Senin, 10 Desember 2018

Sudahkah Berkontribusi Membangun Indonesia dengan Menjadi Tenaga Kerja Berkualitas?

Hulalalahula...

Tanggal 6 Desember 2018, Hani datang ke acara formal. Haha. Beneran dah, gak nyangka acaranya bakal seformal itu. Sampai narasumbernya ada Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, Gubernur Banten, Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Kementrian PUPR.

(Ini poster undangan, pas di acara Pak Yaya Supriyatna Sumadinata di gantikan Bu Dewi Chomistriana)

Curhat dikit ya buibu pakbapak...

Jadi, waktu itu salah satu blogger senior nanya siapa orang Banten yang biasa bikin konten di yutub. Ya, sebagai orang yang tinggal di Banten dan setahun terakhir meramaikan yutub, Hani merasa terpanggil buat tunjuk tangan.

Singkat cerita, Kamis minggu lalu, Hani cus ke Gedung Pendopo Gubernur Banten. Btw, walaupun tinggal di Banten 20 tahunan, tapi Hani baru beberapa kali ke arah Banten. Seringnya ke arah Jakarta. (Tangerang juga termasuk Provinsi Banten ya. Cuma termasuk salah satu daerah Banten yang paling dekat dengan Jakarta).

Setelah naik bis fenomenal anak kampus Untirta, bis Murni jurusan Kalideres - Labuan, dilanjut ojek, akhirnya sampai juga ketempat acaranya. Kenapa bis fenomenal? Karena bis ini emang sering di gunakan bolak balik sama mahasiswa Untirta asal Tangerang dan kecepatan bis ini dahsyat. Kalo jendelanya kebuka, bisa kering muka. Kenceng bener dan remnya suka kaga kenal waktu. Suka-suka sopirnya. Hani rasa tuh sopir-sopirnya kebanyakan nonton Valentino Rossi. Oke next, ini jayus. Haha. Ngelawak sendiri, males sendiri. Lol.

Pas sampai ke lokasi acara, Hani bersyukur banget milih pake batik. Alhamdulillah ya Allah kaga saltum. Karena semua rapi-rapi amat kaya pengen upacara.

(Sekali lagi tulisan ini agak cenderung dari sudut pandang curhat. Namanya juga pengalaman perdana ke acara yang menurut Hani cenderung resmi yak. Hihi)

Setelah melantunkan Lagu Kebangsaan bareng. Kita langsung di paparkan materi. Apa sih bahasannya?

Hani akan coba paparin materi acaranya menggunakan bahasa Hani sendiri ya. Tapi insyaallah masih sesuai dengan poin-poin penting.

Pembicara pertama:
Bapak Mohamad Nasir
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI

Bapak Menteri menjelaskan Strategi Mempersiapkan Lulusan Perguruan Tinggi Siap Kerja dan Membuka Peluang Lapangan Kerja.

Indonesia mempunyai jumlah penduduk kurang lebih 266 juta. Tapi kenapa masyarakatnya masih di anggap kurang kompetitif? Padahal sumber daya manusianya banyak, sumber alamnya juga menyokong dengan baik. Itu semua karena sumber daya manusianya dianggap kurang terampil/berkualitas di dunia industri. Hiks. Sedih akutu nulisnya.

Menurut Hani, mungkin bukannya belum berkualitas kali ya, mungkin pekerjaannya yang dipilihnya belum sesuai dengan talent dan passionnya. Namanya juga banyak yang salah pilih jurusannya kan yak. Ups.

Berdasarkan World Economic Forum (WEF) 2018, daya saing Indonesia di peringkat 45 dari 140. Entah mau sedih atau bersyukur. Karena kalo keaktifan di dunia maya peringkat kita mayoritas 10 besar. Beda dengan peringkat daya saing.

Karena Hani orangnya positif, walaupun kadang suka keceplosan ngeluh. Macam tulisan di atas barusan. Jadi, Hani milih bersyukur dan positif aja, Indonesia bisa maju dan meningkatkan rangkingnya. Selama mau usaha, pasti bisa.

Biar semangat dan jiwa kompetitifnya naik, Hani bisikin peringkat beberapa negara tetangga ya.

Singapore dengan peringkat pertama di pendidikan Sains, matematika, dan minat baca dari 70 negara, mendapatkan peringkat 2 dari 140 negara dalam hal daya saing. Sedangkan Malaysia urutan 25 dan Thailand ke 38. (Menurut peringkat WEF dan Program for International Student Assesment (PISA) tahun 2015).

Tenang, jika seluruh elemen masyarakat saling membantu dan berusaha maju, pasti peringkat 1 dalam berdaya saing pun rasanya mungkin.

Btw, mau tau gak kita peringkat berapa dalam hal science, math, and reading?

Science urutan 62/70, maths 64/70, reading 63/70. Hampir urutan bontot sih. Hiks. Tapi harus di akui, bahkan walaupun termasuk lulusan teknik top ten university, Hani gak segitu interest sampe in love sama bidang tersebut. Cukup tertarik saja, gak lebih. Jadi, ya mungkin banyak lagi diluaran sana mirip sama Hani.

Walaupun begitu, pemerintah Indonesia tetap berusaha memperbanyak lulusan Perguruan tinggi mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dengan mendorong lulusan terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha (entrepreneur).

Menjadi lulusan universitas memang bukan jaminan kesuksesan, tapi ketika kita bisa mendapatkan one equipment of success, why not?

Dan Alhamdulillahnya lulusan perguruan tinggi sekarang makin meningkat, diharapkan daya saing pekerja di Indonesia juga meningkat. Walaupun pada realitanya banyak para pekerja di anggap kurang mempunyai skill di bidang pekerjaannya. Mungkin itu butuh waktu kali ya, kan semua profesional pernah jadi pemula. Tapi sebenernya apa sih skill yang di butuhkan?

