nisaahani: Health
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 November 2019

Hiduplah dengan Tenang dan Senang, Agar Terhindar Stroke


Hai, memperingati Hari Stroke Sedunia pada tanggal 29 Oktober dan untuk meningkatkan kesadaran akan ancaman penyakit stroke, saya dan teman-teman datang ke acaranya  Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Suka saya tuh kalau ke acaranya Kemenkes, berasa ke seminar motivasi biar sehat. Haha. Bagus acaranya untuk mendorong masyarakat mawas diri.

Dengan tema #Don'tBeTheOne untuk Hari Stroke Sedunia tahun 2019 dan Otak Sehat, SDM Unggul untuk tema nasional, kita diberi tau banyak fakta tentang stroke, gejala, cara mencegah, bagaimana mengatasinya dll.



Fakta tentang Stroke


Stroke adalah bagian dari penyakit kardioserebrovaskular yang digolongkan ke dalam penyakit katastropik karena mempunyai dampak luas secara ekonomi dan sosial. Ya iyalah. Karena biasanya jika terkena stroke akan mengganggu aktifitas.

Dan stroke bisa diartikan suatu tanda klinis yang berkembang cepat akibat gangguan otak vokal dengan gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih. Selain itu, dapat menyebabkan kematian. Sedangkan, menurut WHO tahun 2014, stroke adalah terputusnya aliran darah ke otak, yang biasanya akibat pecahnya pembuluh darah ke otak atau karena tersumbatnya pembuluh darah ke otak. Sehingga, pasokan nutrisi dan oksigen ke otak berkurang.


Selain itu, taukah kalian, stroke penyebab kematian nomor dua setelah penyakit jantung, penyebab kecacatan nomor satu bagi orang yang selamat dari serangan stroke, penyebab disabilitas nomor tiga.

Serem kan? Apalagi menurut data WHO, stroke adalah penyebab utama kematian di Indonesia. Data menunjukan 1 dari 4 orang mengalami stroke. 328.500 orang meninggal karena stroke pada tahun 2012. Tertinggi pada Provinsi Kalimantan Timur dan terendah di Provinsi Papua.

Seiring meningkatnya kemudahan yang memicu gaya hidup yang tidak sehat, stroke di Indonesia lebih banyak yang stoke iskemik/sumbatan, dibandingkan stroke hemoragik/pendarahan. Dan itu meningkat setiap tahunnya dari tahun 2012 hingga 2014, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018.


-------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------


Gejala Stroke


(Mantan penderita stroke membagi pengalamannya tentang gejala stroke yang dialaminya)

Gejala stroke bisa dihapal dengan singkatan SeGeRa Ke RS. Yang mana kepanjangan dari:
  1. Senyum tidak simetris atau mencong ke satu sisi, tersedak, dan sulit menelan air minum secara tiba-tiba.
  2. Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba dan biasanya tubuh bagian kanan.
  3. Bicara pelo atau tiba-tiba tidak dapat berbicara/tidak mengerti kata-kata/bicara tidak nyambung.
  4. Kebas atau baal, kesemutan separuh badan.
  5. Rabun, pandangan satu mata kabur terjadi tiba-tiba.
  6. Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya. Gangguan fungsi keseimbangan, seperti terasa berputar, sehingga gerakan sulit dikoordinasi.
Jika, ada tanda-tanda seperti di atas, walaupun cuma satu, tetap segera bawa pasien ke Unit Gawat Darurat RS dalam waktu kurang dari 2 jam ya. Dan secepatnya dapat penanganan tim medis selama 4.5 jam untuk mengurangi risiko kematian dan kecacatan permanen. Selain itu, pastikan melakukan CT Scan agar diketahui jenis strokenya.


Faktor Risiko Stroke



Stroke disebabkan banyak faktor atau multifaktor, dan faktor risikonya ada dua, yaitu: faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi (non-modifiable risk factors) dan faktor resiko yang dapat dimodifikasi (modifiable risk factors). Sedangkan, faktor resiko yang tersering adalah umur yang semakin meningkat, jantung koroner, diabetes melitus, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

Buat usia di atas 3 tahun yang sering mengkonsumsi makanan manis dan asin, makanan berlemak/kolesterol tinggi/gorengan, makan daging/ayam/ikan olahan dengan pengawet

kurang aktifitas fisik, kurang konsumsi buah dan sayur, apalagi kalau menejemen emosi, hati dan pikirannya, hati-hati, bisa memicu gejala stroke loh.


