nisaahani

Minggu, 21 April 2019

Imunisasi itu yes or no? | Hasil Temu Blogger Pekan Imunisasi Dunia (PID) Tahun 2019


Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada tanggal 15 April 2019, saya ikut acara Temu Blogger dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di momen Pekan Imunisasi Dunia bareng pembicara yang handal di bidangnya.


Tapi tentunya kali ini, saya share tentang imunisasi pure dari sudut pandang saya dari hasil acara ini. Jadi, kalau dirasa gimana gitu, ya sudah ya, tidak usah di permasalahkan. Karena terkadang pendapat orang tidak mesti sama. Komen saja dengan baik, beda pendapatnya dimana.

Oke, let's start it...

Imunisasi

Imunisasi adalah proses untuk membuat seseorang imun atau kebal terhadap suatu penyakit. Proses ini dilakukan dengan pemberian vaksin yang merangsang sistem kekebalan tubuh agar kebal terhadap penyakit tersebut. (kata gugel)

Dan imunisasi ada dua tipe, imunisasi pasif dan aktif. Jika, imunisasi pasif berarti sebuah proses pemindahan/transfer antibodi ke dalam tubuh. Sedangkan, imunisasi aktif (vaksinasi aktif) artinya adalah tindakan untuk merangsang pembentukan antibodi dalam tubuh dengan cara memasukkan vaksin yang berisi antigen (kuman/bagian kuman yang dilemahkan atau dimatikan) yang berfungsi untuk merangsang terbentuknya kekebalan dalam tubuh. (kata drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid di slide presentasinya)

Jadi, bisa di bilang, ini proses preventive terhadap kesehatan kita biar tetap sehat terus. Karena menghasilkan imunitas dan mencegah penyakit yang menyebabkan kematian/kecacatan.

Tentunya kita mau sehat terus lah ya. Nah, bagi negara, imunisasi ini yang di klaim bisa menghindari penyakit sekitar 80%-95%, mencegah beban masyarakat seumur hidupnya, memutuskan transmisi penyakit, menurunkan biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit,dan tidak menularkan penyakit. (dikutip dari slide presentasi Cissy B. Kartasasmita Ketua Satgas Imunisasi PP IDAI). Jadi, bisa dibilang, dengan imunisasi bisa bikin kita dan lingkungan sehat terus lah gitu.

Jenis-jenis imunisasi

Imunisasi lengkap itu terdiri dari: Hepatitis B, BCG, Polio tetes 1, DPT-HB-Hib 1, Polio tetes 2, DPT-HB-Hib 2, Polio tetes 3, DPT-HB-Hib 3, Polio tetes 4, Polio suntik (IPV), Campak-Rubella, DPT-HB-Hib, DT, dan Td. 

Penyakit yang bisa dicegah

Memang sih ASI, makanan pendamping ASI, perbaikan gizi, suplemen, kebersihan perorangan, sumber air, dan lingkungan, sangat berperan pula terhadap kesehatan. Tapi imunisasi di klaim bisa mencegah tuberkulosis, kanker hati, difteri, pertusis, tetanus, poliomyelitis, pneumonia, meningitis, diare, radang otak, demam berdarah, radang selaput otak, anjing gila, campak, rubela, gondongan, pneumonia, meningitis, bakteremia, cacar ari, tifoid, hepatitis A, kanker serviks, dan lainnya yang mungkin tidak tersebut oleh saya.

Siapa saja yang harus imunisasi?

Biasanya sih bayi baru lahir sampai dengan anak umur 12 tahun. Tapi sebenernya siapapun bisa imunisasi ya, bayi, anak-anak, remaja, orang dewasa, ibu hamil, lansia, apalagi orang yang sering berpergian ke daerah rentan penyakit. Dan imunisasi-nya di sesuaikan umur. Tapi memang ada beberapa vaksin khusus anak-anak. Jadi, jika orang dewasa terlewat vaksin ya sudah tidak bisa lagi.

Bisa mendapatkan imunisasi dimana?

Kalian bisa mendapatkan di berbagai fasilitas kesehatan, seperti posyandu, puskesmas, puskesmas pembantu, rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, klinik dokter praktik swasta, klinik bidan praktik mandiri, fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan lainnya serta sekolah-sekolah pada pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Dan kalian bisa dapat imunisasi gratis, jika di fasilitas kesehatan pemerintah, selain itu bayar dikit ya. Hehe.

Undang-undang

Ternyata... ada Permenkes-nya di Permenkes No. 12 Th 2017. Yang berbunyi, imunisasi program adalah imunisasi yang diwajibkan kepada seseorang sebagai bagian dari masyarakat dalam rangka melindungi yang bersangkutan dan masyarakat sekitarnya dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Sedangkan, imunisasi pilihan yaitu imunisasi yang dapat diberikan kepada seseorang sesuai dengan kebutuhannya dalam rangka melindungi yang bersangkutan dari penyakit tertentu.