1. Kebiasaan kerja positif
2. Komunikasi
3. Menulis
4. Matematika
5. Bahasa Inggris
6. Pemecahan masalah
7. Bekerja dalam tim
8. Keingintahuan
9. Kreativitas
10. Sabar dan pantang menyerah
11. Kesadaran digital
12. Berpikir kontekstual
13. Kerendahan hati

Kalo diliat-liat sih kebanyakan lebih ke soft skill ya. Tapi seriusan deh, kalo kita belum pas layaknya puzzel dalam pekerjaan yang kita geluti, bakal kerasa kurang aja, walaupun di awal tak terasa.

Tapi walaupun gitu, tetap terus berusaha, kalaupun dirasa kurang dalam kurun waktu tertentu, temukan dalam hati kita kesimpulan 'mungkin bidang kita bukan disitu'. Kalau udah menemukan kalimat tersebut, cari bidang lain. Rezeki gak cuma ada di satu pintu, gengs.

Selain di harapkan masyarakatnya mempunyai kesadaran sendiri untuk maju. Pemerintah memiliki beberapa langkah buat mencetak lulusan berkualitas di era industri 4.0 a.k.a zaman enow.

Berikut strategi pemerintah mempersiapkan lulusan berdaya saing:

1. Membangun ekosistem perguruan tinggi merespon industri 4.0
2. Melakukan reorientasi kurikulum
3. Melakukan student mobility dan magang
4. Meningkatkan kompetensi entrepreneurial
5. Menciptakan tenaga terampil untuk dunia kerja dan industri melalui revitalisasi Politeknik

Gimana, gimana pas baca strateginya? Mungkin gak asing dari kita denger komen, ''duh gonta ganti kurikulum mulu, pasti ada main nih." Dulu Hani juga tipe yang mengiyakan tiap ada yang komen begitu. Tapi pas kemarin datang, kok jadi mikir, "ya namanya kebutuhan hidup makin ningkat, bakal aneh gak sih di ajarin teori jadul yang jelas-jelas bakal gak dibutuhin. Misal kita udah siap-siap menyongsong 5G, tapi masih mempelajari secara mendalam teori 1G. Ya gak apa-apa mempelajari sejarah, tapi jangan sampai kita malah gak tau sesuatu yang baru atau yang akan datang secara mendalam. Sama-sama mendalam lah mempelajarinya, biar ilmunya makin luas."

Selama semua terealisasi dan bisa membawa jadi lebih baik, gak apa sih walaupun terjadi perubahan, menurut Hani sih begitchu. Sebagai masyarakat yang baik selain menaati, cuma bisa ikut mendoakan biar strategi atau step atau apalah itu taktik supaya Indonesia bisa maju, bisa teralisasi dengan baik tanpa ada kebocoran dan kebohongan sana sini. Aamiin. Aamiin-in dong gengs.

Tadi kan Hani paparin strateginya. Tapi sebenernya apa sih yang udah di cap
capai dari pemerintah selama ini agar strateginya berhasil?

Cekidot... Klaim pencapaian pemerintah:

1. Pilot projek revitalisasi di 12 Politeknik Negeri
2. Penyediaan dosen dari industri
3. Retooling 342 dosen Politeknik. Dosen diikut sertakan dalam pelatihan luar negeri dan mengambil sertifikat kompetensi Internasional.
4. Pemberian biaya kepada 2.841 mahasiswa Politeknik untuk mengambil sertifikat kompetensi di dalam negeri
5. 12 Politeknik menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
6. Pengembangan kurikulum pendidikan vokasi berdasarkan KKNI sebanyak 79 prodi
7. Pembentukan Lembaga Standarisasi Pendidikan (LSP) vokasi sebanyak 28 LSP
8. Pembentukan Tempat Uji Kompetensi (TUK) sebanyak 89 TUK
9. Jumlah mahasiswa yang sudah memperoleh Serifikat Kompetensi sebanyak 11.931 mahasiswa (mahasiswa laki-laki 8.288 orang dan mahasiswa perempuan 3.634 orang)
10. Telah menandatangani 254 MoU kerjasama dengan industri

Itu penjabaran dari Pak Menteri. Makin pusing? Bagus, kata orang itu tandanya mulai paham. Biar makin paham kita ke penjabaran dari narasumber selanjutnya ya.

Pembicara kedua:
Hamid Muhammad
Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud

Tadikan sudah di sebutkan adanya revitalisasi dalam pencapaian pemerintah. Berikut 8 bidang yang direvitalisasi:

1. Agribisnis dan agroteknologi
2. Kemaritiman
3. Pariwisata
4. Seni dan industri kreatif
5. Teknologi dan rekayasa
6. Bisnis dan manajemen
7. Energi dan pertambangan
8. Teknologi informasi dan komunikasi

Btw sebelum penjabaran lebih lanjut, numpang nanya nih gengs. Vokasi sama SMK itu samakah? Setau Hani vokasi itu udah katagori diploma. Maafkan bila salah. Tapi pas Hani baca-baca lagi slide presentasi para narasumber. SMK sama dengan vokasi dan politeknik adalah penyebutan untuk sekolah SMK. Hmmm... (Sejam) anggap aja begitu.

Ok lanjut...

Sebenernya Pak Dirjen kebanyakan memaparkan pencapaiannya sih. Tapi sebelumnya kita bahas dulu apa aja emang Inovasi Pembelajaran SMK, sehingga di anggap bisa berkontribusi ke pencapaian?
1. Kurikulumnya berbasis industri 4.0, dimana pembelajaran menggunakan model demand driven, dengan mengedepankan pendekatan jobs based learning.
2. Inovasi model pembelajaran, pengembangan model pembelajaran student center dan pengembangan proyek based learning.
3. Teching Factory (TEFA) dan technopark
4. Penguatan pendidikan karakter dan budaya literasi

Sebenernya apa sih latar belakang revitalisasi selain emang tuntutan zaman?