Cara Mencegah Stroke


(Narasumber: peneliti  dari Fakultas Kedokteran UI dalam bidang neurologi Dr. dr. H. Al-Rasyid Sp.S(K) dan pihak Kemenkes)
  1. Cerdik (Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktifitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat cukup, Kelola stress).
  2. Konsumsi buah 1x/hari atau 1-6x/minggu dan sayur 1-2 porsi/hari atau 3-4 porsi/minggu.
  3. Berhenti merokok/penggunaan tembakau, diet yang tidak sehat dan obesitas, berhenti mengkonsumsi alkohol berlebihan.
  4. Periksa kolesterol, tekanan darah secara rutin minimal 1x dalam setahun di posbindu PTM atau fasilitas pelayanan kesehatan bagi yang belum punya faktor risiko. 1 bulan sekali jika yang sudah punya faktor risiko.
  5. Rehabilitatif untuk mencegah disabilitas atau serangan ulang bagi yang sudah pernah terkena serangan stroke.


(Atau bisa meniru Germas Gemas ala saya. Hihi)

Pokoknya mesti bahagia, mesti senang dan tenang hidupnya. Dunia nyata dan dunia maya jangan dibaperin amat. Omongan atau tingkah laku orang kalau tidak berkenan di sabarin ya udah pindah atau tutup akses terpapar mereka. Banyak melakukan aktifitas bahagia lah kituh. 
Deteksi dini dan selalu hidup sehat juga penting, demi memperkecil faktor risiko stroke.


Itu aja sih, semoga tulisan ini bisa pengingat, tidak terlalu baik membiarkan diri dalam keadaan tidak tenang dan senang. Karena banyak kekurangannya dan memicu penyakit juga. Dinikmati dan disyukuri aja semuanya.

Salam,


Hani, yang insyaallah selalu bahagia, tenang, bermanfaat, dan kaya raya. Aamiin. Haha.

Selasa, 05 November 2019

5 Fakta Mengapa Air Alkali Lebih Baik dari Air Mineral


Hai, kalian tentu sudah tak asing kali dengan nama alkali bukan? Jenis air yang satu ini memang terlihat mirip dengan air mineral, hanya saja memiliki manfaat yang berbeda yang dipercaya baik untuk kesehatan tubuh.

Namun benarkah air alkali terbaik dipercaya lebih baik dari air mineral biasa? Nah berikut beberapa fakta dibalik air beralkali yang perlu kalian ketahui:

1. Mampu Menetralkan Asam Dalam Tubuh
Air biasanya memiliki pH 7 yang berarti netral. Sedangkan alkali memiliki pH 8 hingga 9 yang airnya mengandung basa.

Dalam tubuh manusia sendiri asam dalam darah menjadi faktor utama penyebab penyakit. Tak heran jika kandungan basa dalam alkali sangat dibutuhkan. Namun, tubuh tetap membutuhkan asam dan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari.

2. Lebih Mampu Menghidrasi dari Air Mineral Biasa
Pada umumnya air alkali cenderung memiliki molekul yang lebih kecil dibandingkan dengan air mineral biasa. Hal inilah yang menyebabkan air alkali lebih mudah diserap oleh tubuh.


Tak heran jika Pristine kerap dipilih untuk mengatasi dehidrasi. Ketika mengeluarkan banyak keringat, tubuh akan menjadi lelah dan Pristine akan membantu tubuh kalian segar kembali.

3. Mampu Meningkatkan Imunitas Tubuh
Tak hanya mampu menetralkan kadar asam dalam tubuh saja, air alkali juga terbilang cukup efektif untuk membuang racun dalam tubuh yang disebabkan karena pola makan yang tidak teratur dan diet sembarangan. Pada umumnya kebiasaan semacam ini akan membuat tubuh menjadi lebih mudah terserang penyakit.

4. Mampu Mencegah Penyakit Kanker
Tak hanya dipercaya mampu menyehatkan tubuh saja, air alkali juga dipercaya mengandung antioksidan yang tinggi guna membantu mencegah pertumbuhan radikal bebas yang mampu merusak sel dalam tubuh yang menjadi pemicu kanker. Banyak orang yang percaya jika air alkali mampu membantu mencegah penyakit kanker.

