Kamis, 30 Juni 2016

Teori: Media Transmisi

Hulalalahula…

Yuk bahas tentang Media Transmisi. Ini media penting dalam komunikasi, loh.

Cekidot!

Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan di manipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.

Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya

Karakteristik media transmisi ini bergantung pada:
  • Jenis alat elektronika

  • Data yang digunakan oleh alat elektronika tersebut

  • Tingkat keefektifan dalam pengiriman data

  • Ukuran data yang dikirimkan
Salam,



Hani, penerima cinta kamu melalui media transmisi apapun. Hoeks. Haha.

sumber: www.wikipedia.com

Soal Telekomunikasi: Cara mengetahui Faktor Reuse

Hulalalahula…

Kali ini mau membahas soal tes salah satu perusahaan. Jangan menganggap ini bocoran, ya. Hehe.

Begini soalnya:

Pada komunikasi seluler yang menggunakan standar GSM, diketahui ukuran cluster 8 dan jumlah kanal ratio 80 (80 x 200 KHz). Berapakah Faktor Reuse?
A. 1/6
B. 1/7
C. 1/8
D. 2/6
E. 2/7

Jawabannya:

Diketahui:

Cluster : N : 8

Rumus Faktor Reuse: 1/N

Faktor Reuse: 1/N : 1/8

Jadi jawabannya yang C

So, sudah ada pencerahan? Semoga nantinya kalau ada tes tentang faktor reuse sudah bisa jawablah. Hehe.

Tunggu ulasan soal lainnya, ya!

Salam,



Hani, yang mengambil pendalaman jurusan Telekomunikasi

sumber rumus: https://nurwidipriambodo.wordpress.com/2009/06/12/

Senin, 13 Juni 2016

Review: Netzme, whatsapp-nya Indonesia!

Hulalalahula…

Lama tak jumpa kita di blog ini. Langsung aja review aplikasi sosial, yuk!

Netzme!

Tau aplikasi netzme tidak, guys? Pertamanya Hani juga belum tahu. Bahkan waktu diperkenalkan dan dipandu cara memakainya pun, terjadi salah penyebutan. Yang terdengar Nazmi bukan Netzme. haha. Maafkan.

Selain mencari pegawai di job fair, Netzme baik hati bagi-bagi goodie bag buat pengunjung yang mau install aplikasi yang disebut-sebut mirip whatsapp ini.

Sebagai pencinta gratisan sejati, Hani langsung anteng mengikuti panduan mas-mas nya. (Maaf tidak ada foto goodie bag nya, isi dalam goodie bag-nya ada card reader dan sticker)

Berikut ini screenshot aplikasinya:

www.nisaahaniblogwordpress.comnetzme1

Ini screenshot sudah lumayan lama, beberapa minggu lalu, jadi sudah ada perubahan jumlah download-an dan rating-nya.

www.nisaahaniblogwordpress.comnetzme2

Menurut Hani tampilan pembuka aplikasi seperti ininya lagi booming, mayoritas satu warna full dengan logo aplikasinya. Eh, tapi entah kenapa, menurut Hani logo warna kuning lebih menarik. Ini sih pendapat yaHehe. Karena pemilihan warna itu penting, warna yang dipilih mewakili aplikasi itu sendiri.

www.nisaahaniblogwordpress.comnetzme3

Walaupun disebut mas-nya sebagai aplikasi whatsapp-nya Indonesia, sayangnya kontak di hape Hani belum ada yang download. Jadi belum bisa chat atau pamer status. Haha.

www.nisaahaniblogwordpress.comnetzme4

www.nisaahaniblogwordpress.comnetzme5

Tombol bulat-bulat di bawah itu untuk menu. Logo lonceng untuk notifikasi, kaca pembesar untuk search, dan titik tiga kali untuk lihat menu lainnya.

www.nisaahaniblogwordpress.comnetzme6

Data aplikasi:

Tipe: Sosial aplikasi

Rate: 4.3 (13 Juni 2016)

Jumlah yang sudah mendownload: 10 Thousand (13 Juni 2016)

Pembuat: Netzme

Asal: Katanya Indonesia poenya.

Kelebihan (menurut Hani):

  1. Asli buatan anak negeri. Mas-masnya yang menjelaskan tuh pintar banget menarik hati, menurut Hani. Dibilang kurang lebih seperti ini, "masa kita cuma sebagai pengguna, kita harus bisa menciptakan aplikasi sendiri." ya Hani langsung mendukung lah aplikasi ini (walaupun belum ngerate). Terus Hani bilang, ditunggu ya, launching resminya. Dan Hani ajak-ajak teman Hani buat download.

  2. Ramah banget cs-nya. Coba liat aplikasinya, mayoritas komentar ada balasannya. Nuansa kantornya juga cozy. Liat dah websitenya, lagi buka lowongan tuh. Yang jago ngoding silahkan daftar. Kalau butuh content writer bisa hubungi Hani. (malah promosi diri. haha)

  3. Aplikasinya sudah stabil. Tidak ada posting-an hilang atau loading berlebih

Kekurangan (menurut Hani):

  1. Masih kurang publikasi. Sosial media nya saja masih sulit ditemui.

  2. Tampilan-nya belum sepenuhnya menarik hati.

  3. Belum bisa dipakai secara optimal, masyarakat Indonesia belum hijrah kesini. Walaupun sudah download, mau ngobrol sama siapa? :(

Saran (menurut Hani):

Lebih banyak publikasi, misalnya aja jadi sponsor di sinetron atau film. Kaya di drama Korea gitu, kan mereka biasanya ada adegan telepon atau chat. Nah, bisa dah menampilkan aplikasi ini. Kalau emang ini produk asli Indonesia, bisa lebih digaungkan, banyak kok masyarakat Indonesia yang mau pakai produk Indonesia asal kualitasnya oke.

Tiap orang pasti berkembang, begitu pula aplikasi ini. Mari kita tunggu perkembangan lebih lanjut aplikasi Indonesia poenya ini. Sekian dan terima endorse.

Salam,



Hani, anak nasionalis yang kadang oportunis.