nisaahani: Film Toko Barang Mantan: Cerita Tentang Mantan Terindah yang Datang Kembali

Kamis, 13 Februari 2020

Film Toko Barang Mantan: Cerita Tentang Mantan Terindah yang Datang Kembali


Udah tau Toko Barang Mantan belum? Itu loh, toko yang menerima jual beli barang yang berkaitan dengan mantan. Semacam toko barang antik atau toko barang bekas, tapi di Toko Barang Mantan mesti ada sejarahnya, bukan sekedar jual-beli biasa.

Dengan menjual barang-barang yang berkaitan dengan mantan, diharapkan bisa cepat melupakan masa lalu, dan move on. Karena mungkin saja kan kalau masih liat barangnya, jadi masih kepikiran. Ea. Hehe.


Toko Barang Mantan sendiri didirikan oleh Tristan. Bahkan demi mengembangkan tokonya bersama sahabatnya, Amel dan Rio, ia rela meninggalkan kuliahnya. Sayangnya, walaupun Tristan bangga dengan tokonya, akhir-akhir ini Toko Barang Mantan sepi dan bermasalah secara finansial.

Ditambah lagi munculnya Larasmantan Tristan saat kuliah dulu, membuat dunianya jungkir balik. Karena Laras lah mantan yang mampu menghentikan kebiasaan playboy-nya.

Oleh karena itu, untuk merebut kembali hati Laras, dengan bantuan Amel dan Rio, Tristan dengan berbagai cara membuat Toko Barang Mantan menjadi sukses. Karena dianggapnya Laras suka laki-laki yang sukses finansial. (Semua perempuan juga suka kayanya. Hehe)

Tapi, apakah memang itu satu-satunya yang Laras mau untuk balikan lagi sama Tristan?


------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------

Film Toko Barang Mantan




Eaaa... jadi baver bin penasaran ya? Hehe. Tonton aja filmnya nanti, bakal tayang tanggal 20 Februari 2020 di bioskop kesayangan kalian.



Yaps. itu tadi cerita dari Film Toko Barang Mantan yang diperankan oleh Reza Rahadian berperan sebagai TristanMarsha Timothy berperan sebagai LarasDea Panendra berperan sebagai AmelIedil Putra berperan sebagai RioBrigitta CynthiaCemen, Ibob Tarigan, Martin Anugrah, Syifa Hadju dll. Film komedi romantis ringan yang gampang dinikmati.

Mungkin buat orang yang jalan percintaannya mulus atau yang udah lama nikah, adem ayem, saling mengerti dan memahami, relationship panutan lah kitu, film ini agak kurang relate. Karena, ya kok bisa ngambek terus? Kok bisa statusnya pasangan tapi saling kaga paham keinginan pasangannya? Terus jadi mikir, emang cinta serumit itu ya? Udah mantan, kenapa masih minta kepastian?

Tapi kan, emang tiap orang punya tantangan hidupnya masing-masing. Jadi, mungkin tantangannya Tristan beda sama kalian. Tantangan hidup kalian juga mungkin beda dari yang lain. Begitchu.


Berani nonton film Toko Barang Mantan bareng Mantan?




Betewe, film ini agak rentan bikin kangen mantan ya. Apalagi yang belum bisa melupakan masa lalu sendirian, masih berusaha memperbaiki sendirian, atau yang masih menunggu kepastian sendirian. Berjuang sendiri lah gitu, mantannya mah entah gimana. Jadi, ini saya wanti-wanti duluan. Daripada pulang nonton jadi kenapa-kenapa kan ya. Hehe.

Eh, tapi, kayanya nonton film Toko Barang Mantan bareng mantan yang berpotensi balikan lagi atau yang statusnya masih ngambang tapi menuju kepastian, boleh juga tuh. Karena di film ini, menurut saya pribadi, bisa membuka pikiran dan hati untuk saling mengerti, memahami, dan memperjuangkan apa yang kita cintai. (Duh, kata-katanya mantap pisan. Hehe)


Bahas Mantan




Aniwei, buat kalian yang punya mantan, barang yang berkaitan mantan, pada di kemanain barang-barangnya? Rata-rata sih tetep disimpen ya kalo yang mahal atau yang masih berguna. Haha. Realistis beb.

Terus sama mantan masih akur atau kaga? Atau malahan sahabatan? Atau jangan-jangan mantan mau lagi ngajak balikan? Apapun statusnya sekarang, tapi semoga baik-baik saja ya. Tetap tau batasan. Apalagi kalau kondisinya tidak mungkin balikan. Misal, mantan udah nikah atau punya pacar, ya jangan ada hubungan lagi atuh. Hubungan yang biasa-biasa aja, apalagi, kalau posisi kita juga punya pasangan.

Secinta atau pernah punya keterlibatan yang mendalam seberapapun itu, mantan hanya masa lalu. Life must go on. Apalagi mantan yang belum berubah (menurut kalian) jadi lebih baik, ya ngapain juga dipertahanin? Belum tentu dia mertahanin kamu. Ya mending meningkatkan kualitas diri. Toh, Tuhan gak pernah salah menjodohkan hambanya. Tinggal hambanya aja nih mau milih yang mana. Semakin nambah umur dan level kedewasaan, kalian akan paham sendiri sih.





Salam,


Hani, yang move on bukan untuk pembuktian ke orang lain, tapi untuk kenyamanan diri sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hehooo semuanya,

Terima kasih telah mampir di blog www.nisaahani.com. Semoga bermanfaat ya tulisannya. Di tunggu komentarnya. Dan sangat terima kasih kembali jika tidak meninggalkan link atau mengopi tulisan di blog ini tanpa izin. :)