nisaahani: Acne Journey: Menghilangkan Jerawat dengan Skincare Dr. Hsieh

Senin, 12 Oktober 2020

Acne Journey: Menghilangkan Jerawat dengan Skincare Dr. Hsieh

Gaes, mau cerita acne journey bareng skincare Dr. Hsieh versi saya nih. Saya mulai cerita dari awal ya.

Awal Mula Datang Jerawat


Jadi, sekitar akhir Agustus (lupa sih tepatnya) wajah saya kering sekali. Padahal saya bukan tipe pemilik kulit kering. Tapi, tiba-tiba saja terasa kering dari dalam. 

Saya sampai minum oralit, ngeri panas dalam atau kenapa-kenapa. Karena alhamdulillah skincare-an dan hidup sehat teratur tanpa beban pikiran. Tapi, kering aja gitu tiba-tiba. Jadi saya berpikir itu disebabkan cuaca. 

Alhamdulillah-nya mendingan setelah minum oralit dan pakai sheet mask. Dan karena terasa ada progres, saya pun kembali pakai sheet mask. Biar semakin lembab. Tapi, malah timbul jerawat besar yang mendem di dalam, gak ada matanya, yang kata orang jerawat batu. Serta bruntusan dekat mulut.

Baru kali itu saya bruntusan sekitar mulut. Karena, meskipun saya kadang ada jerawat, saya hanya sekali bruntusan. Itu pun cuma beberapa di hidung, dikit banget, gak nyampe 3 titik kayanya, dan cuma sebentar. Alhamdulillah bisa hilang setelah pakai skincare.

Makanya itu, kemarin agak kaget. Meskipun, saya jerawatan bukan kali ini saja, sudah pernah sebelumnya dan alhamdulillah sudah hilang tahun lalu. Paling sesekali aja jerawatnya muncul.

Tebakan saya, penyebab jerawat kali ini adalah ada bahan skincare dari beberapa merk yang tidak bisa dipakai bersamaan di wajah saya. Karena, memang saat itu, skincare yang biasa saya pakai habis di waktu yang hampir bersamaan, jadi saya ganti skincare barunya pun hampir bersamaan juga. Dan didukung faktor cuaca serta sheet mask yang bikin kulit terlalu lembab.

Jenis-Jenis Jerawat


acne journey
Foto pakai mirroless dengan cahaya natural dari matahari. No edit hanya dikolase dan dikasih tulisan.

Btw, saya belum segitunya bisa bedain jenis-jenis jerawat berdasarkan bahasa yang rumit ya. Jadi bisa dilihat di foto, jenis dan lokasi jerawat saya. Mayoritas di sekitar dagu dan pipi. Daerah lain alhamdulillah aman.

Dan, ini saya share beberapa jenis jerawat yang sebenernya bisa kalian searching di google, tapi saya tulis lagi di sini biar kalian sekalian baca. Terus,  kalian bisa bantu cocokin dengan kondisi saya atau cocokin dengan kondisi kalian sendiri.

Blackhead

Komedo berwarna hitam yang muncul di permukaan kulit akibat penyumbatan folikel rambut.

Whitehead

Terbentuk ketika sel-sel kulit mati, minyak, dan bakteri terperangkap di dalam pori-pori. Folikel-folikel rambut juga ikut terperangkap, sehingga disebut juga dengan komedo tertutup.

Pustula

Jerawat bernanah. Yang biasanya berupa benjolan kecil tapi berukuran lebih besar dari komedo putih dengan permukaan kulit yang berisi nanah serta puncak berwarna keputihan yang dikelilingi kulit kemerahan.

Papula

Jerawat yang menonjol, teraba padat dan nyeri, tampak kemerahan, tapi tidak mengandung nanah.

Mechanica

Jerawat yang cukup umum terjadi, bentuknya bervariasi mulai dari seperti komedo kecil yang tidak mencolok hingga seperti papula dan pustula yang besar meradang.

Nodul

Jerawat dengan benjolan-benjolan keras, besar, dan terasa menyakitkan dari bawah permukaan kulit dan muncul dalam jumlah yang cukup banyak.

Kistik

Jerawat yang terbentuk dari penumpukan minyak dan sel kulit mati di jaringan kulit paling dalam, bahkan jauh di dalam folikel rambut. Peradangan pada jaringan kulit dalam ini menyebabkan terbentuknya benjolan besar.

Fulminans

Jerawat meradang yang muncul disertai gejala demam, nyeri otot, lemas, terdapat luka atau jerawat yang mudah pecah terutama di bagian tubuh atas serta wajah, dan ada pembengkakan limpa sekaligus hati. Biasanya muncul secara mendadak dan tersebar di seluruh tubuh.