5. Menjaga kesehatan tulang
Air minum pH 8+ bukan berarti bisa mencegah osteoporosis. Tapi air minum dengan pH 8+ kaya akan bikarbonat dan kalsium. Yang mana, dua kandungan tersebut bermanfaat untuk membantu menghambat proses resorpsi tulang sehingga tulang tetap kuat dan sehat.

Nah, di atas merupakan beberapa fakta yang menyatakan jika air alkali lebih baik dari air mineral biasa. Meski demikian tidak disarankan untuk mengonsumsinya setiap hari.

Sebab, kelebihan alkali akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Pristine merupakan salah satu air alkali terbaik dalam kemasan yang bisa kalian pilih.

Salam,


Hani, yang semakin peduli kesehatan.

Selasa, 15 Oktober 2019

Jadi SDM Unggul dengan Mata Sehat dan Lawan Obesitas


Hai, minggu lalu saya datang ke acaranya Kemenkes, dengan bahasan tentang pengelihatan dan obesitas. Karena bertepatan dengan World Sight Day and World Obesity Day 2019. Bahasan acaranya menarik sekali, kaya akan materi dan motivasi untuk selalu menjaga kesehatan.

Semoga acara seperti ini diadakan di sekolah-sekolah. Jadi, tidak hanya suntik imunisasi saja, tapi ada acara materi seperti ini dengan penjelasan yang lebih sesuai dengan anak-anak. (Eh, anak sekarang masih ada imunisasi di sekolah kan ya? Yah, jadi ketauan deh angkatan berapa. Haha. Belaga bet. Padahal masih muda juga. lol.)

Karena, tidak semua orang tua atau guru memberikan pengetahuan yang cukup untuk menjaga mata dan berat badan. Padahal, dengan pengetahuan yang cukup sejak dini tentang menjaga kesehatan, khususnya berat badan dan mata, akan mencetak lebih banyak generasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Semoga saran saya ini bisa dilaksanakan ya. Atau udah ada? Tapi saya belum tau, karena saya tidak berhubungan dengan hal-hal berkaitan sekolah zaman sekarang. Please let me know with comment, yau. Thanks.

Buat kalian yang mau tau materi acaranya seperti apa. Tenang! Karena saya bakal sharing ilmu apa aja yang saya dapat. Tapi, sekali lagi saya cuma berbagi ya. Dengan harapan bisa dipraktekkan agar kita semua sehat selalu dan menjadi SDM yang unggul. Aamiin. Bukan untuk body shamming or negative comment, okey?

-------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------


Jenis-jenis Kelainan Mata beserta Cirinya


Kelainan refraksi adalah kelainan mata yang banyak terjadi di masyarakat. Dimana mata yang seharusnya untuk dapat melihat suatu benda dengan jelas, bayangan benda tersebut harus dapat ditangkap oleh retina mata, dengan sinar sejajar yang datang dari jarak tak terhingga yang masuk ke mata harus difokuskan tepat pada retina, tapi tidak tepat terjadi seperti itu.

Jenis-jenis kelainan refraksi:
1. Myopia (rabun jauh): kesulitan melihat jauh dengan jelas
2. Hipermetropi (rabun dekat): kesulitan melihat dekat dengan jelas
3. Presbiopia (rabun dekat usia lanjut): suatu perubahan fisiologis yang terjadi pada usia 40 tahun keatas dimana daya akomodasi berkurang. Hingga kemampuan melihat dekat/membaca berkurang
4. Astigmatism (silindris): distorsi pengelihatan akibat kelengkungan kornea dan lensa yang tidak sama di berbagai meridian

Katarak 


Selain itu, ada katarak, yaitu kekeruhan lensa disebabkan penuan atau sebab lain, sehingga menyebabkan penurunan tajam pengelihatan sampai terjadi kebutaan. Dan katarak ini adalah penyebab terbesar kebutaan di Indonesia. Namun, katarak dapat diterapi dengan operasi.

Katarak biasanya terjadi mulai pada usia diatas 40 tahun atau setelah terjadi benturan pada bola mata. Pada kasus tertentu, katarak dapat dikenali pada bayi dan anak yang mempunyaai kelaianan sejak lahir. Atau terkena paparan sinar ultra violetriwayat keluargakebiasaan merokok, glukoma, uveitis.