Nyoh, sudah ada undang-undangnya. Berarti sudah dikaji lah ya imunisasi ini baik buruknya sebelum di kasih ke masyarakat. To be honest, saya tipe yang berusaha taat peraturan. Jadi, tiap ada kebijakan, yang saya cari itu undang-undang atau peraturan yang di berlakukan. Karena saya mah percaya saja. Jika ada yang salah dengan peraturan, ya biarlah dosa di tanggung mereka. Setidaknya, sikap taat pemimpin sudah saya terapkan.

So, yes or no?

Sangat yes, jika terkena penyakitnya dan tidak ada obat lainnya. Tapi ketika sedang baik-baik saja, tidak sakit, saya masih lihat nanti. Karena sejujurnya saya tipe penganut pencegahan dan pembentukan imun anak cukup dari ASI ekslusif dari lahir sampai umur 2 tahun. Tapi karena katanya ada peraturan masuk sekolah yang melampirkan daftar imunisasi lengkap dan saya malas banget ribet, saya mungkin akan memberikan imuniasi lengkap untuk anak saya.

Memang sih, definisi barang halal haram tidak terbatas pada dzatnya, melainkan juga di dalam proses produksinya. Tapi kalau tidak ada bahan lain, seperti vaksin IPV untuk anak-anak yang menderita immunocompromise. Tentunya, pada saat ini, dibolehkan, sepanjang belum ada IPV jenis lain yang suci dan halal. (kata Dr. HM. Asrorun Ni’am Sholeh, MA Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat)

Tapi kalau tidak wajib dan tidak merepotkan ke depannya, mungkin saya tidak memberikan imunisasi. Masih lihat nanti sih, di zaman anak saya nanti kebijakannya bagaimana. Sekali lagi, itu karena saya tipe yang berusaha taat pemimpin, jadi saya ikut kebijakan saja. Pokoknya, saya percaya saja program imunisasi sudah di kaji detail oleh orang-orang kompeten di bidangnya.

Agenda PID

Btw, jika, kalian tertarik mengikuti serangkaian program PID, kalian bisa ikut jadwal ini ya:
1. Lomba karya tulis oleh jurnalis pada bulan Maret–April 2019
2. Lomba karya tulis ilmiah oleh profesi pada Februari–April 2019 
3. Temu Blogger tanggal 15 April 2019
4. Lomba mewarnai dan story telling tentang imunisasi di sekolah–sekolah pada bulan Maret April di Provinsi DKI Jakarta
5. Peringatan Puncak Pekan Imunisasi Dunia 2019 pada tanggal 23 April 2019
6. Mobilisasi massa seperti melakukan senam sehat dengan latar belakang musik jingle imunisasi di fasilitas umum lapangan kantor Dinas Kesehatan, Puskesmas atau lapangan terbuka. Kegiatan ini diharapkan dilakukan serentak diseluruh daerah pada akhir pekan setelah puncak perayaan Pekan Imunisasi Dunia 2019–Tanggal 26 April 2019
7. Jalan Sehat bersama keluarga (peserta siswa/I Sekolah Dasar/Madrasah/Sederajat dan keluarga, Guru, dll) di Lapangan Monas tanggal 28 April 2019
8. Temu Ilmiah Bersama IDAI pada tanggal 30 April 2019



Oke deh. Sudah dulu ya sharing tentang imunisasi, sudah tau juga kan sikap saya ke imunisasi. Haha. Penting banget kayanya. Dadahhh... Doakan saya dapat suami yang cerdas dan mau di cerdaskan ya. Muah.

Salam,


Hani, calon ibu bijak, cerdas, cantik, berprestasi nan membanggakan. Aamiin.

Selasa, 16 April 2019

Makan Sehat di Fedwell, City Walk, Sudirman, bareng ClozetteID


Siang itu, beberapa hari sebelum hari sabtu, saya ditanya tim ClozetteID apa masih berminat makan bareng di Fedwell City Walk Sudirman bareng teman blogger/vlogger lainnya. Saya mengiyakan, karena sepertinya itu sebuah restoran yang tidak biasa. Benar saja, ternyata ini adalah restoran yang mengusung konsep menu sehat. Jika kita searching di gugel saja, kata yang di highlight adalah warteg sehatKarena Fedwell membiarkan pelanggannya memilih sendiri makan sehat apa yang akan kita pesan.




Menu di Fedwell

Menunya banyak ya gengs, tenang. Untuk do it yourself bowl, kalian bisa memilih porsi regular atau hungry, disesuaikan kondisi kelaparan kalian. Bedanya 20ribu, tapi kalian bisa nambah 1 tambahan menu protein lagi.

Untuk protein, yang tersedia: herb chicken, pan seared dory, rib eye steak, salmon gravlax, salmon steak, soy party, dan chickpea portobello. Saya pun memilih salmon gravlax. Karena lagi pengen makan ikan saja. Hehe.

Kalau sudah memilih proteinnya, kalian bisa memilih base, topping, crunch, dan dressing-nya. Layaknya makan di warteg, kita tinggal pilih mau makan yang mana. Nanti harganya di sesuaikan.