Sepertinya yang udah di bilang, dunia pasti berubah-ubah, gak ada yang pasti dan tentunya tantangan kerjanya udah berubah. Ditambah lagi adanya arahan Presiden, "Kita harus terus memperbaiki piramida kualifikasi tenaga kerja kita agar menjadi tenaga kerja yang terlatih, terampil agar terserap semuanya ke dalam insdusti-industri kita" (Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 3 Januari 2018)

Dan dibawah ini adalah 6 arahan khusus Presiden ke Kemendikbud:
1. Membuat peta jalan
2. Menyelaraskan kurikulum dengan kompetensi yang dibutuhkan
3. Meningkat kompetensi pendidik
4. Meningkatkan kerjasama dengan K/L dan DUDI (I'm sorry, I still didn't know the meaning about K/L dan DUDI)
5. Meningkatkan akses sertifikasi dan akreditasi lulusan
6. Membentuk kelompok kerja

Nah, beberapa tahun ini apa aja sih achivement dari kemendikbud? Apa udah sesuai dengan keinginan Presiden dan zaman?

1. Membuat peta jalan pengembangan SMK
a. Tersusunnya peta jalan revitalisasi SMK Nasional
b. Tersusunnya peta jalan revitalisasi SMK di 34 Provinsi

2. Pengembangan dan penyelerasan kurikulum
a. Revisi spektrum keahlian SMK
b. Penyusunan Kurikulum sesuai Spektrum Keahlian SMK Hasil Revisi
c. Sinkronisasi Kurikulum Sekolah sesuai dengan Kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri

3. Pemenuhan Guru Kejuruan dengan Pelaksanaan Program Keahlian Ganda
a. Pemenuhan Guru Kejuruan dengan Pelaksanaan Program Keahlian Ganda
b. Pemenuhan Guru Kejuruan dengan Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru
c. Peningkatan Kompetensi Guru Kejuruan

4. Kerjasama sekolah dengan dunia usaha, industri, serta perguan tinggi
a. Penyelarasan kejuruan yang link and match dengan dunia industri
melalui penyiapan kurikulum implementasi serta optimalisasi kerja
sama dengan DUDI
b. Penguatan kerjasama industri dengan kementerian/lembaga,
pemerintah daerah, dan dunia usaha/industri
c. Peningkatan akses sertifikasi lulusan SMK dengan penambahan
jumlah LSP P-1, melalui pelatihan dan sertifikasi asesor kompetensi

5. Meningkatkan akses sertifikasi lulusan SMK dan akredetasi SMK
a. Peningkatan akses sertifikasi lulusan SMK dengan penambahan jumlah LSP P-1,
melalui pelatihan dan sertifikasi asesor kompetens
b. Pelatihan penyusunan materi uji kompetensi (MUK) dan finalisasi skema sertifikasi
c. Peningkatan jumlah sertifikasi kompetensi teknis dan sertifikasi siswa
d. Peningkatan Karakter Peserta Didik
e. Peningkatan akses dan mutu SMK dengan pemberian bantuan fisik dan non fisik

Wah, banyak ya. Biar lebih berasa lagi pencapaiannya. Hani kasih angka.
665 SMK sudah menyelaraskan kurikulum DUDI, 1844 SMK sudah bekerja sama dengan industri nasional dan internasional, 24 instansi bekerja sama dengan SMK. 31.43% rekruitmen dan sertifikasi pendidik dan industri, 42.62% bimtek pengembangan pembelajaran abad 21, 57.60% pengembangan kompetensi guru, 46.76% profesionalisme tenaga pendidik dan laboran.

Masih kurang? Kasih fotonya aja dah.


Alhamdulillah ya kalo udah banyak pencapaiannya. Semoga bisa mempertahankan dan semakin banyak pencapaian lain.

Ok next...

Pemateri ketiga:
Dewi Chomistriana
Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan, Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR

Mari kita lihat dari sisi PUPR. Apasih kurangnya para tenaga kerja Indonesia? Dan bagaimana PUPR meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja kontruksi guna mendukung infrastruktur yang andal.

Bagi PUPR tantangannya sendiri adalah sebagai berikut:
1. Disparitas antar wilayah dan kawasan masih tinggi (KBI dan KTI)
2. Daya Saing Nasional masih belum kuat karena keterbatasan dukungan infrastruktur (termasuk konektivitas)
3. Pemanfaatan Sumberdaya belum optimal dalam mendukung kedaulatan pangan & energi
4. Urbanisasi yang tinggi (53% penduduk tinggal pada kawasan Perkotaan)

Tenang, kan tadi udah di bilang, asal berusaha bakal ada hasil baiknya.

Nah, dari pihak PUPR melakukan upskilling/reskilling: Inovasi pelatihan dan uji sertifikasi terhadap Tenaga Ahli dan Terampil.

Untuk tenaga ahli dilakukan pelatihan jarak jauh melalui Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri (SIBIMA). Sedangkan, untuk para terampil dilakukan metoda observasi, ajar mitra kontruksi, dan mobile training unit.

Hani tertarik dengan SIBIMA ini, apakah ini?

SIBIMA merupakan salah satu solusi pelayanan publik untuk mengatasi backlog pemenuhan kebutuhan tenaga ahli bersertifikat seiring dengan fokus pemerintah untuk membangun infrastruktur sesuai RPJMN dan Renstra Kementrian PUPR 2015-2019.

Dan ternyata sudah sebanyak 11.846 peserta terlatih melalui distance learning ini. Waduh, kok Hani baru tau? Kurang jauh mainnya sayah. Hehe.

Dengan SIBIMA, byebye biaya mahal, peserta terbatas, fasilitas terbatas, lama, dan carbon footprint besar. Welcome modul lengkap secara online, tidak berbayar (efisien), peserta bisa banyak, tidak membutuhkan ruangan khusus, carbon footprint paperless, penyetaraan dengan Continuing Professional Development (CPD), garansi kualitas oleh asosiasi/PTN/PTS.

Buat kalian yang merasa pekerja berkomten hanya saja belum bersertifikasi. PUPR akan melakukan pembekalan secara materi dan teori serta praktik lapangan selama 2 hari. Lalu, uji kompetensi/obeservasi selama 1 hari. Nantinya, bisa juga dapat sertifikasi kompetensi kerja. Yuk, cus ikutan ini.

