenarnya miris mendengar kisah nyata orang tua yang membuang anaknya sendiri. Tapi memang kenyataannya ada saja orang dewasa yang melakukan hal tidak terpuji. Tentunya ini tindakan yang tidak patut ditiru.

Alhamdulillah-nya ada pasangan orang tua tanpa anak mengadopsinya dan membesarkan  Murni dengan kasih sayang, disekolahkan di Sekolah Luar Biasa (SLB), dan diberi alat bantu dengar.

Sayangnya pasangan orang tua ini sudah cukup tua, jadi ketika Murni belum lulus SMA, satu per satu meninggal. Dimulai dari bapaknya, kemudian, disusul ibunya beberapa tahun kemudian. Jadilah Murni sebatang kara, karena sodara dari ibu dan bapak angkatnya tidak ada yang mau menampung Murni. Bahkan rumah orang tua Murni dijual tanpa memberi warisan sama sekali ke Murni.

------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Dalam keadaan tidak punya tempat tinggal atau orang tua, alhamdulillah-nya SLB tempat Murni menutut ilmu tetap membiarkan Murni sekolah sampai lulus walaupun tidak membayar uang sekolah. Dan untuk tempat tinggal, Murni diperbolehkan tinggal di rumah RT setempat, diasuh seperti anak sendiri.

Setelah lulus, Murni mendapat uang 2 juta dari sekolahnya untuk modal usaha. Dan Murni memilih berjualan cemilan di depan rumah orang tuanya yang sekarang. Karena daerahnya dekat sekolahan dan lapangan untuk berolahraga.

Namun saat ini Murni tidak lagi berjualan cemilan dan tidak tinggal dengan RT setempat. Karena sudah menikah dengan teman sekolahnya di SLB dahulu. Ikut senang rasanya mengetahui kehidupan Murni yang sekarang. Karena cukup dramatis. Walaupun itu kisah nyata.

Siapapun kita memang mesti tetap memanusiakan teman-teman penyandang disabilitas. Tetap memberi kesempatan kepada mereka untuk berkarya. Dan memberi mereka fasilitas untuk memudahkan kehidupannya. Karena mereka sebenarnya sama seperti kita, cuma ada keterbatasan saja.

Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM)



Dan di Hari Disabilitas 2019 bulan lalu, saya jadi tau, bahwa pemerintah ada program Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM). Yaitu sebuah Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) dengan program pembinaan wilayah dalam hal pencegahan kedisabilitasan, deteksi dan rehibilitasi/habilitasi segala aspek kehidupan untuk memberdayakan Penyandang Disabilitas dalam segala aspek kehidupan, keluarga, dan masyarakat.

Di dalam RBM akan ada proses alih pengetahuan dan keterampilan tentang kedisabilitasan dan rehibilitasi kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat melaksanakan deteksi dini dan intervensi sederhana serta merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan menurut alur rujukan bila diperlukan.

Lalu bagaimana caranya agar penyandang disabilitas bisa mengikuti RBM? Para penyandang disabilitas akan dibantu kader. Tapi jika belum ada tentunya dari pihak Puskesmas dan segenap komponen masyarakat yang bisa terdiri dari keluarga penyandang disabilitas, kader, tokoh masyarakat atau penyandang disabilitas itu sendiri yang membentuk RBM.

Diawali dengan proses perizinan dan administrasi wilayah oleh Puskesmas yang berkoordinasi dengan Lurah setempat. Kemudian, DIseminasi Informasi, yaitu Lokakarya mini RBM tingkat kelurahan dengan tujuan mendapatkan persamaan presepsi.

Lalu, pembentukan kader RBM, yang berasal dari sukarelawan dan berpengalaman minimal 3 tahun sebagai kader serta bersedia mengikuti pelatihan dan menerapkan RBM secara sukarela.

Namun, bukan berarti karena sukarela akan asal-asalan, tentu tidak. Karena setelah dibentuk kader, akan ada pelatihan kader RBM selama 72 jam dengan menggunakan Buku Panduan RBM.

Setelah itu, ada survei mawas diri. Jadi, kader yang sedang/sudah dilatih RBM mengunjungi rumah dengan menggunakan formulir 1 dan formulir 2 RBM didampingi petugas Puskesmas, petugas kelurahan, dan pengurus PKK.

Nantinya, hasil survei ditindaklanjuti dengan pertemuan yang dihadiri oleh tokoh masyarakat formal, informal, dan nonformal. Melalui hasil survei, penyandang disabilitas bisa dibantu rehabilitasi institusi atau rehabilitasi keliling jika membutuhkan.

Kemudian, kader bisa memberikan manual pelatihan RBM keluarga kepada anggota keluarga secara bertahap dimulai dari yang mudah. Dan setiap 6 bulan sekali dilakukan evaluasi wilayah RBM.