Cara Mengatasi Jerawat


Nah, karena sudah tau dan ada gambaran tentang jenis-jenis jerawat, saya pengen share apa aja yang saya lakukan untuk mengatasinya.
  • Tetap tenang dan santuy. Karena semua keadaan buruk ada masa kadaluarsanya, jadi yakin ini akan segera berlalu.
  • Coba skincare secara bergantian buat cek mana yang bermasalah
  • Rajin double cleansing
  • Makin rajin bebersih dan jaga makanan. Meskipun, saya tipe yang rajin ganti sprei, selimut, kerudung dll. Tapi jadi makin rajin. Tinggal cuci pakai mesin cuci, kaga ribet. Hehe. Kamar juga dibersihin.
  • Berusaha stop ngeliat oppa-oppa ganteng. Haha. Masih tontonin mereka sih, tapi ya secukupnya dan semunculnya aja. Karena, temen saya yang kadang nginep di kosan saya dulu, tiap abis ngepoin biasnya terus ada jerawat, dia bilang itu hormon disebabkan kebanyakan fangirling. Jadi, saya coba aja hindari, kali aja berhasil. LOL.

Serta, baru-baru ini pakai skincare yang bisa jadi solusi jerawat, seperti Dr. Hsieh (dibaca sie). Skincare halal dari Taiwan (sudah dapat sertifikasi halal dari Taiwan Halal Integrity Development Association). Saya pakai 3 produknya, yaitu:
  • 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid
  • Quintuple Hydrating Gel
  • 30% Mandelic Acid Anti-Acne Gel

Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid


Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid

Ini adalah step pertama yang dipakai setelah cuci muka. Walaupun namanya Peeling Liquid yang identik dipakai seminggu sekali buat ngangkat kotoran lebih dalam dan sel kulit mati, tapi 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid ini bisa dipakai 2x sehari sebagai first essence.

Klaimnya bisa mengembalikan kondisi kulit menjadi normal, mencerahkan kulit kusam, mengatasi pori-pori tersumbat, mengontrol minyak berlebih, memperbaiki kerut tipis, dan mengatasi kulit berjerawat. Serta cocok untuk semua jenis kulit, meskipun sensitif.

Aroma: Tidak ada wangi khusus ketika dipakai, hanya saat dibuka kerasa wangi yang saya belum tau itu aroma apa. Tapi, memang ini tidak menggunakan alkohol, pewarna, dan pewangi.

Tekstur dan warna: Cair kaya air bening yang agak sedikit berminyak menurut saya (Bisa cek video di akhir ya buat lihat seperti apa penjelasan teksturnya)

Ukuran: 15 ml (yang punya saya)

Packaging: Pipet tetes, luarnya terbuat dari kaca dengan tutup plastik.

Masa penggunaan: 8 bulan setelah dibuka

Bahannya: Asam Mandelat yang ramah di kulit serta Silybum marianum dan gooseberry India, yang klaimnya bisa meningkatkan metabolisme sel kulit dan Centella Asiatica yang dapat mengurangi stimulus dari AHA. Hmmm... cukup unik.

Cara pemakaian:
  • Ambil sesuai kebutuhan dan kondisi kulit. Bisa juga dicampur dengan toner.
  • Untuk kulit sensitif dan kering, disarankan pakai di bagian yang bermasalah.
  • Untuk kulit kombinasi dan berminyak, disarankan seluruh wajah dan diperkuat di bagian yang bermasalah.

Review: Awalnya, saya tidak tau kalau ini bisa jadi first essence, jadi saya pakai sebelum cuci muka, lalu cuci muka, tidak menggunakan skincare lainnya. Untuk uji coba saya memang suka pakai produk itu tanpa campuran lain. Dan, ketika pemakaian itu, keluar kaya daki-daki. Haha.

Pemakaian kedua saya sudah tau kalau ini dipakai setelah cuci muka. Jadi, pakainya setelah sabun muka, tapi tidak menggunakan skincare lainnya. Masih tahap untuk uji coba.

Dan, seingat saya itu tidak ada masalah bikin kering wajah secara keseluruhan atau apa. Malahan saat saya bersihin muka pakai micellar water keesokan harinya, muka saya seperti habis di dermaclean. Keluar semua kulit matinya dan jerawat yang sudah mengering pada keangkat. Puas banget. :D

Lalu, untuk pemakai berikutnya, saya sudah berani campur skincare Dr. Hsieh lainnya dan alhamdulillah tetap tidak bermasalah. Bahkan, semakin sering dipakai, saya rasa kulit matinya semakin berkurang. Sebab, ketika dibersihkan pakai micellar water, kulit matinya semakin tidak ada. Alhamdulillah.

Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel


Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel

Step kedua skincare saya adalah menggunakan Quintuple Hydrating Gel sebagai pelembab. Mempunyai fungsi dan teknologi untuk menghidrasi dan mengativasi sel kulit hingga menembus dalam kulit. Sehingga wajah lebih segar merona, bening, putih, lembut, melembabkan serta mencegah penuaan.