Oh iya, sertifikasi bakal di digitalin. Agar terhindar dari pemalsuan dokumen, ramah lingkungan, lebih praktis untuk digunakan, tidak membutuhkan autentikasi dan legalisir ulang. Dan untuk mengecek sertifikasi itu akan ada LPJK Scanner. Rencananya akan di mulai 1 Januari 2019. Wew. Bentar lagi dong.

Nantinya bukan hanya sertifikasi saja yang di digitalisasikan, tetapi perijinan, procurement, monitoring, supervisi, pasar digital sektor kontruksi juga akan digital.

Dengan begitu diharapkan tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu.

Tadi kan udah tuh dari sisi pendidikan dan dari sisi pekerjaan juga udah. Nah, dari sisi Banten sebagai tuan rumah acara ini bagaimana sih?

Oke dah. Next, pembicara terakhir.

Pembicara keempat:
Wahidin Halim
Gubernur Banten

Menurut FMB9, yaitu tempat informasi akurat, data valid, dan narasumber terpercaya. Berikut infografis kemajuan Banten:


Sebenernya pas dapat info ini, jadi mikir, iyakah? Tapi emang sih di Banten udah banyak kemajuan. Walaupun makin banyak tol, masih aja ya macet. Zzz... Semoga kemajuan fasilitas di ikuti kesadaran masyarakatnya. Aamiin.

Karena Hani tertarik wisata bahas pariwisatanya aja. Haha.

Ternyata banyak ya wisata Banten. Paling banter taunya Anyer sama Tanjung Lesung. Berikut 9 pola ruang kawasan wisata yang bisa dikunjungi selama di Banten:
1. Kawasan wisata pantai barat: anyer, carita, tanjung lesung, sumur, pulau sangiang
2. Kawasan wisata pantai utara: pantai tanjung kait, pantai tanjung pasir, pulau tunda, pulau cangkir
3. Kawasan wisata budaya Banten lama
4. Kawasan wisata pantai selatan
5. Kawasan wisata budaya pemukiman baduy
6. Kawasan wisata alam taman nasional ujung kulon
7. Kawasan wisata alam taman nasional gunung halimun
8. Kawasan wisata geopark
9. Kawasan wisata agro

Oh iya, sebelumnya yang masih belum tau Banten atau ingetnya yang negatif-negatif aja. Cus baca dulu mukadimah Banten di bawah ini ya. Biar tau kenapa Banten layak jadi salah satu provinsi yang diperhitungkan.

Selama tiga tahun terakhir perekonomian Banten menunjukan perkembangan yang menggembirakan. Perlahan tapi pasti, Banten mempunyai pertumbuhan ekonomi nasional di atas rata-rata. Tahun ini saja pertumbuhan ekonomi Banten 5.75%, sedangkan rata-rata nasional 5.17%.

Semua peningkatan ini akibat pertumbuhan usaha industri pengolahan dan usaha perdagangan besar maupun kecil, reparasi mobil motor, lagipula posisi Banten sangat strategis dan mempunyai bandara serta pelabuhan. Jadi wajar jika dikelola dengan baik akan terjadi peningkatan perekonomian.

Selain itu, Sumber Daya Manusia di Banten di anggap cukup memadai. Sehingga, banyak yang mau berinvestasi di Banten. Alhamdulillah ya. Selama dikelola dengan baik, segala kemajuan mah silakan saja.

Hayo, paham kaga tuh semua? Apa masih nyinyir? Duh, manusia emang ya.

Intinya, semakin banyak kemudahan yang kita dapat dan makin banyak cara untuk bersertifikasi, dimana sertifikasi adalah salah satu syarat yang dibutuhkan dalam industri. Karena dengan adanya sertifikasi, diharapkan pekerjanya sudah berkompeten. Begitu sih kesimpulan dari pendabaran tadi dari sudut pandang Hani.

Terus, apakah Hani sudah menjadi tenaga kerja yang sesuai? Pengennya sih sudah mantul (mantap betul) di atas rata-rata. Tapi namanya manusia, selalu aja ada kekurangannya. But, it's ok beibeh. Selama ada keinginan dan usaha untuk lebih baik, akan ada hasil baik.

Salam,

Hani, yang semoga jadi menteri yang baik dan benar. Aamiin.

Semua bahan materi berdasarkan www.fmb9.id

Sabtu, 08 Desember 2018

Advan S6, Bikin Siapapun Bisa Ngegame! (Asal Jangan Sampai Lupa Waktu)

Hulalalahula..

Udah tau kan Hani mah doyan main games? PUBG, mobile legend, survival heroes, onmyoji, ragnarok, dan lain-lain, semua yang seru dan hits, Hani mainin. Tapi paling favorita mah PUBG sih.

Ya, walaupun makin kesini jarang main game lagi. Karena merasa banyak hal baik yang harus dikerjakan demi masa depan. Ihir.

Dulu waktu kecanduan games tingkat kecamatan. Di hp Hani sampai ada 5 games. Haha. Terus kerjaannya bareng teman-teman, mabar baeee... Sampe temen-temen Hani pada kredit buat beli hp yang canggihan dikit biar pas main games bareng, minim ngelag.

Lah, elah... Ngapain keles pake kredit-kreditan. Beli aja sih semampunya. Belum tau nih orang-orang ada hp dengan spek pas, harganya terjangkau bro.

Advan S6, cuma 870rebu.