Untuk base-nya, kalian bisa memilih gigli pasta, leafy greens, quinoa brown rice, tabbouleh, dan ube mixed.

Lalu, untuk topping, tersedia: broccoli snap, charred beans, charred corn, edamame, horenzo, kale slaw, masala glazed carrot, mushroom party, onsen egg, ratatouille, roasted pumpkin, dan roasted tomato.

Dressing-nya kalian bisa memilih: asian chimichurri, balsamic black pepper, basil ranch, honey mustard, lemon sauce, matah relish, peanut sesame, dan skinny alfredo.

Sedangkan, untuk crunch-nya tersedia: bawang goreng, homemade furikake, puffed quinoa, savoury granola, super seeds, dan wholewheat kremes.

Jika kalian mau beli signature bowl, kalian bisa memilih the don, the browser, the 1945, the hulk, the eurasian, the trophy wife, fedwell signature bowl, atau the grazer.

Nah, untuk kalian yang vegetarian, amannya pilih yang lambang daun di samping nama menu ya.

Dan untuk minumannya sendiri, kalian bisa memilih tipe classics, specialty coffee, non-coffee, light & fresh. Dan kalian juga bisa menambahkan beberapa add-on. Seperti makanannya, menu minumannya pun beberapa terasa asing ketika dibaca. Jadi, saya memilih honey long black. Karena pengen tau kombinasi rasa kopi dan madu.


Sebenarnya, saya lebih tertarik menu lain selain menu utama. Karena memang saya bukan pemakan menu utama. Haha. Yang kenal atau sering makan bareng pasti tau nih. Saya memang lebih suka dessert dan menu cemilan.

Jadi, saya ketika memilih menu agak kebingungan. Jika boleh menu yang lain, saya mau menu kuenya saja. Hihi. Tapi bagus juga sih. Saya kan memang lagi diet makanan manis.





Dannn... *drum troll* menu yang saya dapatkan adalah salmon gravlax, dengan (sepertinya) base leafy greens, kale slaw, roasted pumpkin, dan roasted tomato. Karena saya cuma milih salmon gravlax, selebihnya dipilihkan oleh mbaknya. Taktik males milih, minta yang paling enak saja, yang paling banyak di minati orang. Hehe.

Makanannya walaupun terlihat daun yang mendominasi, ternyata cukup mengenyangkan loh. Salmonnya juga endes. Walaupun kenyang, makan tetap mesti sampai habis, jadi saya menghabiskan dengan perlahan. Kenyang bok. Hehe.

Untuk minumnya, honey long black, yang sangat kerasa kopinya. Padahal saya pikir madunya yang akan mendominasi.

Jika, saya datang lagi ke Fedwell mungkin saya akan memilih tipe hungry, biar dapat proteinnya dua, dengan topping mushroom party dan minumnya coconut coffee?! Entah, kepengen saja. Hehe.





Setelah makan, kita dikasih cookies vegan. Saya lupa sih apa saja detail bahannya. Tapi yang pasti ini enak. Bagi saya, rasanya seperti rasa cookies cokelat bungkus yang di minimarket. Tapi versi tidak terlalu manis.

Dan kita juga mendapatkan makanan yang bentuknya seperti kentang goreng. Tapi tenyata ubi ungu yang berbentuk kentang goreng. Enak juga. Saya malah mau bikin cemilan seperti ini di rumah.

Sayangnya, dua makanan ini belum saya dan teman-teman habiskan, ditinggal foto-foto, sudah diangkat saja. Padahal kan masih mau ngunyah. Karena ini enak, jadi walaupun kenyang, masih saja mau ngunyah. Hehe.

Overall, Fedwell bisa membuka mata, bahwa makanan sehat belum tentu tidak enak. Pelayanannya, juga lumayan. Micel, marketing Fedwell Senayan City, supel banget membaur dengan para blogger dan tim ClozetteID.

So, buat kalian yang melakukan pertemanan sehat, cus segera ke sini. Yang baru mau coba makan sehat juga bisa ke sini, yak. Pokoknya, siapa saja mesti coba. Karena ini alternatif banget, di antara menu lain yang banyak di pasaran.

(makasih pelayanannya Micel)
Saran

Entah kenapa dari kemarin-kemarin tuh kepikiran, gimana kalo Fedwell memberi apresiasi untuk orang-orang yang menghabiskan makan sehatnya? Seperti memberi cookies sehat gratis atau kopi gratis atau diskon berapa persen gitu.

Karena, jika membeli makanan sehat doang sih, sepertinya banyak yang bisa ya. Tapi mampu menghabiskannya tidak? Tidak semua orang bisa. Apalagi yang tidak biasa makan-makanan sehat dan kurangnya usaha untuk menerapakan healthy lifestyle. Pasti agak sedikit sulit.

Terus, jika bisa menggunakan sedotan besi. Biar lebih go green. Dan bagimana kalau Fedwell mempunyai aplikasi untuk para konsumennya? Seperti, aplikasi yang memanjakan konsumennya, yang berisikan pengumpulan poin setiap habis transaksi. Poinnya bisa dituker diskon gym gitu atau tempat olahraga lainnya.

