nisaahani: Plester Tepat Untuk Luka Saat Memasak

Kamis, 28 Maret 2019

Plester Tepat Untuk Luka Saat Memasak

Di era yang semakin modern ini, memasak bukan hanya kegiatan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga saja. Setiap dari kita pasti pernah melakukan kegiatan dapur sederhana seperti memasak air, memasak mie, hingga menggoreng telur.

Gunting atau pisau biasanya menjadi piranti yang paling sering digunakan saat memasak. Keberadaannya sangat dibutuhkan, misalnya untuk mencincang daging, mengupas dan memotong buah dan sayuran, mengiris bahan masakan seperti bawang, cabai, atau sekedar membuka bungkus makanan. Sebagian dari kita bahkan lebih memilih menggunakan pisau untuk sekedar memecahkan telur.

Meski sudah terbiasa menggunakan pisau dan gunting untuk membantu berbagai kegiatan dapur, tapi tetap perlu berhati-hati selama menggunakan kedua piranti ini. Sedikit saja lengah, kedua benda tajam tersebut bisa tanpa sengaja melukai tangan atau jari. Sayatan yang terjadi akibat penggunaan pisau ataupun gunting saat memasak atau mengolah makanan, bisa mengakibatkan luka sayat ringan, bahkan luka sayat yang cukup dalam. 



Maka dari itu, sangat disarankan untuk selalu menyediakan plester Hansaplast di dapur Anda, dan meletakkannya di tempat yang mudah Anda ingat dan sangat mudah dijangkau. Sehingga jika tiba-tiba terjadi luka sayat, bisa segera dibersihkan luka tersebut, mengeringkannya dengan tissue atau kain bersih, kemudian menutup luka tersebut dengan plester Hansaplast. Dengan tertanganinya luka secara cepat, tentunya bisa segera melanjutkan aktivitas sehari-hari.

Sebagai informasi, dengan dibalutnya luka menggunakan plester Hansaplast, akan membantu mengurangi rasa perih pada bagian kulit yang terluka. Untuk lebih memaksimalkan penanganan dan penyembuhan luka, pemilihan plester sebaiknya juga disesuaikan dengan luka yang dialami. Untuk lebih jelasnya mengenai produk Hansaplast bisa cek di https://www.id.hansaplast.co.id/. Berbagai pilihan plester perekat luka dari Hansaplast tersedia banyak pilihan sesuai lebar dan letak luka.

Apabila pemilihan plester perekat luka sudah sesuai, perlu diperhatikan juga keadaan luka itu sendiri. Jika seiring berjalannya waktu luka tersebut mengalami gejala infeksi seperti timbul rasa nyeri, bengkak dan bernanah, segera konsultasikan kepada dokter untuk menghindari resiko yang lebih serius.

Salam,


Hani, yang lagi doyan masak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hehooo semuanya,

Terima kasih telah mampir di blog www.nisaahani.com. Semoga bermanfaat ya tulisannya. Di tunggu komentarnya. Dan sangat terima kasih kembali jika tidak meninggalkan link atau mengopi tulisan di blog ini tanpa izin. :)