Eh, seriusan loh ini. Hp dengan pilihan warna hitam, putih, biru dan beresolusi layar 960x480 piksel, rasio 18:9 ini memang segitu harganya. Murah meriah kan? Haha. Berdasarkan data dari Smartphoneku, berikut ini detail spesifikasinya:

Ini Hani bocorin speknya Advan S6:
OS: IDOS 7.3@Android 7.0
Baterai: 2200 MAh (yang Hani suka, baterainya bisa dilepas coy)
Kecepatan: 150Mbps
Dimensi: 151.5 x 73.9 x 8.9 mm
Berat: 166 gram
Bahan: crystal
SIM: SIM Nano Ganda + TF
Tipe layar: LCD IPS
Lebar: 5,34 inchi FWVGA
Chipset: spredtrum - SPM 6424 - 21
CPU: SC9850KL 1.3G Quad-Core@28nm Cortex A7
GPU: Mali-T820
Memory: Micro SD, hingga 32 GB
Memory internal: 8 GB
Jenis jack: 3.5 mm jack
Siaga: 200 jam
Fitur: G-sensor, membuka kunci sidik jari, buka kunci kecepatan


Kekurangannya paling RAM-nya hanya 1 GB. Tapi buat harga hp tidak sampai sejuta, ini udah sesuai banget. Dan untuk fotonya buat tipe suka putu-putu macam Hani, memang agak kurang walaupun fiturnya banyaaakkk... dan tetap hasil fotonya bisa cetar. Haha. Tapi sekali lagi mengingat harganya yang super terjangkau. It's ok, bebs. 

Speks kamera
Kamera depan: 2MP
Kamera belakang: 5 MP



Audio
Dalam main games, selain anti ngelag, layarnya yang mumpuni, audio-nya juga mesti canggih dong. Apalagi ketika main PUBG, suara langkah kakinya penting biar kita lebih aware sama kedatangan musuh. Nah, di hp Advan S6 ini, audionya K8 Amplifier. Dengan mengklaim treble jelas, bass yang kuat, suara yang keras tetapi tetap nyaman. Bisa bikin ngegames kita makin seru. Enemy ahead...


Aman? Aman dong
Walaupun Hani kurang perhatian dengan keamanan hp, tapi ketika liat iklannya yang menyatakan bahwa Advan S6 menggunakan Security Advan. Hani jadi merasa lebih aman. Bakal kebayang akan berkurangnya ngelag ketika ngegames.


Bundling bareng Telkomsel
Lalu, kurang apa lagi nih persiapan buat ngegames-nya? Hp minim ngelag, udah ada. Layar yang mumpuni, udah ada. Audio juga siap dum dum dum. Tentunya yang kurang, paket datanya. Sekali ngegames pernah diperhatiin nggak, berapa paket data yang dihabiskan? Mayan uga tau.

Makanya itu, Advan S6 kali ini spesial karena bundling dengan Telkomsel. Isi ulang Rp 50ribu/bulan. Bonus 6 GB + 100 menit telepon + 500 sms. Beli hp, gak sampai sejuta, tapi dapatnya banyak. Yang nyari hp bundling zaman enow, pas lah. Hpnya benar-benar terjangkau dengan mayoritas masyarakat Indonesia.



Sudah siap semua lah ya equipment buat mabar? Kuy lah mabar. Tapi selalu ingat ya, waktu 24 jam, ya jangan main games terus sampai lupa waktu dan bikin kesal orang terdekat kita.

Salam,


Hani, yang ngarep jadi gamers profesional walaupun makin jarang ngegames. Haha.

Baca tentang postingan HP Advan lainnya disini.

Jumat, 07 Desember 2018

Liburan Tenang dengan Trac-Astra Rent A Car

Hulalalahula...

Dulu waktu kuliah Hani doyan banget pergi-pergi dan explore kota tempat Hani kuliah beserta kota sekitarnya. Tapi pas awal kerja entah sok sibuk apa. Jadi, jarang halan-halan. Alhamdulillah-nya tahun ini lebih rileks dan bisa jalan-jalan.

Tahun ini ke Bandung, Banten (walaupun tnggal di Provinsi Banten tapi jarang banget ke Banten dalem-dalem. Hehe) serta Belitung. Alhamdulillah. Semoga tahun depan bisa traveling ke banyak tempat lagi. Umroh sih targetnya. Aamiin-in dong gengs.

Yang udah keliatan di depan mata sih Semarang ya. Karena insyaallah Januari 2019, Hani mau ke sana. Beli tiket murah yang di booking jauh-jauh hari. Tapi walaupun sebulan lagi pergi. Belum persiapan apa-apa. Haha. Selow gengs...

Nah, karena hari ini alhamdulillah senggang. Kita siapin liburannya lebih lanjut. Biar makin tenang pas hari-H.

1. Tentuin tujuan mau kemana aja

Dikarenakan asal beli tiket murah meriah yang penting jalan-jalan. Jadinya belum nentuin mau kemana. Haha.

Ke Lawang Sewu kayanya sih. Tapi selebihnya belum tau karena pas searching kok belum ada tempat yang klik gitu. Palingan minta tolong temen asli Semarang buat rekomedasiin tempat yang asique.

2. Tempat tinggal

Kemungkinan nebeng di tempat teman. Atau kalo tidak, hotel murah meriah tapi aman dan nyaman. Haha.

3. Transportasi

Opsinya sih mau minta tolong temen. Tapi pas dateng ke acara blogger gathering bareng Trac dan kompas.com jadi pengen nyoba sewa mobil dari Trac karena selama ini Hani nyangkanya Trac mah tempat Rental Bus untuk kebutuhan Liburan aja. Ternyata Trac Astra Rent a Car juga melayani Personal Rental.

Mau nyewa aja karena kaga enak minta anterin pas pagi sampai sorenya. Soalnya cus liburannya di hari kerja.

Lagian kalo dari webnya sih kaga ribet. Di webnya TRAC Astra Rent Car menyediakan: Rental Mobil, Sewa Bus & Airport. Ada fasilitas self driving juga loh. Asal kita udah jadi member. Padahal zaman jiggeum mah rempong kalo mau nyopir sendiri.



Terus nih ya gengs Keunggulan Layanan Trac-Astra Rent a Car bisa pilih mobil, mau mevvah atau biasa-biasa saja, bebas. Karena sama-sama bersih dan wangi. Usia mobilnya pun maksimal 3 tahun. Ada asuransi dan pergantian mobil jika ada kendala tak terduga. Baik bangettt kan?