Di fitur lainnya, saya juga membayangkan ada penjelasan menu di Fedwell beserta kalorinya, beberapa resep menu sehat yang bisa dibuat di rumah, dan lain-lain. Haha. Habis gimana ya, kalau memang sudah terkonsep dan ter-branding dengan menu sesuatu yang sehat, ya sudah sekalian aja. Duh, apa sih, kok panjang amat sarannya, bikin restoran sendiri atuh Hani. Haha. Oke deh. See u...


***
Info restoran:

Fedwell
Alamat: Jalan Senopati no.82, Jakarta Selatan dan City Walk Sudirman.
Web: https://www.fedwell.co.id/
Opening hours: 10 a.m-10 p.m
Email: hello@fedwell.com
Contact: +6282211100059
Harga makanan dan minuman: mulai dari 35k

(My photo at Fedwell City Walk. Semoga semakin sering makan sehat, jadi kaya flamingos (maskot Fedwell) yang semakin bagus warna bulunya kalau makan yang sehat)

Salam,


Hani, yang pengen bikin makanan sehat ala Fedwell

Jumat, 12 April 2019

Bersama Mencegah Stunting Pada Anak-anak di Indonesia

(Sumber foto: gugel)

Agar tumbuh kembang anak-anak dapat terjaga, pemberian gizi kepada anak-anak perlu amat sangat diperhatikan. Sebab, gizi yang diberikan kepada anak-anak bisa menunjang tumbuh kembangnya agar berjalan secara optimal. Selain itu, pemberian gizi yang optimal juga bisa mencegah anak-anak dari bahaya penyakit dan stunting.

Stunting merupakan kondisi dimana anak-anak mengalami gagal tumbuh dan berkembang secara normal. Umumnya, gejala stunting terlihat saat anak-anak tidak dapat tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak pada umumnya. Hal tersebut perlu diwaspadai betul mengingat anak yang mengalami stunting akan mengalami kesulitan untuk menggapai cita-citanya kelak.

Agar anak-anak terhindar dari stunting, pemberian gizi yang lengkap dan optimal perlu sangat diperhatikan. Sayangnya, hingga saat ini belum semua anak-anak mendapatkan gizi yang optimal dan masih banyak anak-anak yang mengalami stunting. Hal ini perlu dicegah segera agar anak-anak bisa tumbuh sehat dan berkembang secara normal sebagaimana anak-anak pada umumnya.

Dalam upaya mencegah stunting pada anak-anak di Indonesia, peran pendekar anak sangatlah penting. Sebab, dengan kehadiran pendekar anak, anak-anak akan terbantu dalam hal pelayanan kesehatan dan bisa mendapatkan asupan gizi yang lebih layak. Selain itu, cara untuk menjadi pendekar anak juga sangatlah mudah berkat kehadiran situs penggalangan dana yang terpercaya seperti UNICEF Indonesia.

Menjadi pendekar anak bersama UNICEF Indonesia sangatlah mudah. Anda bisa melakukan donasi melalui website resmi donasi UNICEF Indonesia di laman https://www.supportunicefindonesia.org/. Kemudian, pilihlah jenis donasi yang diinginkan apakah ingin menjadi pendekar anak setiap bulannya atau satu kali saja. Jika ingin memberikan dampak besar bagi anak-anak Indonesia, maka menjadi pendekar anak setiap bulannya bisa menjadi pilihan yang tepat.

Dengan melakukan donasi setiap bulannya, manfaat tidak hanya dirasakan oleh anak-anak Indonesia melainkan juga kepada para pendekar anak. Sebab, sebagai pendekar anak Anda dapat melakukan donasi secara otomatis di tiap bulannya lewat fitur autodebet yang tersedia. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan laporan perkembangan donasi di tiap bulannya. Sehingga, Anda bisa memantau dan mengetahui seberapa efektif donasi yang telah disalurkan untuk mencegah stunting kepada anak-anak di Indonesia.

Salam,


Hani, yang belum jadi emak-emak, tapi concern sama anak-anak.

Kamis, 11 April 2019

G-Shock X Carbon, Jam untuk Kamu yang Aktif Berkegiatan Ekstrim

Hayo, siapa yang zaman dulu punya jam G-Shock lumba-lumba? Itu loh, jam trend anak 90an yang jika dipencet lampunya, akan muncul gambar lumba-lumba. Saking hits-nya zaman dulu, sepertinya temen satu angkatan di sekolah saya pada punya, termasuk saya. Tentunya saya punya strap yang warna pink. Haha. Sayangnya jam-nya sudah tak tau kemana setelah pindahan rumah. Hiks. Padahal mau saya pakai lagi tuh.