Jenis-jenis katarak:
1. Katarak Senilis: 90% dari kasus katarak ini akibat proses degenerasi ketuaan
2. Katarak Traumatika: akibat ada paksaan pada lensa
3. Katarak Kongenital: katarak sejak lahir
4. Katarak Komplikasi: akibat penyakit mata dan penyakit sistematik seperti diabetes, tetes mata mengandung steroid, gangguan metabolisme dll


Ciri-ciri katarak:
1. Pengelihatan kabur, berasap, berselaput sepeti melihat dari balik air terjun atau kabut putih
2. Ukuran kacamata sering berubah
3. Tajam pengelihatan semakin menurun
4. Silau saat melihat
5. Pengelihatan ganda



Glaukoma



Glaukoma adalah suatu penyakit yang ditandai oleh kumpulan gejala berupa peningkatan tekanan bola mata yang disertai kerusakan saraf mata dan penyempitan lapang pandang. Ada dua jenis Glaukoma, yaitu Glaukoma Kronis dan Glaukoma Akut.

Glaukoma kronis umumnya ditandai dengan kerusakan saraf optik dan kehilangan lapang pandang yang bersifat progresif serta berhubungan dengan berbagai faktor risiko terutama Tekanan Intraokuer (TIO) yang tinggi.


Tanda dan gejala glaukoma kronik kadang-kadang tidak terlihat yang khas. Sehingga seringkali ditemukan setelah keadaan lanjut.

Sedangkan, Glaukoma Akut adalah glaukoma yang diakibatkan peninggian tekanan intaokular (dalam bola mata) yang mendadak. Gloukoma Akut dapat bersifat primer ataupun sekunder.

Glaukoma primer timbul dengan sendirinya pada orang yang mempunyai bakat bawaan glaukoma. Sedangkan glaukoma sekunder timbul sebagai akibat penyakit mata lain ataupun sistemik.

Tanda dan gejala glaukoma akut:
1. Mata merah
2. Tajam pengelihatan turun mendadak
3. Rasa sakit atau nyeri pada mata yang dapat menjalar ke kepala
4. Mual dan muntah (pada tekanan bola mata yang sangat tinggi)
5. Lapang pandang menyempit

Retinopati Diabetikum


Retinopati diabetikum adalah gangguan pembuluh darah mikro (mikroaniopati) yang mengenai pembuluh darah prekapiler, retina, kapiler, dan venula. Sehingga menyebabkan pengelihatan yang buruk. Akibat penyumbatan (oklusi) mikrovaskuler dan kebocoran vaskuler, akibat kadar gula darah yang tinggi dan lama. 

Faktor risiko yang menyebabkan r
etinopati diabetikum adalah kadar glukosa darah dan hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik serta hiperlipidemia.


Cara Mudah Mengetahui Mata Sehat atau Tidak


1. Pemeriksa berdiri 6 meter dari klien di ruang terbuka, sumber penerangan sebisa mungkin sinar matahari.



(Jarak 6 meter)

2. Pemeriksaan dimulai dengan mata kanan, mata kiri ditutup menggunakan penutup mata atau dengan telap tangan tanpa penekanan. Demikian juga sebaliknya pada pemeriksaan mata kiri.



3. Pemeriksaan mengacungkan jari setinggi mata klien untuk menghitung jumlah jari pemeriksa.



4. Jika klien salah menghitung jari pemeriksa sebanyak dua kali atau lebih dari lima kali pemeriksaan, berarti klien mengalami gangguan pengelihatan. Segera rujuk ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti posbindu, puskesmasklinik swasta atau rumah sakit.


Cara Mencegah Terjadinya Gangguan Pengelihatan dan Kebutaan


1. Menghindari membaca dengan jarak yang terlalu dekat
2. Membaca di tempat terang atau tempat dengan tingkat pencahayaann yang cukup
3. Tidak membaca sambil tiduran
4. Tidak menonton televisi pada jarak yang terlalu dekat
5. Hindari penggunaan gadget terlalu lama
6. Melakukan gerakan atau olah raga mata agar menjadi lebih kuat dan elastis
7. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan diet gizi yang seimbang
8. Istirahat yang cukup
9. Hindari asap rokok
10. Jika melihat jarak dekat selama 20 menit, usahakan melihat ke jarak yang jauh selama 20 detik


***

Okeh, bahasan tentang pengelihatan segitu aja. Kali ini bakal bahas tentang OBESITAS!