Oke. Hani coba booking dulu ya buibu.

Yahhh... Sayang sekali... T_T



Hani mau tanya-tanya ah, ke cs nya atau sosmednya. Kali aja kan bisa disediakan mobilnya. Pengen sih. Kayanya murah meriah.

Duh, yang sebulan lagi aja udah penuh apalagi buat akhir tahun. Tapi biasanya sih, perusahaan mah udah prepare. Jadi, walaupun demand tinggi, stok banyak. Apalagi pas lihat brosur Informasi Promo Akhir Tahun: Sewa Mobil Dapat Bonus Tambahan Hari



Promonya racun nih. Bikin pengen akhir tahunan kan. Ah, ajak temen ramean jalan kemana gitu ah. Kan sekarang Trac udah ada di 23 kota. Kalo ramean banget pakai bis sekalian. Haha. Soalnya, Hani pernah naik bis Trac dari suatu acara, dan bisnya tuh enak bingits.

Dulu aja udah enak apalagi sekarang, yang katanya nih untuk unit bis yang sekarang, udah ada wifi, colokan, dan tv. Ini bis apa hotel? Enak banget fasilitasnya. Haha.

Dan enaknya kalo kita mau cancel bisa kembali uang 100%, jika bilang minimal 2 hari sebelum hari-H. Bukan maen dah promonya.

***

Kayanya itu aja sih yang perlu di siapin buat ke Semarang bulan depan. Paling printilannya packing dan aksesoris buat foto. Hihi.

Oia, penjabaran Hani tentang Trac di atas hasil dari Hani datang event Blogger Gathering bareng Trac Astra dan kompas.com yak. Dengan narasumber terpercaya pastinya dungs.


Narasumber:
1. Pak Luthfi: TRAC Bus Services Branch Manager

2. Pak Riyadi: TRAC Rental Deputy COO

Selain itu kita sharing bareng:
1. Sri Anindiati Nursastri: Editor Kompas.com Travel

2. Febrian: Travel Blogger

Selain dipaparkan tentang Trac dan destinasi liburan versi kompas.com, kita seru-seruan bareng. Acaranya bikin makin kepengen liburan dah. Apalagi udah tau caranya liburan tanpa ribet, tinggal rental mobil di Astra Trac. Hihi.


Salam,

Hani, yang kepengen jalan-jalan gratis. Haha.

Minggu, 25 November 2018

#troveskinxpyunkangyul - 14 Hari Bersama Pyunkangyul Acne Series dan Aplikasi Troveskin

Hulalalahula…


Beberapa minggu lalu, Hani dapat kiriman dari Aplikasi Troveskin, yaitu Pyunkangyul Acne Series.

Jadi, selama dua minggu a.k.a 14 hari Hani mencoba produk Pyunkangyul untuk byebye acne.

Minggu pertama mencoba aman. Secara perlahan tapi pasti, jerawat pada minggir. Alhamdulillah muka udah bersihan banget.

Namun, menjelang weekend malah makan indomie jumbo pake telor. Yang mana itu adalah salah dua penyebab muka akyu jeriwit. Huwaaaa... T_T


Kurang lebih mukanya langsung kaya gitu dah. Cek di yutup aja yak. Insyaallah bakal ada videonya juga.

Ya sudah, mulai dari awal lagi dah basmi jerawatnya. Bismillah ya. Mulai lagi pake facial cleanser, toner, cream, and acne spot Pyunkangyul.

Detail isi



Semuanya cair, no scrub, gentle banget. Kaga berbau tajam. Tapi ampuh banget khasiatnya.

Sebenernya dengan kemasan sachet ini jadi gampang di bawa kemana-mana. Tapi toner-nya jadi gampang tumpeh-tumpeh. Makanya itu juga kagak difoto. Sayang cin. Produk bagus tapi terbuang sia-sia itu sayang banget. Hehe.

Penggunaan

Kalo Hani pribadi sih, penerapannya itu facial cleanser - micellar water - bilas air - toner - cream - acne spot (tambah sunblock kalo keluar rumah).

Terfavorit

Semuanya favorit, apalagi facial cleanser dan maskernya. Walaupun rempong banget dipake maskernya.

Untuk tonernya cuma rempong simpannya. Kesenggol tumpah. T_T

Semoga dikirimin lagi yang botolan bukan sachetan. Hihi. Aamiin.

Analisis wajah di Aplikasi Troveskin

Selama 14 hari penggunaan Pyunkangyul Acne Series, Hani juga harus memantau keadaan kulit Hani melalui Aplikasi Troveskin.

Hani beberapa kali ke lewat sih, dua atau tiga kali gitu. Tapi diusahakan banget tiap hari cek.



Dari cuplikan hasil analisis dan pantauan muka Hani, bisa dilihat walaupun ada jerawat, muka Hani masih berkondisi baik. Alhamdulillah.

Selain tau nilai kulit wajah kita, aplikasi Troveskin juga bisa nebak umur wajah kita. Dan paling seneng kalo umur yang di tebak jauh lebih muda daripada umur asli. Alhamdulillah ya awet muda. Haha.

Di aplikasi ini juga dapat poin-poin gitu. Tapi Hani belum di kumpulin secara serius sih poinnya. Tapi diusahain tetep cek kondisi wajah walaupun udah kelar 14 hari di wajibkan.

Lumayan sih buat seru-seruan. Belum tau juga kan kalo cek dokter kemana, berapa biayanya. Jadi yang ada dulu aja manfaatin. Hehe.

Dan menurut Hani, aplikasi petawatan kulit all in one ini belum ada kompetitornya. Jadi, masih ini aja yang canggih bisa cek kondisi wajah kita hanya dengan selfi. Langsung unduh deh di playstore.

Oia, saran Hani kalo cek mukanya kondisi bersih no makeup, no apapun yang nutupin kulit. Jadi bener-bener yang ke foto ya wajahnya. Biar lebih akurat. Di pas-in juga posisi mata sama bibirnya.