Jika dulu saya tau jam G-Shock hanya model yang lumba-lumba, ternyata sekarang G-Shock sudah banyak inovasinya, termasuk membuat jam dari bahan Carbon. Bikin bingung kaga tuh? Haha. Pas awal dengar juga saya agak kurang paham juga. Ini maksudnya gimana? Tapi pas sudah liat langsung bentuk fisiknya pada tanggal 4 April 2019 di press release-nya, baru mulai paham. Apalagi dengar penjelasannya, makin paham dan tentunya kepengen. Haha. Emang gitu anaknya, kaga bisa liat barang bagus, bawaannya pengen punya.




Denny Sumargo dan Dellie Threesyadinda berbicara tentang G-Shock


Ternyata mantan pemain basket dan pencinta olahraga ekstrim yang sekarang menjadi aktor ini salah satu fans G-Shock. Bahkan jam tangan G-Shock koleksinya ada tanda tangan Kikuo Ibe (pencipta G-Shock), yang ditemuinya pada tahun 2016 lalu. Dan selama acara press release kemarin dibangga-banggain banget. Bikin mau juga kan. Hehe. Tapi sayangnya, Kikuo Ibe tidak datang kemarin, hanya Junichi Izumi, teknisi R&D pusat di Hamura, Jepang, yang terlibat dalam pembuatan struktur jam G-Shock dengan Carbon Core Guard.

Denny cerita, jam G-Shock itu sudah menemani di banyak aktifitas olahraga ekstrim-nya dia. Dan dashyatnya, walaupun kegiatannya beresiko banget, sampai bikin terluka dan pakaiannya sobek-sobek, tetapi jam G-Shock-nya tetap nyala secara paripurna, paling tergores sedikit. Ini membuktikan memang jam G-Shock setahan banting itu.

Sedangkan, Dellie Threesyadinda atau yang biasa Dinda, atlet peraih emas di Asian Grand Prix 2013 cabang panahan ini, punya cerita yang berbeda dari Denny. Dia bercerita, karena kerap menggunakan jam G-Shock untuk kumpul bersama teman-temannya atau saat latihan, jadinya banyak teman-temannya yang ikut menggunakan jam G-Shock. Ini bukti jam G-Shock se-stylish itu bebs.

G-Shock dengan Carbon Core Guard

Pertama kali di perlihatkan pada pameran jam tangan dan perhiasan tahunan di Baselworld, Swiss, bulan Maret 2019 lalu. Kini G-Shock yang ke 100 juta ini sudah siap untuk di pasarkan (kata Hirokazu Satoh, Chief of Casio Singapore Pte, Ltd, Jakarta Representative Office). Wew. Laku bembi, chyn.

Sebenernya kalau saya pribadi, model jam G-Shock itu agak ciri khas. Karena modelnya tidak terlalu jauh dari sebelum-sebelumnya, tapi ketangguhannya memang tidak usah di ragukan lagi. Mau dibanting berapa kali, tetap aja nyala. Namanya juga bocah kan ya, saya dulu ada aja kegiatan yang membuat tidak sengaja membentur jam G-Shock lumba-lumba saya.

Dan kini, dengan menggunakan bahan carbon yang tangguh dan ringan, tetapi tetap stylish, G-Shock benar-benar manjain fans-nya. Khususnya para pengguna yang sering melakukan kegiatan outdoor dan urban style.


(bahan carbo untuk pembuat jam G-Shock)

(bahan carbon yang sedang di uji ketahanannya oleh Denny Sumargo dan Dellie Threesyadinda)

Detail Produk G-Shock X Carbon

Seri yang tersedia: GG-B100 (Mudaster), GA-2000, GA-2000E-4A, GWR-B100 (Gravity Master), dan GST-B200 (G-Steel).

Bentuk: tipis, tapi lebih besar.

Kelebihan: Ringan, tangguh, tetapi tetap stylish.

Tersedia di toko resmi Casio: tanggal 27 April 2019

Harga retail yang disarankan: GA-2000: Rp 2.290.000,- (pembelian tanggal 27 April-11 Mei 2019 akan mendapatkan cashback Rp 100.000,- dengan kode promosi khusus), GWR-B1000: Rp 16.949.000,-, GG-B1000: Rp 5.749.000,-, GST-B200: Rp 4.949.000,-, GA-2000E-4A: Rp 3.399.000,-


GA-2000, calon jam hits kekinian anak zaman now



Terdiri dari tiga warna dan tipe: GA-2000E-4A (tali jam tangan bisa diganti-ganti, dalam satu paketnya tersedia warna cokelat lumpur dan abu-abu), GA-2000-1 A2, dan GA-2000- A9. Style urban dan outdoor. Warna cerah ala pop-nya, bisa mempermudah membaca jam dalam keadaan redup sekalipun.

Cangkang jam-nya dari bahan serat carbon, jadi lebih kuat jika terkena benturan. Dan tombolnya dari baja yang besar.

GG-B100, jam canggih untuk kamu si petualang



Kelebihan jam ini dibanding jam lainnya adalah tahan debu dan lumpur. Karena menggunakan filter yang disisipkan di antara cangkang dan tombol. Sehingga, menghalangi masuknya kotoran.