Sebenernya, saat ini tuh kalau bahas berat badan agak gimana gitu ya. Banyak yang sensi. Tapi, kalian jangan gimana-gimana ya, seperti diawal saya bilang, ini bukan untuk body shamming or negative comment.

Ini semua demi kesehatan dan generasi yang lebih unggul. Walaupun, mungkin saya juga belum unggulan banget, tapi saya akan terus berusaha menjadi generasi unggulan kebanggan Indonesia. Aamiin.

Penyakit Akibat Obesitas


Dulu tuh, saya berpikir, gapapa gendut asal sehat atau lucu ya anak kecil kalau gendut. Ternyata itu salah, obesitas itu rentan dengan penyakit.

Sleep apnoe/henti napas sewaktu tidur, asma, kanker payudara, perlemakan hati, penyakit kandung empedu, ginjal prostat, stroke, diabetes melitus tipe 2, penyakit jantung koroner, hipertensi, colon, hormon reproduksi abnormal, polikistik ovarium sindrum, osteoarthritis (radang sendi) lutut dan panggul, varises, asam urat dan gout itu semua adalah dampak obesitas.

Serem banget kan?

Cara Sederhana Mengukur Obesitas


Coba sekarang kalian ukur lingkar perut kalian, jika laki-laki lebih dari 90 cm dan jika perempuan lebih dari 80 cm, berarti kemungkinan besar kalian obesitas. Tentunya ini pengecualian ibu hamil ya. Ini kondisi perut normal kalian saja.

Atau coba dengan mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) kalian. Dengan rumus: berat badan (kg) dibagi tinggi badan (m) kuadrat.

Jika, hasilnya 18,5-25 berarti normal. Sedangkan, jika lebih dari 25-27 berarti gemuk. Dan jika lebih dari 27 berarti obesitas. Hasil kalian apa?

Penyebab dan Cara Mencegah Obesitas


Obesitas adalah keadaan penumpukan lemak yang berlebihan pada tubuh yang berisiko terhadap kesehatan. Dan itu bisa disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat, lingkungan, genetik, ketidakseimbangan hormon, psikologis atau penggunaan obat-obatan tertentu, makan tinggi lemak, gula, dan garam, kurang makan sayur buah, jadwal makan tidak teratur, tidak sarapan sehingga menambah porsi makan siang atau malam, sering ngemil, pengolahan makanan menggunakan banyak minyak, santan kental, dan banyak gula, aktifitas sedentary (kurang gerak) tanpa melakukan aktifitas fisik lebih dari 2 jam perhari dll.

Banyak kan? Tapi tentunya kita bisa mencegah obesitas dengan beberapa cara. Seperti, menjaga pola makan dengan gizi seimbang 5 kelompok pangan (makanan pokok, lauk-pauk, sayur, buah, dan air putih) serta aktifitas fisik secara baik, benar, teratur, dan terukur, minimal dengan waktu 30 menit setiap hari atau minimal 150 menit perminggu.

(Olahraga everywhere)

Atau melakukan mpasi mulai usia 6 bulan, tidak makan sambil nonton atau main game, membawa bekal, perbanyak aktifitas fisik di luar ruangan, makan dengan aneka ragam bahan pangan cukup sayur, tidak merokok dan minum alkohol, pilih makanan yang mengandung Indeks Glikemi (IG) rendah, dan lainnya.

Apa yang Dilakukan Jika Menderita Obesitas?


Kalau hasil pengukuran kalian termasuk obesitas, ya kalian diet lah beb. No, ini bukan body shamming atau pemaksaan gimana-gimana. Ini hanya saran dari saya dan dari Kemenkes. 

Karena kalau lihat dampaknya ngeri juga kan ye? Tapi kalau kalian nyaman seperti itu dan gak mau diet, ya gapapa juga. Bebas akutu.

Tapi kalau kalian jadi orang terdekat saya, saya pasti bakal bantu untuk hidup sehat, minimal nasihatin. Karena saya mau hidup sehat dalam jangka waktu yang lama bareng orang-orang terdekat saya.

Lalu, apa yang mesti dilakukan jika obesitas?