Hasil

Bisa dilihat dah muka Hani kaya gimana. Jerawat alhamdulillah bye. Bekasnya yang tidak diharapkan pun perlahan secara pasti hilang dan tekstur muka jauh lebih baik. Walaupun tentunya gak instan hasilnya. Tapi secara keseluruhan Hani suka produknya. Buat menghilangkan jerawat lumayan ampuh, recommended to try.


Detailnya bisa dikepoin di yutup Hani yak.


Salam,

Hani, yang bismillah muka tanpa jerawat. Aamiin.

#troveskinxpyunkangyul

Minggu, 11 November 2018

Go Wet! Waterpark di Grand Wisata Bekasi yang Asik buat Weekend-an

Hulalalahula…


Minggu kemarin Hani ke planet Bekasi, lebih tepatnya ke Grand Wisata Bekasi dengan tujuan utama adalah Go! Wet Waterpark bareng para blogger lainnya. Dan serunya di acara ini, kita boleh bawa keluarga maksimal 4 orang.

Setelah menggunakan busway jurusan BNN-Bekasi Timur lalu dilanjutkan ojek mobil online, Hani dan adik akhirnya sampai di Go! Wet Waterpark. Tapi kalau kalian bawa mobil pribadi, kalian bisa lewat tol tambun/KM21.

Oia btw, walaupun ada yang bilang pesen ojolnya susah, alhamdulillah Hani lancar jaya sih, ada yang pick up. Tenang gengs, nantinya akan ada shuttle bus biar memudahkan para pengunjung dan penghuni.

Hani alhamdulillah sampai setengah jam lebih cepat dibandingkan waktu janjian, jadi bisa survei dan foto-foto dulu. Haha. Dan selama wara-wiri, kalian bisa taro tas di loker, dengan tarif sewa Rp 20.000,-/sekali pakai. Kalaupun mau digletakin aja juga boleh, aman sih karena ada satpam yang menjaga. Tapi tetap ya, barang-barang mah tanggung jawab kita, apapun pilihannya, resiko tanggung sendiri.

Lah, karena keasyikan foto, malah sedikit telat di acara bloggernya. Tapi masih acara perkenalan sih kayanya yang kelewatan. Di sini Hani diceritain tentang Sinar Mas Land beserta produk-produknya yang kebanyakan properti.


Sinar Mas Land

Didirikan oleh Bapak Eka Tjipta Widjaja tahun 1962 berawal dari palm oil sekarang bisnisnya udah ke properti, power, paper, infrastructure, dan makanan. Semoga Hani bisa kerja disini. Hihi. Tentunya perusahaan bertahan lama karena ada nilai-nilai yang dipertahankan, nah value Sinar Mas Land adalah:
1. Integritas
2. Tingkah laku positif
3. Komitmen
4. Continuous improvement
5. Inovatif
6. Loyal

Salah satu properti yang dibangun oleh Sinar Mas Land adalah Grand Wisata Bekasi, Delta Mas, BSD City dll.

Grand Wisata Bekasi

Entah kenapa pas dijelasin tentang Grand Wisata Bekasi, Hani ngarep bisa punya rumah di sini juga. Lah wong semua bakalan serba ada.  Fasilitas Grand Wisata Bekasi di lahan luas ini yang bikin Hani kepingin adalah sekolah, masjid, taman, mall (rencananya bakal di bangun), dekat danau jadi bisa refreshing, dekat akses tol, bakal ada shuttle, pasar modern, tempat kulineran, rumah sakit, GOR, bahkan waterpark juga ada. Jalannya juga luas, bis aja bisa lalu lalang.

Harga belinya mulai 400jutaan tapi harga jualnya fantastik coy, bisa sampai 2.2 milyar. Dan udah 23 klaster yang sudah terjual, terpercaya lah ya. Btw, kenapa harga belinya segitu dengan banyak fasilitas di sekitarnya? Karena di Grand Wisata Bekasi, konsep rumahnya, konsep milenial. Jadi kamar lebih sedikit, bisa lah buat keluarga muda beranak masih satu atau dua.

Emang paling bisa dah nih Sinar Mas Land nargetin kaum milenial. Ya, walaupun banyak yang menerapkan hidup YOLO, tapi masih banyak juga kok yang pada pengen punya rumah.





Delta Mas

Berlokasi di Tol Jakarta Cikampek KM 37, Pusat Cikarang, Bekasi. Bekerjasama dengan Sojitz, Delta Mas berisikan lebih banyak pabrik, khususnya pabrik mobil. Mitsubishi, AHM, dan Suzuki adalah hanya sedikit contoh pabrik yang ada di sana. Selain pabrik, Delta Mas juga membuat lingkungannya nyaman untuk ditinggali. Jadi, buat para pekerja, kaga usah jauh-jauh. Yang bukan para pegawai juga bisa beli, karena walaupun dekat pabrik, diusahakan semua lingkungan bersih. Cus dah beli disini dengan harga mulai dari Rp 400jutaan untuk type 30/50.

Go! Wet Waterpark

Kembali ke leptop! Haha.

Setelah selesai acara bloggernya, kita dibebasin buat main air di Go! Wet sampai tutup. Haha. Mulai lah eksplor sana sini. Pertama itu tentu, kolam renang dan prosotannya. Hani dengan pedenya nyobain pertama kali prosotan yang paling tinggi tapi di wahana biasa belum yang ekstrim. Secara Hani kaga takutan gitu. Eh, ternyata baru dibuka begitu, Hani udah enggan ke wahana yang lebih ekstrim. Haha. Jadinya berenang normal aja di kolam arus. Cobain sendiri dah seberapa ekstrimnya.





Setelah bolak-balik renang, akhirnya timing ombak buatannya mulai. Dengan ditemani ban besar, Hani ngaso di ban hijau sambil menikmati ombak. Relax. Buat yang senin sampai jum'at-nya kerja, mungkin bisa cobain tiduran di atas ombak begini. Nyaman banget, sampai Hani ketiduran. Haha.