Selain itu, jam ini mempunyai 4 sensor, yaitu: sensor kompas, sensor mengukur tekanan/ketinggian atmosfer, sensor suhu, dan sensor penghitung jumlah langkah. Jadi bisa mengetahui detail riwayat aktivitas kita, seperti mengetahui jumlah kalori yang terbakar ketika pedakian atau perjalanan turun. Karena mengambil data ketinggian dan data jumlah langkah.

Jam ini juga menyesuaikan jam smartphone yang terhubung dengan jam ini. Jadi, bisa di bilang sudah agak mirip smartwatch lah. Tapi ini versi jam tahan banting. Karena di bagian bazel-nya menggunakan bahan carbon.

GST-B200, si kuat yang stylish


Serat carbon yang digunakan di jam ini ada pada cangkangnya. Selain itu, jam ini menggunakan penutup belakang ganda sehingga sangat handal dalam menghadapi goncangan. Dan di karenakan menggunakan bahan carbon, walaupun bentuknya terlihat lebih besar, tetapi tetap ringan digunakan.

GWR-B1000, jam-nya para master kegiatan ekstrim




Bisa dibilang, ini adalah masternya jam G-Shock seri carbon ini. Kenapa? Karena super ringan di banding yang lain dan super tahan banting. Menggunakan Carbon Core Guard Structure, cangkangnya menggunakan serat carbon yang kuat, antara cangkang dan tutup cangkang tidak ada cela, serat carbonnya juga mempunyai kemampuan melengkung dalam kondisi apapun, tombol di arah jam 2 berfungsi sebagai sropwatch. Lalu, semua bagian logam luar terbuat dari titanium yang ringan dan tahan karat.  Selain itu, jam akan selalu akurat karena menggunakan bluetooth dan sinyal kalibrasi waktu gelombang radio.

Pantas harga yang diberikan lebih mahal dibandingkan harga jam G-Shock lainnya. Dengan fasilitas yang diberikan, agak wajar sih, jika harganya beberapa kali lipatnya jam G-Shock lainnya. Cocok banget buat pecinta kegiatan super ekstrim.

***
Bagaimana? Pengen punya juga? Saya saja yang sudah mengurangi aktifitas ekstrim saja tetap ingin punya jam-jam macho ini, apalagi kalian yang rutin olahraga dan berkegiatan ekstrim ya? Pokoknya yang pengen punya, tunggu tanggal 27 April ya. Langsung serbu dah tuh toko G-Shock resminya. Hehe.

Salam,


Hani, yang jadi pengen punya jam G-Shock GA-B1000.

Senin, 08 April 2019

Looking for a Business Program, SIM Education the answer


A few years after I graduated and worked, I often thought about going back to study and looking for a campus for my postgraduate. But, I still haven't determined what major I want to be and are challenged to go abroad too, like studying in Singapore. Seriously, I am interested in many other majors, like business. But, I really fell in love with the atmosphere of the engineer. Maybe, I just went to Singapore and studied business there? Hihi.

Because, Singapore is consistently chosen as an educational destination for students from all over the world. Programs that offer business degrees Singapore, Economics, and Administration in Singapore strive to be the best in the academic field. Many programs offer an international perspective and focus on Asia. Students can experience a unique combination of high-quality academics, Asian culture, and an international student population, creating a complete Singapore Business Degrees program.


SIM Global Education partners with well-known universities in Australia, Europe, the United Kingdom and the United States to offer quality academic programs that are rich in industrial contexts. All programs are taught by local and foreign faculty as well as guest faculty members from partner universities. We believe in developing students holistically outside the academic field through various student development programs supported by sports, arts and recreation facilities on campus. There are various programs that offer Business Degrees Singapore and Administration in Singapore with a variety of study options and specialization fields. Students looking for a Master’s degree in Business, Economics and Administration in Singapore can choose from programs such as organizational leadership, risk management, international business, professional accounting, real estate, human resource management, logistics, and hospitality, to name a few.

SIM offers a wide selection of full-time programs in Singapore that range from diploma, undergraduate and postgraduate programs. The Singapore International Academy (Cambodia), a SIM member, offers programs from preschool to secondary school in Cambodia. These programs provide you with an unlimited educational path to fulfill your aspirations. A business plan might sound cliche, but it's good for you to get started. You can start from business goals, variations in your product, who your target is, pricing, and position, and financial projections for the next 3 years. Well, if you want to follow the steps above but you think that you still need a good business education to help, you must go to SIM Global Education. SIM Global Education will help you start your own business in the right way. This business degree Singapore has many programs from undergraduate to postgraduate. You can choose whatever you need.

Warm regards,

Hani, a long life learner.

Review Satin Glow Treatment di ID Beauty Clinic Jakarta

Hai, lebih dari seminggu yang lalu, saya melakukan Satin Glow Treatment di ID Beauty Clinic Jakarta. Satin Glow Treatment itu bisa di bilang, beberapa treatment yang dilakukan dalam satu waktu. Karena, kita di facial, laser, oxy, dan lainnya.

But... lemme explain about ID Beauty Clinic first. Before I review the Satin Glow Treatment.