1. Atur pola makan
- Banyak minum air
- Makan hanya pada saat merasa lapar bukan karena lapar mata apalagi promo
- Meningkatkan konsumsi sayur  dan diolah dengan cara direbus dan ditumis
- Kurangi konsumsi karbohidrat komplek (nasi, roti, jagung, sereal)
- Makan dengan pola piring T, yang artinya perbanyak sayur dan buah
- Konsumsi buah utuh sebagai makanan selingan
- Hindari konsumsi karbohidrat sederhana (gula pasir, gula merah, sirup, kue manis dan gurih, selai, dodol, cokelat, permen, minuman ringan dll)
- Diet rendah energi seimbang dengan pengurangan energi 500-1000 kkal dari kebutuhan sehari
- Kurangi konsumsi lemak, mengelola makanan di goreng, menggunakan santan kental, mentega, dan margarin
- Utamakan konsumsi protein rendah lemak
- Hindari buah yang brenergi tinggi seperti durian, mangga, sawo, cempedak, pisang, srikaya, dan alpukat
- Mengenali pola emosi makan, hindari lari ke makan saat marah, stress, bosan dll

2. Aktifitas fisik



- Jalan kaki minimal 10.000 langkah perhari
- Aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari atau minimal 150 menit/minggu. Dengan jenis latihan fisik: aerobik (naik sepeda, jogging, renang, golf) dan anaerobik (senam pernafasa, karate, lompat tinggi, angkat beban) dengan frekuensi 3-5x seminggu ddan durasi 40-60 menit
- Latihan menyesuaikan dengan denyut nadi maksimal sesuai usia, naikkan secara bertahap
- Prinsip latihan BBTT (baik, benar, teratur, dan terukur)

3. Atur pola tidur/istirahat
Tidur/istirahat secara cukup (6-8 jam), kurang tidur menyebabkan lebih banyak waktu makan


Makanan yang Dipantang Penderita Obesitas




Menurut para ahli, sebaiknya penderita Obesitas mengkonsumsi makanan dengan Indeks Glikemi (IG) yang rendah. Yang mana Indeks Glikemi (IG) itu adalah ukuran kecepatan makan diserap menjadi gula darah. Semakin tinggin IG suatu makanan, semakin cepat dampak kenaikan kadar gula darah.

Berikut ini beberapa makanan dengan skala Indeks Glikemi (IG)-nya:
Indeks Glikemi (IG) rendah: kacang-kacangan, sayuran, tomat, ceri, anggur, peach, susu kedelai, low fat yoghurt, apel, pear, sup tomat, wortel rebus, jeruk, singkong rebus, anggur, spageti, sushi, kiwi, nasi merah.

Indeks Glikemi (IG) sedang: outmeal cookies, popcorn, jagung manis, pisang, muffin, nanas, mangga, pepaya, kentang panggang, roti hamburger, bit, kismis, talas rebus, makaroni keju, bubur ketan hitam, nanas, bubur kacang hijau.

Indeks Glikemi (IG) tinggi: bagel, nasi putih, roti gandum utuh, roti gandum putih tawar, donat, semangka, wafer vanilla, kentang goreng, bubur beras, keripik jagung, cornflakes, kentang bakar, kerupuk, pizza keju, biskuit, roti perancis.

Dan sebaiknya mempantang cumi-cumi, otak sapi, telur burung puyuh. Serta, tidak mengkonsumsi belut, santan kelapa, susu sapi non fat, susu sapi cream, cokelat/cocoa,  mentega/margarin, jeroan sapi, kerang putih/remis/tiram, telor ayam, jeroan kambing secara banyak.

Berhati-hati juga dengan gajih sapi, gajih kambing, keju, sosis daging, kepiting, udang. Kalau sekali-sekali mengkonsumsi daging asap (ham), iga sapi, daging sapi pilihan tanpa lemak, burung dara, ikan bawal, masih boleh lah.

Tapi sangat tidak masalah jika mengkonsumsi putih telur ayam, teripang (halsom), ubur-ubur, daging ayam piihan tanpa kulit, daging bebek pilihan tanpa kulit, ikan sungai biasa, daging kelinci, daging kambing tanpa lemak, ikan ekor kuning.