Packaging: Jar kaca dan no box. Tapi dibungkus bubble wrap dengan aman. (Bisa cek di video di bawah ini)


Ukuran: 15 ml

Aroma: Agak tercium wangi herbal samar-samar ketika dipakai. Tapi, sebenarnya produk ini tanpa alkohol, pewarna ataupun pewangi.

Tekstur dan warna: Gel warna biru muda yang tidak lengket. Bahkan, setelah dipakai bisa menyerap dengan sempurna.

Bahan: Ekstrak strawbery dan essence bunga mawar dll

Cara pemakaian:
  • Ambil gel dan ratakan di seluruh wajah
  • Pijat halus hingga meresap
  • Disarankan untuk kulit kombinasi to kulit berminyak atau daerah udara panas

Review: Saat pemakaian pertama tanpa skincare lain setelah cuci muka, terasa lebih semeriwing, jerawat mengering, dan bikin kulit terasa normal. Untuk pemakaian berikutnya tidak ada kesan khusus sih, masih tetap sama. Alhamdulillah nyaman-nyaman saja dan terasa memang bisa menghidrasi kulit.

Dr. Hsieh 30% Mandelic Acid Anti-Acne Gel


Dr. Hsieh 30% Mandelic Acid Anti-Acne Gel

Menurut saya, obat totol Dr. Hsieh ini seperti obat totol dokter. Karena cukup strong dalam mempercepat jerawat mateng atau mengempeskan. Jadi buat yang mau jerawatnya cepat hilang, ini oke sih buat dicoba.

Apalagi, klaimnya bisa memberi perawatan ke dalam pori-pori menuju ke akar jerawat, memperbaiki kondisi kulit, bisa mencegah jerawat datang kembali, membantu meregenerasi kulit, dan membersihkan jerawat tanpa bekas.

Packaging: Tube plastik

Aroma: Samar-samar tercium wangi seger semiriwing. Belum paham juga itu wangi apa.

Ukuran: 20 ml

Masa penggunaan: 8 bulan setelah dibuka

Tekstur dan warna: Gel berwarna putih bening

Bahan: Asam Mandelat yang ramah di kulit. Tanpa alkohol, pewangin, dan pewarna.

Cara pemakaian:
  • Ditotol/dipakai di bagian yang bermasalah/ada jerawatnya saja
  • Dipakai diakhir rangkaian skincare, tapi sebelum sunblock.
  • Disarankan untuk tipe kulit berminyak dan berjerawat
  • Biasanya saya reapply jika sudah terkena air

Review: Dari awal pemakaian bisa melihat jerawatnya berubah jadi warna putih setelah dioleskan. Setelah beberapa jam terlihat kering, mengelupas, menunjukkan hasil  jerawat kecil pada bye dan jerawat besar ada tanda-tanda jadi cepat mateng/kempes.

Saat pemakaian semeriwingnya cukup terasa dan mesti menghindari daerah mata. Karena bikin mata agak pedes berkaca-kaca.


Skincare saya saat ini jadi cuma double cleansing, Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid, Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel, dan ditutup dengan Dr. Hsieh 30% Mandelic Acid Anti-Acne Gel.

acne journey
Foto pakai mirroless dengan cahaya natural dari matahari. No edit hanya dikolase dan dikasih tulisan.

Overall, semua menunjukan progres baik sesuai dengan klaimnya meskipun belum lama dipakai. Saya jadi optimis jerawat saya cepat hilang, tidak datang kembali, dan bekasnya pun segera hilang.

Kalian yang punya masalah jerawat bisa coba juga deh ketiga produk Dr. Hsieh ini. Atau yang acne prone, mau meratakan warna kulit tidak merata serta memperbaiki pori-pori besar atau kasar, bisa coba Dr. Hsieh 10% Mandelic acid Home-Peeling Liquid.

Sebab, menurut saya Peeling Liquidnya Dr. Hsieh ini mantul buat membersihkan wajah, menjaga kecerahan wajah, pori-pori terasa lebih halus nan kecil. Kan kalau bersih, bisa terhindar dari jerawat atau masalah lainnya.

Hmmm... sepertinya itu aja sih yang bisa saya sharing kali ini. Semoga membantu buat kalian yang lagi berjuang menghilangkan jerawat. Dan untuk update-an muka saya bisa pantau di sosmed saya:

Liat tekstur dan video produknya di video bawah ini atau bisa cek langsung Dr. Hsieh di:
Fb/IG-nya: @dr.hsieh.id


Salam,


Hani, yang meski sedang berjerawat tetap yakin bisa segera hilang semua jerawatnya tanpa balik lagi dan selalu percaya diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hehooo semuanya,

Terima kasih telah mampir di blog www.nisaahani.com. Semoga bermanfaat ya tulisannya. Di tunggu komentarnya. Dan sangat terima kasih kembali jika tidak meninggalkan link atau mengopi tulisan di blog ini tanpa izin. :)