ID Beauty Clinic


ID Beauty Clinic adalah sebuah klinik kecantikan yang sudah setahun berada di Indonesia. Untuk lokasinya sendiri baru ada di Jl. Imam Bonjol 72, Menteng Jakarta Pusat 10310 dan di Surabaya.

Beda dengan klinik kecantikan yang lain. Klinik ini adalah klinik franchise ID Hospital Korea, yang mana ID Hospital sendiri adalah Rumah Sakit Bedah Plastik dan Estetika yang diklaim terbaik di Korea dan didukung penuh oleh Kementrian Kesehatan Korea Selatan. Well, sudah tau kan kecanggihan teknologi poles memoles orang Korea dalam hal penampilan? Kurang lebih di klinik ini menggunakan teknologi yang sama.

Selain itu, ID Beauty Clinic saat ini satu-satunya operator klinik kecantikan di Indonesia yang mendapat lisensi untuk perawatan Post Plastic Surgery Treatment atau tindakan bedah estetik yang dilakukan ID Hospital Korea.

Dalam praktiknya sendiri, ID Beauty Clinic menerapkan One Stop Aesthetic Clinic. Jadi, seluruh badan bisa di permak tanpa jauh-jauh ke Korea. Wajah, tubuh ataupun rambut, semua bisa di treatment di sini.

Untuk produk, bahan, dan mesinnya, ID Beauty Clinic juga mengklaim sudah teregister BPOM dan FDA approvedDokternya juga terdiri dari gabungan dokter terbaik dari ahli Dermatologi dan dokter Kecantikan. Makanya saya berani untuk mencoba Satin Glow Treatment di sini.

1 Tahun ID Beauty Clinic


Tak terasa setahun sudah, ID Beauty Clinic menyediakan luxury brightening dan tightening treatment, ultheraphy treatment, Korean Acne Silky Facial, lifting treatment, slimming treatment ke pasien sesuai kebutuhan dan keinginannya, agar memberikan penampilan yang sehat ideal.

Dan di umur setahun ini, untuk menambah teknologi pelayanannya, MERZ Aesthetic dan ID Beauty Clinic, meluncurkan aplikasi Real Matters ID. Yaitu, aplikasi untuk mengetahui keaslian perawatan Ultherapy. Dengan cara men-scan QR Code yang ada di kartu. Selain itu, aplikasi Real Matters ID juga dapat memberi tau lebih lengkap tentang ultherapy dan lokasi klinik yang memberi treatment ultherapy asli dengan mengklik fitur "Clinic Location".

Ultherapy sendiri adalah sebuah perawaran yang memanfaatkan teknologi ultrasound non invasive yang meningkatkan sistem regeneratif tubuh untuk merangsang pertumbuhan kolagen dengan lembut dan alami.

Di acara perayaan satu tahun ID Beauty Clinic yang saya datangi juga memberi informasi bahwa di Indonesia sudah hadir dua katagori ID Placosmetics (merek kosmetik ciptaan ID Hospital yang bisa digunakan untuk semua tipe kulit dan kulit sensitif setelah operasi), yaitu Dermastic & Face Fit. Produk ini bertujuan untuk menjaga kondisi kulit dengan bahan alami (Dermastic) dan membantu mengecilkan, meniruskan wajah serta memberi efek anti aging (Face Fit). Yap, ID Placosmetics (Plastic Surgery + Cosmetics) adalah sebuah perawatan tanpa operasi tetapi hasilnya bisa menjaga tekstur wajah dan kontur pada wajah.

Oia, ketika perayaan satu tahun ID Beauty Clinic ini, didatangi langsung Dr. Sang Hoon Park (Dr. Park), Lead Doctor dan founder dari ID Beauty Hospital Korea dan ID Beauty Clinic Korea dan Ricardo Manaloto, Country Manager MERZ Indonesia.

(Dari kiri ke kanan: Dr. Park, Dr. Eddy Karta, Ricardo Manaloto. Semua memberi sambutan dan penjelasan serta menjawab pertanyaan pengunjung acara dengan detail)

Serangkaian Kegiatan Satin Glow Treatment di ID Beauty Clinic

25 Maret 2019 - booking Satin Glow Treatment
Langkah awal untuk bisa melakukan Satin Glow Treatment, kalian harus booking dulu. Setelah itu, kalian tinggal datang sesuai jadwal.

27 Maret 2019 - melakukan Satin Glow Treatment
Ketika di hari-H Treatment. Sebelum memulai treatment, kalian diminta mengisi data terlebih dahulu. Setelah itu, di tanya ingin minum apa, ada teh, jahe, dan air mineral. Tentunya biar makin terasa ala-ala treatment, saya memilih jahe.

Di karenakan durasi Satin Glow Treatment yang cukup lama, terapis menyarankan untuk ke kamar mandi terlebih dahulu. Agar tidak ke kamar mandi selama treatment.

Setelah siap, saya memasuki ruang treatment-nya dan mempersiapkan diri untuk melakukan treatment.