***

Sepertinya, itu saja yang bisa saya sharing dari acara World Sight Day and World Obesity Day 2019 dengan moderator Kasubdit Gangguan Indra dan Fungsional Dit. P2PTM dr. Edduwar Idul Riyadi, Sp.KJ dan pemateri dr. Cut Putri Arianie (Direktur P2PTM), M.H.Kes, dr. M. Siddik, SpM dari Perdami, dan Yudhi Adrianto, S.GzRD dari Persagi.

Semoga bermanfaat dan bisa diterapkan sehari-hari. Jangan lupa CERDIK (Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, Kelola stres)

(Ini usaha sehat saya, kalau kalian?)

Salam,


Hani, yang semoga selalu jadi SDM unggulan. Aamiin.

Minggu, 13 Oktober 2019

Prive Uri-Cran Bantu Atasi Anyang-Anyangan

Hai, saya mau sharing tentang anyang-anyangan nih. Gara-gara salah satu circle saya mesti ke dokter akibat sakit ketika buang air kecil.

Dan random gitu, tiba-tiba saya minum Prive Uri-Cran Plus yang serbuk. Karena kita aktifitas di lingkungan yang sama dan kemungkinan besar menggunakan toilet yang sama.

Apalagi, saya tipe yang aktif berkegiatan dan harus percaya diri. Jadi, sehat itu wajib banget.



Padahal faktanya, dudukan toilet yang digunakan bersama orang yang diduga terkena penyakit anyang-anyangan itu tidak masalah atau bisa dibilang tidak bisa menular melalui dudukan toilet tersebut. Kecuali dudukan toiletnya kotor ya.

Malahan kebanyakan penularan infeksi malah berasal dari diri sendiri yang salah dalam membersihkan area sekitar anus setelah buang air besar dan air kotor dalam toilet yang terkontaminasi bakteri.

Haha. Terkadang emang terlalu kreatif nan inisiatif akutu. Tapi, gara-gara itu jadi cari tau lebih banyak tentang anyang-anyangan dan info lainnya. Nih, saya share. Biar kita sama-sama tau tentang anyang-anyangan.
-------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Anyang-Anyangan


Anyang-anyangan adalah salah satu indikasi dari penyakit ISK a.k.a infeksi saluran kemih. Yang mana biasanya, frekuensi berkemih menjadi lebih sering dari dan saat sedang buang air kecil, air yang harusnya keluar banyak tapi hanya keluar sedikit serta rasa yang muncul juga nyeri.

Sebenarnya anyang-anyangan tidak selalu menimbulkan gejala yang spesifik. Namun, kondisi seperti itu secara umum menjadi tanda-tanda mengalami anyang-anyangan.

Penyebab Anyang-Anyangan


Menahan buang air kecil, menggunakan pakaian dalam yang kotor, membasuh yang salah setelah buang air besar, dan menggunakan air toilet yang kotor adalah beberapa penyebab anyang-anyangan. Jadi, jangan kalian lakuin ya.

Karena, kalau dilakuin katanya berpotensi menempelnya bakteri e-coli pada dinding saluran kemih. Apalagi secara anatomi saluran kemih wanita lebih rentan terkena e-coli, si bakteri jahat.


Namun, bisa juga karena terlalu banyak minum yang berefek diuretik seperti alkohol, kopi, dan teh. Atau karena kehamilan, otot detrusor tidak stabil, cemas, hipertonisitas dasar panggul, pembesaran prostat, diverticulitis, dan interstitial cystitis.

Cara Mengatasi Anyang-Anyangan


Tentunya untuk mengatasi anyang-anyangan adalah tidak melakukan hal-hal penyebab terjadinya penyakit tersebut ya. Rajin minum air putih juga sejam sekali kalau bisa. Lifestyle yang sehat, lingkungan yang bersih, makan buah dan sayur, baca doa sebelum dan sesudah dari kamar mandi serta cara sehat lainnya. Atau kalau parah banget dan sangat mengganggu aktifitas, segera periksa ke dokter.

Tapiii... katanya, Cranberry (Vaccinium Oxycoccos) adalah salah satu yang bisa menangkap bakteri e-coli. Sehingga, tidak jadi menempel di dinding saluran kemih.

Nah, kalau kalian yang mengalami gejala awal infeksi saluran kemih berupa anyang-anyangan atau rasa ingin buang air kecil tapi yang keluar sedikit, terus nyari buahnya belum ketemu. Coba minum Prive Uri-Cran deh.