Terus setelah capek renang, relaksasi, dan tentunya foto-foto. Hani wisata kuliner disini. Batagor, pizza, eskrim, semua yang unik dan bisa dipesen, Hani pesan. Haha.

Tadinya Hani rada bingung bagaimana transaksi pembelian makanannya. Mana Hani jarang nyetok uang tunai. Ternyata kita bayarnya by gelang yang di kasih di awal masuk. Kita bisa pakai saldo yang ada di gelang sampai habis. Ya syudah mari serbuuu...



Kalaupun butuh uang atau transaksi disediakan ATM. Jadi tetap tenang kaga usah banyak pikiran, kita liburan aja disini. Haha.

Keunikan Go! Wet Waterpark

Yang unik dari waterpark ini adalah toiletnya menurut Hani, karena konsepnya menyatu dengan alam jadi ada toilet yang semi outdoor dan ada pula yang dindingnya kaca. Belakangnya taneman gitu, berasa lagi liburan Bali. Dateng aja dah langsung, rasain sendiri, kaga foto kemarin sih. Hehe. Walaupun begitu, keamanan diklaim aman, karena pinggir temboknya tinggi dan lokasinya dekat kantor pengelola. Jadi kalo mau ngintip, orang mikir berkali-kali juga. Kalo tetap insecure cari toilet yang full ketutup aja. Karena toiletnya gak cuma satu kok.

Tiket masuk Go! Wet:

Senin: Rp 50.000,-
Sabtu-Minggu: Rp 225.000,-

Ptomo buy 1 get 1 free for debit/kredit BCA, Mandiri dll.

Ada promo paket ultah juga atau sistem rombongan gitu, dan kalo ulang tahun bisa renang GRATIS!!! Info promo bisa cekidot webnya Go! Wet yak.

***

Seru lah pokoknya. Benar-benar dimanjakan. Terima kasih ya Kang Harris, Kang Hans, dan mas mba Sinar Mas Land lainnya, Hani sangat menikmati weekend kali ini. Hehe.



Akhir kata, semoga bisa kesini lagi dan bisa punya rumah dungs. Aamiin. Aamiin-in dong gaes.  :D

Salam,


Hani, yang tak sabar punya banyak properti. hihi.

Kamis, 08 November 2018

[Review] Raiku Skincare, Produk Brightening asli Indonesia

Hulalalahula…


Gengs, kalo kalian di umur 20an, bakal milih skincare brightening atau anti aging series?

Mungkin kalo diumur 30an mah mending anti aging sih ya. Udah keharusan banget, biar awet muda selalu.

Tapi kalo masih 20an bingung kan? Karena butuh dua-duanya. Walaupun temen Hani bilang, Hani mah kaga butuh brightening series lagi. Apa yang mau diputihin katanya? Mau jadi transparan? Tapi bagi Hani brightening series tetap penting, biar bekas jerawat pada bye.

Mana wat? Mungkin begitu kali anak zaman now kalo mau ngeledekin mah. Haha. Ya memang mesti di momen yang pas buat nemuin foto Hani dengan jerawat atau bekasnya. Kalo ketemu langsung juga kadang keliatan kadang kaga, tergantung kondisi hari itu. Semua bisa ilang dan muncul kalo lagi kurang fit, kurang tidur atau salah salah makan. Magic!

Memilih Produk Brightening Raiku

Akhirnya setelah bergelut dalam diri mau pilih yang mana, Hani pun memilih brightening seriesnya. Karena Hani pikir Hani masih cukup muda. Alasan yang bagus nak. Huhahahaha.

Packaging


Simpel sih menurut Hani, kaya cat air. Terus warnanya cewe gitu, iya gak? Hehe.

Pouchnya yang bikin gemas sih dan gitu-gitu pouchnya bisa nampung semua produk series itu loh. Kantong ajaib banget.

Kesan Pertama Pemakaian

Pertama pakai itu kalo gak salah, sabun mukanya (cleansing foam) dulu baru yang lainnya. Kirain di sabun mukanya bakal ada scrub, namanya juga brightening kan ya. Eh, ternyata gentle. Gak bikin kering. Kayanya emang tren sabun muka gentle emang lagi hips dah. Dengan kandungan ekstrak beras, pas banget, Hani emang beberapa bulan terakhir pake masker beras handmade buatan nyokap. Jadi, udah tau lah kandungan beras bakal aman-aman aja di wajah Hani.

Terus nyoba cleansing cream-nya. Bagi yang sehari-hari no makeup kaya Hani, ini cukmey dah. Bisa di bilang semua produknya ini merawat dengan gentle, alon-alon asal kelakon. Gak berasa lagi dirawat, perlahan tapi pasti bekas jerawat memudar. Alhamdulillah.



Kalau yang instan malah serem kan ya, bebs?

Urutan Pemakaian

Btw, seharusnya kalau sesuai urutan mah seperti ini ya:
1. Cleansing cream
2. Cleansing foam
3. Brightening toner
4. Brightening serum
5. Brightening serum
6. Brightening morning/night cream

Tapi karena Hani jajalnya sesuai kebutuhan Hani, jadi random pilih yang mana dulu dicoba. Baru setelah beberapa hari di coba secara bebarengan serangkaiannya.

Favorit

Sebenernya semua mah bikin luf. Tapi yang paling kecintaan itu serumnya. Kaga tau kenapa itu enak dipake dan paling cucok cin.

Kalau mau beli

Kalian bisa beli di instagramnya ya. Di situ ada link youtube dan fbnya.



Btw, makasih ya Beautygoers atas kerjasama Beauty Goers X Raiku Beauty. Semoga bisa bekerjasama lagi dilain waktu. Aamiin.

Sekian dulu review-nya. Palingan kalo ada update-an kecanggihannya, Hani bahas di instagram. Hehe.

Salam,


Hani, yang semakin cukmey jadi beauty blogger. Para suhu mohon bimbingannya. Hihi.