Diharapkan dengan adanya RBM ini, bisa membantu penyandang disabilitas dan keluarganya dalam berkegiatan sehari-hari minimal dan bisa membantu untuk tetap menjadi SDM yang unggul.

Lalu apa yang harus dilakukan kita yang normal, selain membantu dan tetap memanusiakan para penyandang disabilitas, kita harus mencegah terjadinya disabilitas kepada siapa saja. Menerapkan hidup sehat, jaga kebersihan, perbaiki gizi, menghindari lingkungan yang bising dan membiasakan tidak lebih dari satu jam jika menggunakan ipod/walkman, pemeriksaan diri secara berkala dll. Mari berusaha selalu sehat agar selalu produktif dan menjadi unggulan.

Salam,


Hani, yang selalu berusaha menjaga kesehatan diri dan menjadi SDM unggul serta menganggap penyandang disabilitas bukan sesuatu yang mesti dihindari.

Jumat, 22 November 2019

Buat Malam Anda Lebih Indah Saat Hamil dengan Tertidur Pulas

Hai, kali ini saya mau share tentang cara agar ibu hamil tidur pulas. Karena para Ibu hamil tentu merasakan betul betapa berharganya waktu tidur yang dimilikinya. Kondisi perut yang semakin besar diiringi juga oleh hormon yang membuat sang ibu lebih sulit tidur.

Meski begitu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh sang ibu untuk menyiasati kondisi susah tidur yang dialaminya. Sebelum diulas lebih lanjut, yuk kunjungi juga link berikut www.guesehat.com/inilah-tahapan-perkembangan-motorik-anak-usia-dini.


1. Tidur ke samping kiri

Pemilihan posisi yang tepat sangat menentukan kenyamanan sang ibu hamil saat tidur. Ketika posisi tidur kurang tepat, hal tersebut akan membuat sang ibu kesulitan untuk mendapatkan tidur yang nyenyak. Hal ini semakin penting karena posisi tidur yang salah bisa membahayakan janin yang ada di dalam kandungan sang ibu.


(Jangan tengkurap ya buibu. Hehe)

Salah satu posisi yang bisa dipilih ibu hamil saat tidur adalah tidur menyamping ke sisi kiri. Posisi tidur ini bisa mengurangi jumlah tekanan pada rahim serta bisa membantu ibu hamil agar sistem pernapasannya berjalan lebih lancar. Posisi ini juga bisa meringankan sakit punggung yang seringkali dirasakan oleh ibu hamil dan meningkatkan jumlah darah serta nutrisi yang mengalir ke janin.

2. Matikan lampu

Setiap orang tentu memiliki suasana tidur favoritnya masing-masing. Ada orang yang menyukai tidur dengan lampu menyala terang ada pula orang yang lebih suka tidur dalam kondisi yang gelap. Tapi, jika tengah mengandung dan seringkali kesulitan untuk tidur pada malam hari, maka memilih suasana tidur dengan lampu mati merupakan kondisi yang paling tepat.

Sebab, lampu yang mati akan lebih fokus untuk tidur. Selain itu, suasana tenang juga akan terbangun saat mematikan lampu ketika tidur. Cahaya terang lampu juga dapat menghambat hormon melatonin yang berguna untuk menjaga siklus tidur.

Dua cara diatas bisa Anda praktikkan untuk mendapatkan posisi paling nyaman saat tidur. Selain itu, lengkapi juga pengetahuan seputar dunia kesehatan dengan rutin membaca info kesehatan terkini. Selain itu, persiapkan juga obat, dengan beli folamil gold kapsul untuk berjaga-jaga.

Salam,


Hani, yang berusaha selalu baca doa sebelum tidur dan bangun tidur.

Kamis, 21 November 2019

Mari Selalu Sehat dan Cegah Diabetes


Hai, kali ini saya mau sharing tentang Cegah Diabetes, tapi bahasannya pengen yang lebih mengacu pada keseharian di sekitaran saya. Karena beberapa hari yang lalu, seorang teman khawatir dengan orang-orang yang berani minum boba setiap hari. Kan gulanya tinggi. Apa tidak khawatir dengan kesehatannya? Begitu keluhnya.

Seketika saya ingat saya yang dulu. Karena kurang lebih selama setahun, 5 hari dalam seminggu, saya hampir rutin minuman manis, entah itu cokelat, kopi, teh atau minuman lainnya yang ditambah gula lagi. Untungnya kegiatan fisik saya lumayan banyak saat itu, sampai berasa lebih berotot. Jadi saya anggapnya itu doping dan reward ke diri saya sendiri setelah bekerja. Hehe. Ini pembenaran diri saja ya, jangan ditiru.

Dan alhamdulillah-nya saya segera sadar itu kebiasaan yang tidak baik, jadi berusaha menghentikannya. Lingkungan memang lumayan bisa mempengaruhi habit seseorang ya, sesuai dengan kata narasumber di Acara Kemenkes untuk Hari Peringatan Cegah Diabetes Sedunia tahun 2019.