Cranberry


Btw, kalian pernah liat buahnya belum? Jujur, saya sih belum. Haha. 
Tapi, saya yakin sih, semua buah pasti ada kelebihannya masing-masing, termasuk cranberry yang mengandung proantocyanidin.


Cranberry sendiri termasuk tanaman semak atau tanaman yang biasanya tumbuh liar. Karena tanaman ini tergolong ke dalam tumbuhan semak-semakan pendek dan banyak ditemukan di bagian utara Amerika dan Kanada. 

Buah ini beberapa tahun terakhir cukup populer sebagai sumber vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah seriawan, dan sebagai antioksidan. Walaupun, konon katanya, buah ini sudah diketahui khasiatnya sejak zaman nenek moyang suku Indian kuno sebagai obat luka akibat terkena panah. 

Apalagi, pada bulan April 2004, AFSSA, lembaga pengawas obat dan makanan Prancis, mengizinkan penggunaan jus buah cranberry sebagai antibakteri untuk kesehatan saluran kencing. Karena, bukti dari 4 uji klinis acak sempurna menyatakan bahwa jus cranberry mampu menghambat infeksi bakteri pada saluran kencing.


Antioksidan dalam buah Cranberry yang disebut proanthocyanidins dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi saluran kemihKandungan flavonoid antosianidin, quercetin, dan sianidin yang terdapat pada buah Cranberry juga terbukti ampuh melawan kanker secara in vitro.

Prive Uri-Cran


Seperti yang saya bilang tadi, jika belum nemu buah Cranberry, kalian bisa konsumis Prive Uri-Cran. Karena produk ini mempunyai kandungan Ekstrak Cranberry di dalamnya. Salah satu obat dari Combiphar ini klaimnya akan membantu kalian menghilangkan anyang-anyangan selain minum air putih.




Produknya tersedia dalam bentuk kapsul dengan komposisi: 250 mg Ekstrak Cranberry. Dengan Dosis: 1-2 Kapsul/Hari. Dan isi per Box: 30 Kapsul / Box.



Selain bentuk kapsul, Prive Uri-Cran juga ada dalam bentuk serbuk yang disebut Prive Uri-Cran Plus. Jadi tinggal seduh saja.


Dengan komposisi: 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit C, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus0.1 mg Bifidobacterium bifidumDosis penggunaan yang dianjurkan:1-2 Sachet / Hari. Isi per Box: 15 Sachet / Box.



Warna dan Rasa



Untuk kapsul, saya pribadi belum pernah coba. Tapi untuk yang Prive Uri-Cran Plus itu kalau diseduh warnanya merah tua dan rasanya agak asem. Ya jelas, kan buah cranberry banyak mengandung vitamin c. Hehe.

Prive Uri-Cran Beli Dimana?


Jika, kalian merasa ada gejala anyang-anyangan dan menggangu aktifitas kalian. Cus kalian beli secara online di e-commerce/web resmi apotek online ataupun offline di apotek terdekat.


Oia, kalau kalian beli produk Prive Uri-Cran, jangan dibuang struk atau bukti belinya. Karena bisa di redeem di webnya. Kan lumayan ya dapat peralatan masak, seperti microwave, panci atau penggorengan. Upload aja foto struk atau bukti bayarnya, nanti kalau sudah mencapai batasnya poinnya, bisa di redeem deh. Mayan kan ye. Hehe.


Dan untuk harganya, range harga satu dus kurang lebih sekitar seratus ribu hingga seratus lima puluh ribu rupiah, kalau cek online. Kalau beli offline, maaf belum pernah beli langsung di apotek.

***

Oke, deh segitu aja sharing-nya. Kalau ada yang perlu di koreksi, silakan aja komen. Karena itu semua mungkin keterbatasan saya.

Dan semoga kita selalu hidup sehat, terhindar dari penyakit seperti anyang-anyangan, biar tetap aktif dan percaya diri dalam beraktifitas. Aamiin.


For more info about Prive Uri-Cran, please check www.uricran.co.id or Uri-cran sosmed:
Facebook: Prive Uri-cran
Instagram @uricran.id


Salam,


Hani, yang semoga terhindar dari segala penyakit dan sehat selalu. Aamiin.