Ruangan treatment ID Beauty Clinic ada 5 ruangan dan saya di treatment di ruang yang seharusnya untuk couple. Jadi, hanya tersedia 2 kasur dan saya menggunakannya sendirian. Cukup nyaman dan tenang.

Kegiatan pertama yang dilakukan terapis adalah welcoming massage terlebih dahulu. Baru kemudian di bersihkan wajahnya dan di peeling.

Setelah itu, dilakukan penguapan, agar wajah lebih mudah menerima bahan-bahan treatment dan dalam melakukan pembersihan komedo. Sebelum pelaksanaannya, terapis menanyakan apakah mau dibersihkan komedonya secara dipencet atau tidak. Dan saya memilih mempersilahkan terapis untuk melakukan pemencetan.

Sepertinya, terapis melakukan sangat teliti, jadinya hampir semua titik komedo dan jerawat di keluarkan. Sakit banget. Hiks. Untungnya selama itu, terapis mengajak ngobrol. Ditambah lagi, tangan terapisnya wangi, jadi sedikit lebih santai.

Setelah aktifitas pemencetan itu, saya di micro, agar wajahnya bersih dari sel-sel mati. Kemudian, ke lantai atas untuk mendapatkan treatment menggunakan laser. Dalam melakukan ini, saya ditangani oleh dokter Alex.


Sebelum laser mendarat ke wajah saya, terlebih dahulu dilakukan foto before treatment. Dan saya sedikit terkejut mendapati wajah saya, khususnya bagian pipi, berwarna kemerahan. Padahal kerasanya jauh lebih bersih setelah kegiatan pemencetan pembersihan komedo dan jerawat. Saya jadi sedikit gusar. Karena setelah treatment ini, saya sudah berjanji untuk mendatangi sebuah event.

Selama treatment mata saya di tutup, terasa cekat cekit dan sedikit hangat ketika laser mengenai wajah saya. Seperti terkena raket nyamuk, cuma lebih rendah lagi setrumannya. Apa karena saya sudah lebih siap ya menghadapinya? Jadi tidak terlalu berasa sih. Cuma agak sedikit pedih ketika terkena bekas pencetan. But, it's oke menerapkan kata-kata Dr. Eddy Karta, SpKK (Lead Doctor di ID Beauty Clinic Jakarta), treatment itu investasi bagi kulit. Mungkin saat ini sakit terlebih dahulu, baru lebih cantik kemudian.

Setelah itu, saya di foto kembali, untuk mengetahui perbedaannya. Dan kembali ke lantai satu menggunakan lift untuk melakukan treatment selanjutnya.

Di lantai 1, saya bertemu rekan sesama blogger yang hendak melakukan treatment dan akhirnya kita di gabung ruangannya. Jadi, ramai deh. Hehe.

Langkah terakhir, di redakan merah-merahnya menggunakan High Frequency (saya lupa ini dilakukan sesudah laser atau sebelumnya), Oxy treatment, diberi serum, di masker, dan di beri sun block. Lalu, ditawarin minum kembali, saya pun memilih jahe lagi. Haha.

(kemerahannya dikurangi menggunakan High Frequency)

Treatment sekitar satu jam lebih akhirnya selesai. Tapi, jika wajah kalian tidak bermasalah, mungkin jauh lebih cepat dari ini.

Pulang dari Satin Glow Treatment wajah saya tidak semerah ketika selesai pemencetan. Tapi lumayan masih berbekas, yang alhamdulillah berangsur-angsur hilang. Jerawat juga tinggal beberapa yang besar.

Sebenarnya jika tidak terburu-buru, saya ingin suntik menghilangkan jerawat sekalian. Tapi karena saya ada kegiatan lain. Ya sudah, saya segera meninggalkan klinik.

***

Ketika treatment, terapisnya mengatakan untuk menggunakan ID. AZ Dermastic Micro Cica + Balm (40 ml) yang diberikan ketika perayaan satu tahun ID Beauty Clinic untuk mengurangi rasa perih setelah treatmentJadinya, beberapa hari saya rutin menggunakan ID. AZ Dermastic Micro Cica + Balm's, untuk perawatan setelah Satin Glow Treatment. And it's work, calming banget!

(Masker dan micro cicanya ID Beauty Clinic)

***

Overall Satin Glow Treatment di ID Beauty Clinic tidak ada masalah dan memuaskan. Saya malah mau bikin appointment lagi buat suntik jerawat, jika bulan depan jerawat besar-besar saya belum hilang.

Oke. That's it...

Semoga review Satin Glow Treatment ini, bisa bikin kalian tidak ragu untuk treatment di ID Beauty Clinic dan semoga wajah saya bisa sembuh total dari jerawat serta bekasnya. Aamiin.

Salam,


Hani, yang pulang-pulang jadi kembali detoks makan sehat. Demi wajah bersih total dari jerawat dan bekasnya.

***

Note: wajah saya kaga di pajang yak. Karena merahnya keliatan banget setelah di pencetin. Tapi kalau memang kalian butuh foto detail wajah saya, komen saja ya. Kali aja saya berminat mejeng muka saya. Hhe.