(Para narasumber)

Acara ini dibagi dua sesi dengan bahasan yang menarik. Sesi pertama membahas:

-Implentasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diabetes Miletus oleh Dr. Cut Putri Arianie selaku Direktur P2PTM Kemenkes RI

-Diabetes Miletus Tipe 1 pada Anak oleh Prof. dr. Jose RL Batubara, PhD, SpA (K) dari Divisi Endokrinologi Anak, FKUI - RSCM

-Peranan Upaya Promotif dan Preventif di tingkat individu dan keluarga dalam upaya mencegah diabetes oleh dr. Fatimah Eliana Taufik, Sp.PD, KEMD yang merupakan Dokter Penyakit Dalam Konsultan Endokrinologi 

Sedangkan, sesi kedua membahas:

-Gaya Hidup Sehat dengan Gizi Seimbang oleh Suharyati, SKM, MKM, RD - PERSAGI

-Kiat dan Teknik Peningkatan Aktivitas Fisik di Tingkat Individu dan Keluarga oleh dr. Michael Triangto , SpKO.


-------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Anak Bisa Juga Terkena Diabetes!


Kalau bahasan cara mencegah dan mengendalikan diri agar tidak terkena Penyakit Tidak Menular mah mungkin kalian sudah hapal ya. Karena kalau kalian suka baca blog ini, saya di tahun ini sudah beberapa kali bahas tentang Penyakit Tidak Menular (PTM). Hayo, sudah dipraktekkan belum?

Yang bikin saya agak sedikit terkejut adalah, anak-anak bisa terkena diabetes melitus 1 dan harus suntik insulin untuk pengenceran gula darah. Walaupun saya sering dengar bahwa anak dari orang tua yang punya penyakit diabetes akan rentan terkena penyakit diabetes pula. Tapi yang ada dibayangan saya itu umur anaknya sudah cukup dewasa.

Bahkan ketika melihat langsung seorang rekan yang mesti minum obat diabetes disela aktifitas sehari-harinya di umurnya yang belum sampai 50 tahun, kok rasanya antara kasihan tapi penasaran kenapa dia bisa terkena penyakit tersebut, agar saya bisa menghindarinya. Jawabannya ternyata, di karenakan faktor kebiasaan yang tidak sehat, padahal sudah punya orang tua yang menderita diabetes.

Ngeri kan ya! Makanya itu, penting mengkonsumsi gizi yang baik dan untuk orang tua sangat dianjurkan sekali memberikan ASI ekslusif di dua tahun pertama anak. Agar tumbuh kembang optimal, bugar, kosentrasi baik, cerdas, prestasi belajar baik ketika sekolah, yang tentunya dengan gizi baik akan menjadi sehat nan produktif, dan akan berpendapatan baik ketika dewasa. Gizi yang baik akan membuka peluang menjadi SDM yang berkualitas.

Komsunsi makanan bergizi seimbang sesuai jenis dan kebutuhan tubuh serta terbebas dari kuman berbahaya, baik cemaran fisik maupun kimia. Bisa juga konsumsi sesuai anjuran Isi Piringku, yaitu makanan pokok, sayuran, lauk pokok, dan buah-buahan. Kemudian, biasakan makan saat lapar, berhenti setelah hampir kenyang. Baca doa sebelum dan sesudah makan jangan lupa.

Obesitas Rentan Terkena Penyakit


Dulu saya beranggapan, gapapa gendut asal sehat. Tapi sekarang tidak lagi! Jangan sampai obesitas! Karena itu rentang dengan penyakit.

Namun, saya belum berani berkoar-koar secara langsung dan terang-terangan terkait berat badan sih ke orang lain secara spesifik. Karena saya malas dianggap body shamming. Padahal saya hanya ingin kita semua sehat dan produktif, sehingga Indonesia bisa maju.

Ah, kayanya udah lah bahasannya. Saya agak malas bahas berat badan di depan umum, yang ada pada baper, banding-bandingin badan, tapi berubah lebih sehat mah kaga. Terlalu banyak alasan. Zzz. Ini realita? Coba cek ombak sekitar deh, biar tau ini realita atau kaga. Hehe.

Ya sudah lah, yang penting saya mencoba mengingatkan diri saya sendiri dan mencoba mengingatkan orang di sekitar yang kebetulan ada keliatan di depan mata saya untuk sehat. (Ini kayanya pms ini, jadi mayan bafer. Haha)

Berusa bergerak aktif kalau belum bisa olahraga rutin dan mencoba pemeriksaan deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) meliputi Tinggi Badan (TB), Berat Badan (BB), Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Perut, Tekanan Darah dan Kadar Gula Darah secara rutin.

Udah ya, semoga cerita ringan ini bisa menambah kesadaran akan kesehatan. Aamiin. Dah!



Salam,


Hani, yang sehat menjadi salah satu doa rutin selain rezeki, jodoh, dan keberkahan.